Tangerang Selatan, 04 September 2025 – Universitas Terbuka (UT) menyelenggarakan Acara Puncak Dies Natalis ke-41 pada Kamis, 4 September 2025 di Universitas Terbuka Convention Center (UTCC), Tangerang Selatan. Acara yang berlangsung meriah ini diikuti secara luring dan daring oleh sivitas akademika UT se-Indonesia, menghadirkan semangat kebersamaan sekaligus kebanggaan atas perjalanan panjang UT sebagai pelopor pendidikan tinggi terbuka dan jarak jauh di Indonesia.

Acara turut dihadiri oleh tokoh-tokoh penting, di antaranya Gubernur Banten yang diwakili Lukman selaku Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Prof. Dr.rer.pol. Heri Kuswanto, M.Si. selaku Direktur Bina Talenta Ditjen Dikti Ristek, Jenderal TNI (Purn.) Dr. (H.C.) Moeldoko selaku Ketua Umum Ikatan Alumni UT, Dr. Muhamad Hasan Chabibie, ST., M.Si. selaku Staf Ahli Menteri Kemdiktisaintek, Togar Mangihut Simatupang, M.Tech., Ph.D., IPU. selaku Sekjen Kemdiktisaintek, serta Prof. Ojat Darojat, M.Bus., Ph.D. selaku Deputi Kemenko PMK, serta oleh para pimpinan mitra institusi dan mitra perbankan terdekat UT. Kehadiran mereka memperkuat komitmen UT dalam membangun sinergi bersama pemerintah pusat, daerah, mitra strategis, serta seluruh pemangku kepentingan.
Acara puncak Dies Natalis ke-41 ini juga didukung oleh mitra sponsor strategis seperti BTN, BRI, Mandiri, BNI, BSI, PT Pos Indonesia, JNE, J&T Express, PT Gramedia Printing Group, PT Telkom Indonesia, serta berbagai mitra industri lainnya. Dukungan tersebut menjadi bukti nyata bahwa kehadiran UT mendapat kepercayaan luas dari banyak pihak.
Jalannya acara diawali dengan persembahan musik Medley Nusantara, Tari Kreasi Betawi oleh siswa Sekolah Dharma Karya UT, serta Tari Nusantara oleh mahasiswa UT Bandung. Suasana semakin semarak dengan berbagai tayangan video antara lain Opening AI, company profile UT terbaru, ucapan selamat dari Wakil Presiden, para menteri, mitra PTNBH, mitra institusi, hingga Open University mancanegara.
Dalam kesempatan ini UT meluncurkan sejumlah inovasi penting, yaitu aplikasi MyUT Tendik dan MyUT TIPS, implementasi program Work From Anywhere (WFA), peluncuran Buku Dies 41 “Inovasi Wujudkan Pendidikan Berkualitas”, serta publikasi 16 buku karya dosen UT lintas bidang ilmu.

Selain itu, komitmen inovasi di bidang teknologi pun ditegaskan dalam mewujudkan digitalisasi pendidikan melalui pengembangan UT Metaverse, AI-Assisted Tutor, Automated Proctoring Examination, model praktikum fisika berbasis smart hybrid inquiry project laboratory dengan AI, serta aplikasi MyUT Mahasiswa, Dosen, dan Tendik. Inovasi-inovasi tersebut menjadi wujud nyata semangat UT untuk terus menghadirkan layanan akademik dan tata kelola pendidikan yang fleksibel, adaptif, dan relevan dengan kebutuhan zaman.
Pada acara puncak ini Rektor UT Pof. Ali Muktiyanto, S.E., M.Si. UT memberikan penghargaan Citra Paramesti untuk mitra individu dan Citra Saghatana untuk mitra institusi yang telah mendukung UT:
- Dr. Drs. H. Maidi, S.H., M.M., M.Pd., Walikota Madiun yang hadir secara langsung menerima Piala Citra Paramesti untuk kategori Mitra Individu Terbaik. Saat ditemui media, Walikota Madiun Dr. Maidi menyampaikan kebanggaannya menerima Citra Paramesti sebagai mitra individu pendukung UT. Menurutnya, UT adalah kampus yang mudah dan fleksibel serta kualitasnya bagus, sehingga memberi peluang luas bagi masyarakat untuk melanjutkan studi. “Perubahan begitu cepat, sehingga masyarakat harus menambah ilmu dengan melanjutkan studi. Program-program UT sukses mencerdaskan bangsa, dan saya akan terus mendukung UT,” ujarnya. Ia menjelaskan bahwa ASN di Madiun diwajibkan meningkatkan kualifikasi: eselon 3 minimal S2 dan eselon 2 minimal S3. Ia bahkan menyediakan beasiswa sebanyak 7.134 orang, termasuk bagi narapidana, untuk kuliah di UT. Saat ini sudah ada 10 orang yang mendaftar S2 UT dan 10 orang mendaftar S3 UT, dan jumlah tersebut akan ditingkatkan tahun depan. “Mencari doktor itu sulit, tetapi sekarang bisa diatasi dengan kuliah sambil bekerja di UT. Tiga tahun lalu saya lulus Doktor Kebijakan Publik. Tujuannya jelas, untuk peningkatan SDM, dan kuliah di UT menjadi solusi terbaik,” ungkapnya.
- Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah yang diwakili Kepala Dinas Pendidikan Sulteng, Yudiawati V. Windarrusliana, SKM, M.Kes yang hadir secara langsung menerima Piala Citra Saghatana untuk kategori Mitra Institusi Terbaik. Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah mendapat apresiasi khusus atas program Berani Cerdas yang memberikan beasiswa bagi mahasiswa berprestasi dari keluarga kurang mampu. Tahun 2025 tercatat 401 mahasiswa UT Palu mendaftar, 240 berkas sahih siap menerima bantuan dan sebanyak 144 mahasiswa telah menerima bantuan dengan total nilai Rp227.977.410.


Sedangkan penghargaan lain kepada mitra dalam sertifikat juga diberikan kepada:
- H. Abdul Hadi, S.Ag., M.Ikom., Bupati Balangan (yang diwakili oleh Direktur UT Banjarmasin) untuk kategori mitra indvidu Pembangunan SDM Unggul.
- Wardin Wahid, S.H., Ketua APDESI Sulawesi Barat (yang diwakili oleh Direktur UT Majene) untuk kategori mitra individu Pendukung Lifelong Learning.
- Pemerintah Kabupaten Buru Selatan (diwakili oleh Direktur UT Ambon) untuk kategori mitra insitusi Pembangunan SDM Unggul.
- Dinas PMD Provinsi Bengkulu (diwakili oleh Direktur UT Bengkulu) untuk kategori mitra institusi Pendukung Lifelong Learning.
- Pemerintah Kabupaten Banyuwangi (diwakili oleh Direktur UT Jember) untuk kategori mitra insitiusi Penggerak Pendidikan.
Dalam sambutannya Rektor UT, Prof. Dr. Ali Muktiyanto, S.E., M.Si., menegaskan bahwa tema Dies Natalis ke-41, “Inovasi Tanpa Batas Wujudkan Pendidikan Berkualitas”, bukan sekadar slogan, melainkan cerminan semangat UT untuk menjawab tantangan zaman. Prof. Ali mengatakan, UT telah membuktikan bahwa dengan pendekatan yang kreatif dan kolaboratif, bisa menjangkau mahasiswa dari Sabang sampai Merauke, bahkan hingga ke 56 negara. “UT telah membuktikan bahwa pendidikan bisa menjangkau semua kalangan. Dengan inovasi tanpa batas, kita akan terus mewujudkan pendidikan yang berkualitas untuk semua,” tuturnya.
“UT telah menjadi simbol harapan bagi jutaan masyarakat yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi tanpa harus meninggalkan pekerjaan, keluarga, atau tempat tinggal mereka,” ujarnya. Menurutnya, inovasi bukan hanya sebatas teknologi, melainkan juga cara berpikir, cara bekerja, dan cara melayani. Namun tantangan ke depan semakin kompleks, dunia kerja berubah, kompetensi yang dibutuhkan semakin dinamis, dan ekspektasi masyarakat terhadap pendidikan semakin tinggi. Karena itu UT harus terus bergerak, berbenah, dan berinovasi agar tetap relevan, responsif, dan berdaya saing. “Semoga UT makin maju, makin menjangkau yang belum terjangkau, makin inklusif, dan makin berdampak,” terang Prof. Ali.
UT juga menegaskan komitmen dalam mendukung agenda pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals). Melalui inovasi tanpa batas, UT berperan dalam memperluas akses pendidikan berkualitas (SDG 4: Pendidikan Berkualitas), memperkuat kemitraan strategis (SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan), serta mendorong kesetaraan kesempatan bagi seluruh lapisan masyarakat. Program beasiswa yang diberikan mitra pemerintah daerah, seperti Berani Cerdas di Sulawesi Tengah dan dukungan Walikota Madiun, menjadi bukti konkret bahwa UT hadir untuk mendukung peningkatan kualitas SDM sekaligus memperkuat keadilan sosial.
Momentum Puncak Dies Natalis ke-41 sekaligus Disporseni Nasional UT 2025 bukan sekadar perayaan, melainkan refleksi perjalanan UT sejak 1984 dan langkah strategis menatap masa depan. Dengan inovasi tanpa batas, UT meneguhkan diri sebagai perguruan tinggi negeri jarak jauh yang inklusif, adaptif, relevan, dan berdampak global. Semoga UT terus menjadi cahaya bagi masa depan pendidikan Indonesia, semakin maju, menjangkau yang belum terjangkau, semakin inklusif, dan semakin berdampak.



