Universitas Terbuka (UT) merupakan perguruan tinggi negeri ke-45 dan menjadi pelopor penyelenggara Pendidikan Tinggi Terbuka & Jarak Jauh (PTTJJ) di Indonesia. Saat ini UT telah memiliki mahasiswa aktif sebesar 550.052 dengan target 750.000 pada tahun 2024.
Pada tanggal 1 April 2024, UT berkesempatan menerima kunjungan tamu dari Al-Mustafa International University (MIU), Republik Islam Iran, yang telah berdiri selama 40 tahun dan beroperasi di lebih dari 60 negara dengan lebih dari 50.000 mahasiswa. Dengan divisi pembelajaran jarak jauhnya yaitu Al-Mustafa Open University (MOU), MIU mengunjungi UT dalam rangka benchmarking dan menerima insight terkait pembelajaran jarak jauh (PJJ). Pertemuan antara pihak UT dan MIU dilaksanakan di Ruang Brahma, Gedung Prof. Setijadi, Universitas Terbuka.

Rektor UT, Prof. Ojat Darojat, M. Bus., Ph.D. membuka acara dan memberikan sambutan dengan menyambut kehadiran delegasi MIU serta memperkenalkan UT sebagai perguruan tinggi yang menyediakan pendidikan inklusif demi pemerataan pendidikan seluruh Indonesia. Dalam sambutannya, Pak Rektor juga menyatakan bahwa UT sedang membentangkan sayapnya di kancah internasional melalui kerja sama dengan institusi luar negeri serta melalui posisi sebagai presiden Asian Association of Open University (AAOU).
Sementara itu, Direktur MIU untuk Asia Tenggara, Prof. Dr. Hossein Muttaghi, menyampaikan kekagumannya terhadap sistem pembelajaran di UT dalam sambutannya. Selain itu, beliau memperkenalkan profil MIU sebagai perguruan tinggi yang menggabungkan ilmu humaniora dan keagamaan. Dijelaskan juga perkembangan MOU sebagai perguruan tinggi jarak jauh yang berencana menerapkan pembelajaran secara asinkron. Beliau juga mengungkapkan keinginannya untuk bekerja sama dengan UT dalam program double-degree di masa mendatang.

Diskusi antara pimpinan UT dan MIU pada tanggal 1 April 2024 secara garis besar meliputi kerja sama antara kedua pihak serta sistem pembelajaran di UT. Prof. Ojat menyampaikan gambaran umum sistem penyelenggaraan pendidikan tinggi jarak jauh UT yang memberikan akses pembelajaran melalui berbagai media seperti Buku Materi Pokok (BMP), UT TV, UT Radio, dan sebagainya. Hal inilah yang menjadi inspirasi bagi Prof. Hossein untuk diterapkan di MOU. Beliau juga menyampaikan ketertarikannya untuk bekerja sama dengan program studi terbaru UT, S1 Pendidikan Agama Islam, sebagai langkah awal untuk mewujudkan kerja sama program double-degree tersebut.
Setelah acara diskusi bersama, dilakukan acara pertukaran cendera mata dan foto bersma, serta kunjungan ke uni-unit operasional UT. Kunjungan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan menjalin kerja sama lebih lanjut antara kedua universitas.



