“Menjangkau yang Tidak Terjangkau”: 1.672 Lulusan UT Lampung Jadi Bukti Pendidikan Bisa Untuk Semua

Sumber: https://lampung.tribunnews.com/pendidikan/1201806/universitas-terbuka-lampung-mewisuda-1672-lulusan-masuk-10-besar-kampus-terbanyak-mahasiswa#google_vignette

Air mata, pelukan hangat keluarga, dan senyum lega memenuhi Balai Krakatau, Kamis (12/2/2026). Di ruangan itu, 1.672 lulusan resmi menuntaskan perjalanan akademiknya bersama Universitas Terbuka (UT) Bandar Lampung. Bagi banyak dari mereka, toga yang dikenakan bukan sekadar simbol kelulusan, tetapi bukti ketekunan belajar di sela pekerjaan, tanggung jawab keluarga, dan dinamika hidup yang tak selalu mudah.

Sekretaris Universitas Terbuka, Kurnia Endah Riana, menegaskan bahwa capaian ini bukan hanya kebanggaan pribadi para lulusan, melainkan juga bagian dari pertumbuhan signifikan UT di Lampung. Saat ini, UT Lampung bahkan masuk dalam 10 besar kampus dengan jumlah mahasiswa terbanyak.

“Kami melakukan peningkatan jumlah mahasiswa tersebut yakni melakukan sosialisasi secara kontinyu kepada masyarakat Lampung,” kata Kurnia Endah saat diwawancarai Tribun Lampung usai prosesi wisuda di Balai Krakatau.

Ia menjelaskan, Universitas Terbuka merupakan perguruan tinggi negeri dengan kualitas pendidikan yang baik, telah terakreditasi di Lembaga Akreditasi Mandiri (LAM) hingga mendapatkan pengakuan akreditasi internasional. Ke depan, UT terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan agar semakin relevan dengan kebutuhan zaman.

Lebih jauh, Kurnia menuturkan bahwa UT mendorong masyarakat untuk terus belajar tanpa lelah. Kampus ini menawarkan program studi yang kekinian, dengan sistem pembelajaran jarak jauh atau online maupun tatap muka, sehingga memungkinkan siapa pun—termasuk mereka yang sudah bekerja—untuk tetap melanjutkan pendidikan.

“UT menambahkan aspek serta memperdalam aspek-aspek yang tidak dipahami atau belajar mandiri,” kata Kurnia.

Menurutnya, perkembangan UT Lampung dalam tujuh tahun terakhir menunjukkan lonjakan yang luar biasa. “Saat ini banyak mahasiswanya, dibandingkan dari 7 tahun lalu, saat ini Lampung masuk 10 besar kampus terbanyak,” ujarnya.

Di hadapan para wisudawan, Kurnia menyampaikan apresiasi mendalam. “Saya atas nama pimpinan Universitas Terbuka mengucapkan selamat kepada seluruh wisudawan, atas keberhasilan yang telah Saudara raih dalam menyelesaikan studi di Universitas Terbuka,” kata Kurnia.

Ia menekankan bahwa gelar sarjana yang kini disandang merupakan bentuk pengakuan atas kompetensi baru yang telah diraih. Namun, di balik gelar itu terdapat tanggung jawab untuk memberikan sumbangsih nyata bagi masyarakat dan bangsa.

“Menyelesaikan studi di UT bukanlah hal yang mudah, terdapat perjuangan luar biasa bahkan airmata. Karena belajar di UT benar-benar menuntut disiplin dan kemandirian belajar,” kata Kurnia.

Dua hal tersebut, lanjutnya, menuntut mahasiswa pandai membagi waktu, memfokuskan perhatian, dan membangun motivasi tanpa henti. “Tanpa semangat serta ketekunan dan konsistensi, sangat sulit kiranya untuk berhasil kuliah di UT,” ujarnya.

Kurnia juga mengingatkan bahwa wisuda bukan akhir, melainkan awal dari proses belajar yang sesungguhnya di dunia nyata. “Orang yang mampu bertahan bukan yang pintar atau kuat, tetapi yang mampu terus belajar dan beradaptasi dengan perubahan,” katanya.

UT sendiri terus berkomitmen memperluas daya jangkau layanan pendidikan, terutama bagi masyarakat di daerah terpencil yang memiliki keterbatasan akses ke perguruan tinggi negeri maupun swasta reguler. Komitmen tersebut sejalan dengan motto UT, “Menjangkau yang Tidak Terjangkau”, serta visi “Pendidikan untuk Semua” yang mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas.

Dengan dukungan 39 Kantor UT Daerah di seluruh Indonesia dan satu layanan luar negeri, UT optimistis dapat mencapai target satu juta mahasiswa pada 2026 guna mendorong akses dan pemerataan pendidikan tinggi.

Direktur UT Bandar Lampung, Sri Ismulyaty, menyebutkan bahwa dari total lulusan, sebanyak 1.627 mahasiswa diwisuda pada periode ini, dengan 238 wisudawan telah mengikuti prosesi di UT pusat. “Dengan jumlah lulusan yang sebanyak ini, penyelenggaraan wisuda Tahap 1 dan 2 masa Yudisium 2025 Ganjil Universitas Terbuka Bandar Lampung dibagi dalam 2 tahap,” kata Sri.

Ia menambahkan, UT Bandar Lampung kini menjadi PTNBH ke-21 dan memiliki 57 Sentra Layanan Universitas Terbuka (Salut), terbanyak di Lampung Tengah. Upaya edukasi terus dilakukan melalui pendekatan digital maupun tatap muka.

“Kami keluarga besar UPBJJ-UT Bandar Lampung mengucapkan selamat atas diwisudanya mahasiswa tersebut,” kata Sri.

Menurutnya, para wisudawan kini memikul tanggung jawab akademik sekaligus sosial yang semakin besar. “Suatu tanggung jawab sosial merupakan sebuah komitmen untuk merespon permasalahan sosial, atas dasar kepedulian sosial,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa ilmu pengetahuan akan bernilai tinggi bila dimanifestasikan dalam tindakan nyata bagi kemaslahatan masyarakat. “Kekuatan ini akan menjadi bernilai tinggi bila digunakan untuk kepentingan kemanusiaan dan kemaslahatan masyarakat,” kata Sri.

Di tengah tantangan global dan perubahan yang cepat, wisuda hari itu menjadi simbol harapan. Bukan hanya tentang gelar, tetapi tentang tekad untuk terus belajar, beradaptasi, dan memberi arti. UT pun menegaskan komitmennya untuk terus hadir membantu meningkatkan kualitas sumber daya manusia demi kebaikan, kemakmuran, dan kesejahteraan masyarakat Indonesia, khususnya di Provinsi Lampung.