Universitas Terbuka (UT) di bawah koordinasi Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) terus memantapkan langkah dalam mengukuhkan kewibawaan akademiknya melalui kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat (PkM). UT dengan konsisten mendorong para dosen dan civitas akademika untuk melakukan penelitian kolaborasi dengan mitra universitas atau lembaga lain, baik dari dalam maupun luar negeri. Saat ini UT melakukan kolaborasi penelitian dengan OU5, ICE Institute, Huawei, dan BRIN. UT juga bergabung dalam Riset Kolaborasi Indonesia yang diinisiasi oleh Forum LPPM dari 21 PTNBH sehingga UT mampu mengimbangi dan juga belajar dari PTNBH lain agar dapat jadi lebih kuat dalam hal riset.
Untuk itu di awal tahun 2024 ini telah dilakukan kegiatan Penyerahan Kontrak Penelitian & Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dan Anugrah Karya Inovasi & Pengabdian Universitas Terbuka (UT) Tahun Anggaran 2024 yang diselenggarakan di Universitas Terbuka Convention Center (UTCC) pada hari Selasa, tanggal 13 Februari 2024. Tema kegiatan LPPM pada kali ini yaitu “Mewujudkan UT World Class University melalui Penelitian dan Pengabdian Masyarakat”.
Rangkaian kegiatan tersebut terdiri atas (1) penyerahan kontrak penelitian dan PkM tahun anggaran 2024, (2) penayangan dan penyerahan Katalog Karya Inovasi dan Pengabdian UT untuk Negeri Tahun 2023, dan (3) Penghargaan Catha Sancaya Universitas Terbuka. Kegiatan penyerahan kontrak penelitian dan pengabdian masyarakat UT 2024 ini dihadiri oleh Rektor Universitas Terbuka (UT) Prof. Ojat Darojat, M.Bus., Ph.D., Ketua Senat Akademik Universitas, Wakil Rektor Universitas Terbuka (UT), Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Terbuka (UT), Dekan dan Direktur Sekolah Pascasarjana, Direktur di UT Pusat dan UT Daerah, Kepala Pusat, Wakil Dekan, Ketua Program Studi, serta Para Dosen, Tenaga Kependidikan (Tenaga Fungsional), dan tamu undangan yang hadir baik secara luring maupun daring.
Dalam kegiatan ini, diawali oleh sambutan yang disampaikan oleh Ketua LPPM UT, Prof. Dra. Dewi Artati Padmo Putri, M.A., Ph.D. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa pengembangan inovasi dalam riset dan teknologi memainkan peran penting dalam mendukung transformasi pendidikan tinggi di era revolusi industri 4.0 dan Society 5.0. Dalam hal ini LPPM UT juga mendukung pengajuan dan hilirisasi Hak Kekayaan Intelektual (HKI) serta komersialisasi hasil riset dan inovasi. Dukungan ini diharapkan dapat meningkatkan implementasi karya inovasi UT dalam peningkatan kualitas pembelajaran, masyarakat, dan industri.
“Universitas Terbuka (UT), sebagai Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dengan pendekatan Pendidikan Jarak Jauh (PJJ), mendukung peneliti dan pelaksana pengabdian masyarakat untuk menciptakan karya inovatif yang memenuhi kebutuhan masyarakat, Dunia Usaha, dan Industri (DUDI),” tegas Bu Dewi. “UT mewujudkan dukungan ini melalui “Katalog Karya Inovasi dan Pengabdian Masyarakat” 2023, yang merupakan inisiatif LPPM untuk mendokumentasikan dan memberikan semangat kepada para peneliti dan pelaksana PkM di UT. Katalog tersebut mencakup hasil penelitian bidang keilmuan, pendidikan jarak jauh, dan pelaksanaan PkM. Katalog ini diharapkan menjadi sarana bagi para inventor dan inovator UT dalam pengembangan riset dan ekosistem inovasi berkelanjutan,” sambung Bu Dewi.
Setelah disampaikannya sambutan oleh Ketua LPPM, selanjutnya sambutan disampaikan oleh Rektor UT, Prof. Ojat Darojat, M.Bus., Ph.D. sekaligus membuka Kegiatan Penyerahan Kontrak Penelitian & Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) serta Pemberian Anugerah Karya Inovasi dan Pengabdian UT untuk Negeri. Dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa sebagai Perguruan Tinggi, UT wajib melaksanakan kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi, salah satunya adalah kegiatan penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat yang merupakan kegiatan wajib bagi para dosen.
Selain itu, Pak Rektor juga mengapresiasi LPPM yang telah merintis PkM Internasional di negara berkembang yang berbatasan dengan UT Daerah, seperti Timor Leste, Sabah Malaysia, dan Papua New Guinea. Semoga kegiatan PkM Internasional ini bermanfaat bagi masyarakat setempat. Kegiatan PkM Internasional Penugasan, yang dilaksanakan secara terintegrasi bersamaan dengan kegiatan lain di luar negeri, seperti penugasan mengikuti konferensi di luar negeri, merupakan kegiatan yang positif untuk memperkenalkan budaya Indonesia di luar negeri.
Prof. Ojat juga menambahkan bahwa beliau sangat bangga dan mengapresiasi LPPM dengan diluncurkannya Buku Katalog Inovasi dan Pengabdian UT untuk Negeri, yang berisi hasil inovasi riset dan pengabdian civitas akademika UT dan juga terselenggaranya kegiatan ini. Beliau berharap agar Buku Katalog ini harus dapat diterbitkan secara berkala sehingga UT dapat mempublikasikan karya-karya inovasi civitas academica UT, dan kegiatan ini akan menjadi ajang tahunan UT yang menunjukkan bahwa UT terus mendorong dosen dan tendik untuk terus berkembang dan mengembangkan UT melalui kegiatan penelitian yang inovatif dan juga turun ke lapangan untuk menerapkan hasil penelitian untuk membangun masyarakat Indonesia.
Dalam rangka pencapaian target jumlah penelitian dan pelaksanaan PkM, setiap tahun UT memberikan pendanaan internal kepada para dosen dan tenaga kependidikan. Pada tahun 2024, dana yang dikucurkan oleh UT mencapai Rp37.1 M. Dalam pelaksanaan PkM, dosen UT diharapkan dapat turun ke masyarakat mengamalkan ilmu dan teknologi yang dimilikinya mempercepat laju pertumbuhan, dan tercapainya tujuan pembangunan nasional. Pada tahun 2024, UT memberikan dana lebih dari 5,5M. Alokasi dana sebesar ini merupakan hal luar biasa yang menunjukkan komitmen UT dalam pelaksanaan darma penelitian dan PkM. Selain itu, pada tahun ini penandatanganan perjanjian penugasan Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Tahun 2024 dapat dilakukan dengan menggunakan tanda tangan elektronik (tte) dan e-meterai sebagai penerapan digital learning ecosystem.
Universitas Terbuka juga telah merintis PkM Internasional di negara berkembang yang berbatasan dengan UT Daerah. Saat ini sasaran PkM Internasional adalah di Timor Leste, Sabah Malaysia, dan Papua New Guinea. Semoga kegiatan PkM Internasional ini bermanfaat bagi masyarakat masyarakat yang UT bina.
Kegiatan Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat di lingkungan UT merupakan kegiatan yang rutin dilaksanakan setiap tahun. Setiap dosen wajib untuk melaksanakan kegiatan penelitian dan PkM, baik sebagai ketua atau sebagai anggota peneliti. Karya Inovasi dan Pengabdian yang dihasilkan didokumentasikan dengan baik pada Katalog Karya Inovasi dan Pengabdian Universitas Terbuka untuk Negeri. Katalog ini merupakan kumpulan karya yang diinisiasi oleh civitas akademika UT Tahun 2023.
UT berkomitmen mengembangkan potensi dosen dan tenaga kependidikan atau tenaga fungsional melalui kegiatan penelitian dan PkM untuk pengembangan ilmu dalam menghasilkan produk yang inovatif dan berdaya guna. Produk yang dinilai sangat inovatif dan berdaya guna kemudian diberikan penghargaan yang dinamakan Catha Sancaya Universitas Terbuka. Catha Sancaya merujuk pada kepedulian dan keterlibatan, partisipasi aktif untuk berbuat sesuatu bagi lingkungan hidup dan masyarakat, keterlibatan dan partisipasi diwujudkan melalui profesi atau hasil pembelajaran dari ilmu yang didapatkan dalam kehidupan. Tahun ini UT memberikan 10 anugerah Catya Sancaya kepada tim peneliti dan PkM.
UT terus berkomitmen untuk mengembangkan potensi dosen dan tenaga kependidikan melalui kegiatan penelitian untuk pengembangan ilmu dan penelitian terapan yang inovatif dan berdaya guna.



