Belajar di Mana Saja, Lulus Bersama: UT Medan Rayakan Wisuda Generasi Tangguh dan Inovatif

Medan – Ratusan mahasiswa dari berbagai penjuru Sumatera Utara hingga luar negeri merayakan momen bersejarah pada Wisuda Tahap II Tahun 2025 di Selecta Convention Hall, Medan, Rabu (5/11). Lebih dari 600 lulusan resmi dikukuhkan, menandai babak baru dalam perjalanan pendidikan tinggi yang kian terbuka bagi siapa pun, di mana pun.

Acara yang berlangsung khidmat itu menjadi simbol dari semangat belajar tanpa batas—sebuah nilai yang terus dijaga oleh lembaga pendidikan jarak jauh ini sejak berdiri. Tak hanya menjadi seremoni akademik, wisuda tersebut juga menjadi bukti nyata bahwa akses terhadap pendidikan berkualitas kini dapat menjangkau masyarakat di daerah terpencil hingga luar negeri.

Dalam sambutannya, Rektor yang diwakili oleh Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Prof. Dra. Dewi Artati Padmo Putri, M.A., Ph.D., menyampaikan apresiasi atas ketekunan para wisudawan yang berhasil menaklukkan tantangan di era digital.

“Wisuda hari ini bukan sekadar akhir dari perjalanan akademik, tetapi awal dari kontribusi nyata para lulusan bagi masyarakat. Semangat belajar sepanjang hayat harus terus dihidupkan di setiap langkah kehidupan,” ujar Prof. Dewi

Dengan mengusung tema “Mewujudkan Generasi Tangguh, Adaptif, dan Inovatif di Era Digital,” kegiatan ini mencerminkan arah transformasi pendidikan tinggi yang lebih inklusif dan adaptif terhadap perubahan zaman. Melalui sistem pembelajaran terbuka dan jarak jauh, UT menjadi rumah bagi pembelajar lintas generasi—dari pekerja, orang tua, hingga mahasiswa luar negeri yang berkomitmen untuk terus menimba ilmu.

Tahun 2025 menjadi momentum penting bagi UT untuk memperluas jangkauan di tingkat nasional dan global. Didukung oleh inovasi pembelajaran digital dan sistem berbasis teknologi, kini tercatat lebih dari 750 ribu mahasiswa aktif yang tersebar di lebih dari 40 negara. Hal ini sejalan dengan komitmen global terhadap Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan keempat tentang pendidikan berkualitas dan inklusif bagi semua.

Direktur UT Medan, Yasir Riady, menegaskan bahwa komitmen utama UT adalah memastikan setiap individu, tanpa terkecuali, dapat menempuh pendidikan tinggi tanpa terbatas jarak, usia, atau latar belakang sosial.

“Kami bangga dengan para lulusan yang telah menempuh perjalanan panjang penuh dedikasi. Semoga ilmu yang diperoleh dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan menjadi inspirasi bagi generasi pembelajar berikutnya,” ujarnya.

Wisuda tersebut juga menjadi ajang apresiasi bagi lulusan terbaik yang kisah perjuangannya menggugah semangat banyak orang. Beberapa di antaranya berhasil menyeimbangkan peran sebagai pekerja, orang tua, sekaligus pelajar aktif. Kehadiran perwakilan Pemerintah Kota Medan, Pemerintah Kota Binjai, dan sejumlah mitra strategis memperkuat kolaborasi antara dunia pendidikan dan pembangunan daerah.

Dari Medan, gema semangat belajar itu terus bergema. Bahwa menuntut ilmu bukan lagi soal jarak atau waktu, melainkan tentang kemauan untuk terus tumbuh dan berkontribusi. Di tengah dunia yang berubah cepat, pendidikan tanpa batas menjadi kunci untuk mencetak generasi tangguh, adaptif, dan inovatif bagi masa depan bangsa.