Yogyakarta, 13 September 2025 – Dengan penuh semarak dan nuansa kebersamaan, Universitas Terbuka (UT) secara resmi menutup rangkaian program Bina Budaya Antarbangsa (BINAR) 2025 dalam acara Closing Ceremony di Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi (BBPPMPV) Seni dan Budaya Yogyakarta, Sabtu (13/9). Momen ini menjadi penegas peran UT sebagai Kampus Berdampak yang menghadirkan jejaring global sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada dunia.


BINAR 2025 yang merupakan international summer camp edisi kedua, mempertemukan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi luar negeri dan Indonesia dalam sebuah wadah pembelajaran lintas budaya. Selama sepuluh hari, para peserta memperoleh pengalaman akademik, mengikuti lolakarya seni dan budaya Indonesia, serta terlibat langsung dalam kehidupan masyarakat Yogyakarta melalui kunjungan situs budaya, pertunjukan seni, hingga kegiatan pengabdian masyarakat.
Direktur UT Yogyakarta, Prof. Dr. Agus Santoso, M.Si. dalam laporan penutupannya menegaskan bahwa ikatan yang terjalin dalam program BINAR ini telah melampaui sekadar ruang kelas maupun panggung pertunjukan. Beliau mengingatkan para peserta agar senantiasa membawa semangat BINAR ke dalam perjalanan akademik maupun pribadi mereka.
“Selama sepuluh hari di Yogyakarta, para peserta telah melalui pengalaman berharga dalam mengenal Indonesia—mulai dari bahasa, tradisi, hingga kekayaan budaya khas Yogyakarta. Melalui rangkaian kegiatan akademik, eksplorasi budaya, dan interaksi langsung dengan masyarakat, BINAR 2025 tidak hanya menambah wawasan, tetapi juga mempererat kebersamaan dan semangat kolaborasi di antara para peserta,” ujarnya.

Sementara itu, Plt. Wakil Rektor Bidang Riset, Inovasi, Kerja Sama, dan Bisnis UT, Prof. Rahmat Budiman, S.S., M.Hum., Ph.D. dalam sambutannya menekankan makna strategis dari program internasionalisasi UT.
“BINAR bukan sekadar menyeberangi batas negara, melainkan membangun jembatan—jembatan pengetahuan, penghormatan, dan kemanusiaan bersama. Kami percaya persahabatan dan jejaring yang terbentuk di sini akan terus tumbuh jauh melampaui program ini,” tutur Prof. Rahmat Budiman.
Apresiasi juga disampaikan oleh Kepala Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi (BBPPMPV) Seni dan Budaya Yogyakarta, Masrukhan Budiyanto, S.H., M.M. atas terselenggaranya BINAR 2025 ini. Beliau berharap kerja sama dengan UT dapat terus berlanjut untuk memperkenalkan budaya Yogyakarta kepada mahasiswa internasional.
Dalam kesempatan itu, UT juga menyampaikan apresiasi kepada delapan mahasiswa UT Yogyakarta yang mendampingi peserta internasional selama program berlangsung. Kehadiran mereka dinilai berperan penting dalam menciptakan atmosfer inklusif dan memperkuat dialog lintas budaya.
Acara penutupan BINAR 2025 berlangsung hangat dengan rangkaian sesi diawali dengan menyanyikan Indonesia Raya, penayangan video peserta, serta presentasi tujuh kelompok yang menampilkan hasil kolaborasi lintas budaya. Penampilan seni kolaboratif dengan pesan kuat tentang harmoni dalam keberagaman, disertai penyerahan plakat institusi kepada para peserta dan BBPPMPV Seni Budaya Yogyakarta.
Sebagai bagian dari kebijakan internasionalisasi dan sejalan dengan arah Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi dalam mewujudkan Kampus Berdampak, BINAR 2025 menjadi bukti konkret kontribusi UT bagi kemajuan pendidikan tinggi Indonesia. Program ini tidak hanya memperluas jejaring akademik global, tetapi juga mengokohkan UT sebagai institusi yang konsisten mendukung pembentukan warga dunia yang berkarakter, inklusif, dan kolaboratif.
Selaras dengan komitmen global, BINAR 2025 juga memberikan kontribusi nyata pada pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), SDG 10 (Mengurangi Kesenjangan), dan SDG 17 (Kemitraan untuk Tujuan). Melalui pertukaran budaya dan kolaborasi akademik lintas negara, UT menghadirkan pendidikan tinggi yang lebih inklusif, memperkuat solidaritas global, serta membuka akses seluas-luasnya bagi generasi muda untuk menjadi warga dunia yang berdaya saing.
Dengan ditutupnya BINAR 2025, UT berharap semangat persahabatan, pembelajaran, dan kerja sama yang telah tercipta dapat terus menginspirasi langkah para peserta dalam membangun masa depan yang lebih baik.



