Pondok Cabe, 10 Februari 2025 – Universitas Terbuka (UT) kembali menorehkan prestasi dalam dunia akademis dengan menyelenggarakan Ujian Sidang Terbuka Tugas Akhir Program Doktor (TAPD) Program Doktor Ilmu Manajemen Sekolah Pascasarjana. Sidang yang digelar pada Senin, 10 Februari 2025, di Gedung Rasamala Wisma II Universitas Terbuka ini menampilkan presentasi disertasi oleh Heru Wijayanto Aripradono, mahasiswa asal UT Daerah Bandung.
Heru memaparkan penelitiannya yang berjudul “Integrasi Teknologi Pembelajaran Dimediasi Pengembangan Sumber Daya Manusia, Tridharma Perguruan Tinggi, dan Inkubator Bisnis Menuju Entrepreneurial University”. Penelitian ini mengusung konsep transformasi perguruan tinggi menjadi lembaga yang lebih entrepreneurial, mampu beradaptasi dengan perubahan global, dan berkontribusi pada pembangunan sosial-ekonomi melalui inovasi dan teknologi.
Sidang dipimpin oleh Prof. Dr. Maman Rumanta, M.Si., Direktur Sekolah Pascasarjana UT, dengan sekretaris sidang Dr. Eka Pariyanti, S.E., M.M. Komisi penguji terdiri dari sejumlah tokoh akademis dan profesional terkemuka, termasuk Prof. Dr. Anang Kistyanto, S.Sos., M.Si. (Universitas Negeri Surabaya) dan Prof. Dr. H. Abdul Rahman Rahim, S.E., M.M. (Universitas Terbuka). Tim promotor turut hadir, dipimpin oleh Prof. Dr. Idayanti Nursyamsi, S.E., M.Si., dengan anggota Dr. H. Abdul Wahab, S.E., M.Si. (UIN Alauddin Makassar) dan Dr. Zulkifli Sultan, S.E., M.M. (Universitas Terbuka).
Dalam sambutannya, Prof. Dr. Idayanti Nursyamsi menyoroti kebaruan (novelty) penelitian ini. “Disertasi ini mengangkat pentingnya integrasi teknologi pembelajaran dalam mendorong transformasi perguruan tinggi menjadi entrepreneurial university. Meskipun konsep entrepreneurial university telah dikenal sejak 1983, namun penelitian yang mengintegrasikan teknologi pembelajaran, pengembangan sumber daya manusia (SDM), tridharma perguruan tinggi, dan inkubator bisnis masih sangat terbatas, khususnya di Indonesia,” ujarnya.
Penelitian ini muncul sebagai respons terhadap tantangan global yang menuntut perguruan tinggi untuk beradaptasi dan berkontribusi pada pembangunan sosial-ekonomi melalui transfer ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi. Prof. Idayanti menambahkan, “Rendahnya human capital score dan jumlah wirausaha di Indonesia menjadi tantangan besar. Integrasi teknologi pembelajaran diharapkan dapat memperkuat ekosistem kewirausahaan melalui pengembangan SDM, tridharma perguruan tinggi, dan inkubator bisnis.”
Acara ini juga dihadiri oleh sejumlah pejabat dan tamu kehormatan, yang terdiri dari: Ir. Kristanti Ambar Puspitasari, M.Ed., Ph.D. (Wakil Direktur I Bidang Akademik Sekolah Pascasarjana UT), Dr. Shine Pintor Siolemba Patiro, S.T., M.M. (Wakil Direktur II Bidang Nonakademik), dan Martino Wibowo, S.E., M.Si., Ph.D. (Ketua Program Studi Doktor Ilmu Manajemen). Turut serta menghadiri kegiatan ini, perwakilan dari berbagai institusi, seperti Dr. Meiliana Suparman (Wakil Rektor 1 Universitas Internasional Batam), Dessy Aliandrina, Ph.D. (SociopreneurID), Heribertus Suharyanto, Clarissa Amadhea, Yundi Christine, DR. Eng. Niki Prastomo, S.T., M.Sc. (Dekan Fakultas Teknik Universitas Multimedia Nusantara), Helena Rebecca Wulanri Tangkilisan, S.E., M.Si. dan Tanty Dewi Permassanty, S.Sos., M.M. (Universitas Multi-Surya), DR. Eng. Odi Akhyarsi (Universitas Nusa Putra), Aditya Dedi (PT. Digital Fajar Buana), serta Ari Handiningsih (Kampus Merdeka Mandiri). Pada sidang terbuka tersebut juga turut hadir, Dr. Teguh Prakoso, S.Pd., M.Hum., Direktur UT Serang, beserta jajarannya. Kehadiran mereka semakin menegaskan pentingnya kolaborasi antar-institusi dalam mendorong transformasi pendidikan tinggi di Indonesia.
Hasil penelitian Heru diharapkan memberikan dampak signifikan terhadap kinerja perusahaan, khususnya dalam evaluasi Return on Asset (ROA) dan Price to Book Value (PBV). Selain itu, penelitian ini juga diharapkan dapat memoderasi pengaruh Environmental, Social, and Governance (ESG) terhadap kinerja perusahaan.
Dengan diselenggarakannya sidang ini, Universitas Terbuka kembali menegaskan komitmennya dalam mendorong inovasi dan transformasi pendidikan tinggi di Indonesia. Penelitian ini diharapkan menjadi langkah awal bagi terciptanya ekosistem kewirausahaan yang kuat dan berkelanjutan di tanah air.


