Tangerang Selatan, 11 Juni 2025 – Universitas Terbuka (UT) kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga standar mutu pendidikan tinggi berbasis jarak jauh, termasuk pada jenjang doktoral. Kali ini, Program Studi Doktor Ilmu Manajemen (DIM) menjalani Asesmen Lapangan (AL) oleh Lembaga Akreditasi Mandiri Ekonomi, Manajemen, Bisnis, dan Akuntansi (LAMEMBA) sebagai bagian dari proses akreditasi nasional.
Kegiatan asesmen ini berlangsung selama dua hari, 11-12 Juni 2025, di Ruang Sidang Rasamala, Wisma II, Lantai Dasar, Universitas Terbuka. Proses ini menjadi momentum strategis untuk melakukan refleksi institusional dan penguatan terhadap tata kelola, kualitas akademik, serta sistem pembelajaran yang adaptif dan berstandar internasional.
Kegiatan diawali dengan pembukaan resmi pada Rabu (11/6) pagi yang dihadiri oleh jajaran pimpinan UT antara lain: Rektor UT, Ketua Senat Akademik Universitas, Ketua Majelis Wali Amanat, para Wakil Rektor, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Direktur Sekolah Pascasarjana, Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Ketua Lembaga Layanan Operasi Pembelajaran, dan Direktur Direktorat Sistem Informasi, Kepala Kantor Penjaminan Mutu, perwakilan Pusat Perpustakaan dan Kearsipan, Kepala Pusat Produksi Bahan Ajar dan Multimedia, perwakilan dari Pusat Layanan Bahan Ajar, Kepala Pusat Pengolahan Pengujian, Kepala Pusat Pengelolaan Pembelajaran, para Wakil Dekan FEB, Wakil Direktur Sekolah Pascasarjana, para Manajer pada Kantor Penjaminan Mutu, serta Ketua Program Studi Doktor Ilmu Manajemen.

Dalam sambutannya, Rektor UT, Dr. Mohamad Yunus, S.S., M.A., menyampaikan bahwa UT harapan agar asesmen ini tidak hanya menjadi bentuk proses evaluatif, tetapi juga menjadi sarana refleksi akademik yang konstruktif dan berorientasi pada peningkatan mutu berkelanjutan dari Program Studi Doktor Ilmu Manajemen.
“Kegiatan asesmen ini adalah momen penting untuk refleksi akademik mendalam dan mendorong penguatan kualitas program studi DIM secara berkelanjutan,” ujar Dr. Yunus. Beliau menambahkan, “Semangat dari para asesor memberikan energi positif untuk membawa program DIM menjadi lebih baik.”

Pada hari pertama asesmen, tim asesor LAMEMBA yang terdiri dari Prof. Lizar Alfansi, S.E., MBA., Ph.D dan Prof. Dr. Marcellia Susan melakukan klarifikasi dan konfirmasi terhadap Dokumen Evaluasi Diri (DED) yang telah disusun oleh program studi. Tim asesor tersebut juga melakukan sesi wawancara mendalam dengan berbagai pemangku kepentingan: pimpinan universitas, pengelola program, dosen, mahasiswa, dan mitra institusi, guna memperoleh gambaran menyeluruh dan objektif mengenai penyelenggaraan Program Studi Doktor Ilmu Manajemen di UT.
Asesmen ditutup pada hari kedua dengan penyerahan berita acara pelaksanaan asesmen lapangan dan penyampaian rekomendasi awal dari tim asesor kepada pihak fakultas dan program studi. Ketua Program Studi DIM menyampaikan apresiasi atas rekomendasi yang diberikan:
“Masukan dari Bapak/Ibu Asesor sangat berharga untuk peningkatan kualitas Program Studi Doktor Ilmu Manajemen Universitas Terbuka, khususnya dalam memperkuat daya saing internasional. Komitmen kami untuk menindaklanjuti rekomendasi ini sebagai langkah strategis dalam mewujudkan pendidikan doktoral unggul dan relevan di tingkat global,” ujarnya.
Asesmen ini menegaskan keseriusan UT dalam menyelenggarakan pendidikan doktoral yang berkualitas, relevan, dan berdaya saing. Upaya ini selaras dengan tujuan pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals), khususnya: SDG 4 – Pendidikan Berkualitas, SDG 10 – Pengurangan Kesenjangan, SDG 17 – Kemitraan untuk Tujuan Pembangunan. Dengan semangat berkelanjutan, UT terus bertransformasi menjadi perguruan tinggi jarak jauh kelas dunia yang inklusif dan adaptif terhadap tuntutan global.
[oleh Pesi Suryani]


