Bukan Sekadar Sejarah, Isra Mi’raj Jadi Pencerahan untuk Kehidupan Sehari-hari Pegawai UT

Peringatan Isra Mi’raj di Universitas Terbuka berlangsung pada 11 Februari 2026 di Universitas Terbuka Convention Center (UTCC), Pondok Cabe. Sejak pagi, UTCC dihadiri pegawai UT Pusat berbusana muslim bernuansa putih. Dalam suasana khidmat, Rektor UT, Prof. Dr. Ali Muktiyanto, S.E., M.Si., membuka acara. Momen ini menjadi ruang refleksi bagi pegawai untuk memetik hikmah Isra Mi’raj dalam keseharian kerja.

Acara menghadirkan Ustadz Dennis Lim yang menyampaikan ceramah tentang perjalanan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW. Dalam penyampaiannya, ia mengaitkan kisah spiritual tersebut dengan kehidupan sehari-hari para pegawai. “Setiap tugas yang kita kerjakan, sekecil apa pun, bisa menjadi bagian dari ibadah jika dilakukan dengan niat baik,” ujar Ustadz Dennis, sambil menatap para pegawai yang menyimak dengan saksama.

Dengan penyampaian yang ringan dan mudah dipahami, Ustadz Dennis menekankan nilai kesabaran, ketekunan, dan konsistensi dalam bekerja. Pegawai diajak memaknai rutinitas sebagai bagian dari pembentukan karakter positif. Aktivitas sehari-hari, seperti menyelesaikan laporan, mengatur jadwal kerja, hingga menjaga interaksi yang baik dengan rekan kerja, dapat menjadi sarana pengembangan diri bila dijalani dengan niat tulus. Sesekali, peserta pun tersenyum ketika contoh-contoh yang disampaikan terasa dekat dengan pengalaman mereka.

Rektor UT menyampaikan bahwa kegiatan ini sejalan dengan misi Universitas Terbuka dalam menyediakan akses pendidikan berkualitas bagi mahasiswa dan sivitas akademika. “Kami ingin setiap pegawai merasakan makna dari pekerjaan sehari-hari, bahwa kesungguhan dan niat baik memiliki nilai,” kata Rektor UT. Melalui kegiatan ini, UT menegaskan bahwa pendidikan dan pengalaman hidup saling mendukung dalam membentuk insan yang produktif dan berkarakter.

Peringatan ini berkaitan dengan penguatan budaya kerja yang mendukung peningkatan kualitas layanan institusi. Nilai-nilai kesabaran, tanggung jawab, dan etika kerja diharapkan dapat diterapkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

Suasana semakin khidmat melalui penampilan spesial Vocafarabi: Nasyid Acapella, yang membawakan lantunan nasyid a cappella yang syahdu. Para peserta mengikuti alunan lagu dengan tenang dan menghadirkan suasana khidmat dan kebersamaan di UTCC.

Acara berakhir dalam suasana reflektif. Pegawai meninggalkan ruangan dengan pemahaman baru bahwa kisah Isra Mi’raj menjadi pengingat untuk menjalankan tugas sehari-hari dengan niat baik dan tanggung jawab. Kegiatan ini menunjukkan komitmen Universitas Terbuka dalam membangun lingkungan kerja yang mendukung pengembangan karakter dan kualitas kinerja pegawai.

Kisah Isra Mi’raj yang disampaikan memperkuat pesan bahwa pembelajaran dapat hadir dalam berbagai pengalaman kehidupan. Melalui kegiatan ini, Universitas Terbuka menegaskan perannya dalam menyediakan akses pendidikan berkualitas sekaligus menumbuhkan karakter yang baik bagi sivitas akademika.