Perdana! Salut UT Hadir di Timor Leste, Pendidikan Kini Menjangkau Warga Asing  

Dili, Timor Leste — Universitas Terbuka (UT) kembali menegaskan perannya sebagai pelopor Pendidikan Tinggi Jarak Jauh (PTJJ) di kawasan regional dengan meresmikan Sentra Layanan Universitas Terbuka (SALUT) pertamanya di luar negeri, tepatnya di Timor Leste. Peresmian ini dilakukan pada Selasa, 18 Juni 2025 oleh Direktur UT Kupang, Dr. Ajad Sudrajat, M.Pd., sebagai bentuk konkret perluasan layanan pendidikan lintas batas negara. 

SALUT di Timor Leste menjadi bukti nyata komitmen UT untuk menjangkau masyarakat di wilayah perbatasan dan warga negara asing (WNA) yang membutuhkan akses pendidikan tinggi berkualitas. Dengan pendekatan berbasis teknologi dan fleksibilitas belajar, UT melalui UT Kupang, tidak hanya memperluas jangkauan akademik, tetapi juga memperkuat posisi sebagai kampus negeri yang inklusif dan akuntabel di tingkat internasional.  

Keberadaan SALUT ini akan memudahkan WNA Timor Leste dan diaspora Indonesia di sana untuk mendapatkan layanan akademik, informasi, serta dukungan pembelajaran yang setara dengan mahasiswa UT di Indonesia. 

Inisiatif hadirnya SALUT ini disambut baik oleh berbagai pihak, termasuk lembaga pendidikan dan pemerintah setempat yang memandang UT sebagai mitra strategis dalam penguatan sumber daya manusia dan penyediaan akses pendidikan terbuka. Langkah ini juga menjadi kelanjutan dari kerja sama strategis antara UT dengan sejumlah institusi pendidikan di Timor Leste yang telah terjalin sebelumnya.  

Melalui pendekatan kolaboratif, UT tidak hanya membawa sistem PTJJ berbasis digital, tetapi juga semangat pemberdayaan dan keberlanjutan untuk menjawab tantangan pendidikan abad ke-21. Langkah terobosan ini diharapkan semakin memperkuat kepercayaan publik terhadap layanan pendidikan UT, membuka peluang sinergi lintas negara, serta mendorong pencapaian target SDGs, khususnya dalam bidang pendidikan berkualitas (SDG 4), pengurangan kesenjangan (SDG 10), dan kemitraan global (SDG 17). 

SALUT di Timor Leste menjadi simbol keberlanjutan misi UT: menghadirkan pendidikan tinggi yang dapat diakses siapa saja, di mana saja, tanpa batas ruang dan waktu, termasuk bagi warga negara asing.