Universitas Terbuka (UT) kembali menunjukkan komitmennya dalam pengelolaan komunikasi publik dengan mengikuti rangkaian seleksi Anugerah Humas Diktisaintek 2025 untuk kategori media sosial. Pada kesempatan ini, tim humas UT telah menjalani sesi wawancara penilaian yang menjadi bagian penting dari proses seleksi ajang bergengsi tersebut.
Wawancara dilakukan secara objektif dengan menghadirkan dewan juri yang berasal dari unsur praktisi komunikasi dan perwakilan kementerian. Melalui sambungan via Zoom Tim humas UT memaparkan berbagai inovasi, strategi komunikasi, serta capaian yang telah diraih dalam mendukung keterbukaan informasi, promosi pendidikan tinggi, dan peningkatan citra perguruan tinggi berbasis teknologi. Dalam pemaparannya, UT menekankan peran aktif humas dalam membangun komunikasi dua arah dengan masyarakat, mahasiswa, maupun pemangku kepentingan. Berbagai program unggulan, seperti penguatan branding digital, publikasi capaian akademik, hingga partisipasi dalam kegiatan sosial, dipresentasikan sebagai bukti nyata kinerja humas yang adaptif dan inovatif. Turut hadir melalui sambungan via zoom dalam rangkaian kegiatan penilaian seleksi Anugerah Humas Diktisaintek 2025, yaitu Rektor UT, Prof Dr. Ali Muktiyanto, M.Si .
Melalui ajang ini, diharapkan lahir praktik terbaik kehumasan yang mampu menjadi role model bagi institusi pendidikan lainnya. Partisipasi UT dalam ajang ini menjadi momentum penting untuk terus meningkatkan kualitas komunikasi publik dan memperkuat perannya sebagai perguruan tinggi terbuka dan jarak jauh yang unggul di tingkat nasional maupun global. Keterlibatan Universitas Terbuka (UT) dalam ajang ini bukan hanya menjadi wadah menunjukkan strategi komunikasi dan capaian kelembagaan, tetapi juga selaras dengan komitmen UT dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs). Sesuai dengan SDGs 4 Pendidikan Berkualitas: UT menghadirkan akses pendidikan tinggi yang merata, terbuka, dan inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat. Serta SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur – Melalui inovasi dalam teknologi pembelajaran jarak jauh dan digitalisasi layanan, UT memperkuat ekosistem pendidikan berbasis teknologi. Serta SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan – Sistem pendidikan terbuka UT memungkinkan kelompok marjinal, pekerja, dan masyarakat di wilayah terpencil tetap memperoleh kesempatan kuliah.
Dengan demikian, keikutsertaan UT dalam Anugerah Humas Diktisaintek 2025 tidak hanya menegaskan kiprahnya di bidang komunikasi dan kehumasan, tetapi juga memperlihatkan kontribusi nyata terhadap pencapaian SDGs di Indonesia.Ajang Anugerah Humas Diktisaintek yang digelar oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Ditjen Diktisaintek) merupakan agenda tahunan untuk memberikan apresiasi kepada perguruan tinggi yang mampu mengelola kehumasan secara strategis, transparan, dan berdaya saing. Keikutsertaan UT dalam ajang ini diharapkan semakin memperkuat peran humas sebagai garda terdepan dalam menjalin komunikasi publik, membangun citra positif, dan mendukung capaian akademik maupun non-akademik di tingkat nasional maupun internasional.


