Bagi sebagian wanita, mungkin merasa takut untuk mengikuti pemeriksaan pap smear, terlepas dari pentingnya pemeriksaan tersebut. Pap smear merupakan metode pendeteksi dini terhadap tumbuhnya sel kanker serviks yang ada pada kaum hawa. Pemeriksaan tersebut dilakukan melalui tes pap oleh dokter, untuk menentukan kesehatan leher rahim (serviks) atau mendeteksi adanya perubahan abnormal pada sel-sel. Pemeriksaan seperti ini dianjurkan untuk rutin dilakukan setiap tahun sekali bagi kaum wanita yang sudah menikah pada rentang usia 21 hingga usia 65 tahun. Sebab pada usia tersebut, wanita rentan terhadap kanker leher rahim.
Pada Rabu, 18 Oktober 2017, Poliklinik Universitas Terbuka (UT) bekerja sama dengan Laboratorium Klinik Prodia Bona Indah dan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) mengadakan penyuluhan dan pemeriksaan pap smear kepada karyawati UT. Pemeriksaan pap smear kepada karyawati UT ini termasuk dalam rangkaian acara Dies Natalis UT yang ke 33. Pemeriksaan tersebut dilakukan di Poliklinik UT. Hingga pendaftaran ditutup, jumlah pendaftar mencapai 72 orang. Pendaftaran dibuka pukul 08.00 WIB hingga 12.00 WIB.
Pemeriksaan pap smear rutin ini diharapkan dapat mencegah dan membebaskan karyawati UT dari risiko kanker serviks sejak dini. Dengan demikian, tenaga medis dapat menangani lebih awal sehingga kanker tersebut tidak berkembang menjadi kanker ganas.


