Di tengah meningkatnya perhatian terhadap isu lingkungan dan perubahan iklim, pendidikan tinggi ikut dituntut beradaptasi. Kampus tidak lagi hanya dinilai dari kualitas akademik, tetapi juga dari cara ia mengelola sumber daya dan memberi dampak bagi masa depan. Universitas Terbuka (UT) membuktikan perannya terhadap keberlangsungan lingkungan melalui capaian terbarunya di UI GreenMetric World University Rankings 2025.
Dalam pemeringkatan kampus berkelanjutan tingkat dunia itu, UT menempati peringkat ke-269 dunia dari total 1.745 perguruan tinggi yang terlibat dengan total skor 7.850 poin, capaian tertinggi sepanjang keikutsertaannya. Posisi ini menegaskan konsistensi UT dalam menerapkan prinsip keberlanjutan melalui sistem pendidikan yang efisien, inklusif, dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat. UT juga mencatatkan posisi lebih tinggi dibanding sejumlah open university lain yang turut berpartisipasi, seperti Allama Iqbal Open University (Pakistan), Open University of Sri Lanka, dan Sukhothai Thammathirat Open University (Thailand).
Model pembelajaran terbuka dan jarak jauh yang diterapkan UT berkontribusi langsung pada efisiensi aktivitas kampus. Hal ini tercermin dalam indikator Population Size kategori small (<5000), di mana UT berada di peringkat ke-26 dunia dari 422 universitas dan peringkat ke-2 nasional dari 45 universitas. Pengelolaan populasi kampus yang lebih terkendali memungkinkan pengurangan mobilitas fisik, konsumsi energi, serta dampak transportasi, tanpa mengurangi akses pendidikan bagi mahasiswa di berbagai daerah.


Efisiensi tersebut juga terlihat pada pengelolaan kawasan kampus. Dalam kategori Campus Area – Medium, UT mencatat peringkat ke-133 dunia dari 689 universitas dan peringkat ke-16 nasional dari 133 universitas. Capaian ini menunjukkan bahwa pengelolaan ruang yang proporsional dapat mendukung kegiatan akademik sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan, tanpa harus bergantung pada ekspansi lahan yang berlebihan.
Komitmen UT terhadap lingkungan turut tercermin pada peningkatan Trees Rating. Meningkat dari poin 3,5 trees pada 2024 menjadi poin 4 trees dari skala 5 pada tahun 2025. Peningkatan ini menandakan konsistensi dalam menjaga ruang terbuka hijau sebagai bagian dari ekosistem kampus yang sehat dan berkelanjutan.
Pada akhirnya, capaian UT di pada UI GreenMetric 2025 memperlihatkan bahwa konsep kampus berkelanjutan dapat diwujudkan secara nyata melalui kebijakan dan sistem yang tepat. Pendidikan tinggi tidak hanya berperan mencetak lulusan, tetapi juga membangun kesadaran akan tanggung jawab terhadap lingkungan dan generasi mendatang.
Upaya tersebut sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya pendidikan berkualitas (SDG 4), kota dan komunitas berkelanjutan (SDG 11), serta aksi terhadap perubahan iklim (SDG 13). UT menghadirkan model pendidikan yang memungkinkan proses belajar berjalan selaras dengan prinsip keberlanjutan.
Di tengah kebutuhan masyarakat akan pendidikan yang fleksibel dan relevan dengan tantangan zaman, Universitas Terbuka menawarkan ruang belajar yang efisien, inklusif, dan berorientasi masa depan. Melalui capaian yang diakui dunia, UT menunjukkan bahwa pilihan untuk belajar juga dapat menjadi bagian dari kontribusi terhadap lingkungan dan masa depan bersama.


