Tangerang Selatan, 04 September 2026 – Sebuah ruang baru untuk bertumbuh kini terbuka di Universitas Terbuka (UT). Bukan hanya untuk berkumpul dan bersilaturahmi, tetapi juga menjadi wadah bagi perempuan di lingkungan UT untuk belajar, mengembangkan potensi, membangun kemandirian, dan berkontribusi bagi keluarga dan masyarakat. Ruang itu bernama PERMATA Universitas Terbuka (PERMATA UT) yang resmi diluncurkan pada puncak Dies Natalis ke-42 UT di Universitas Terbuka Convention Center (UTCC), 4 September 2026.
Peluncuran tersebut menjadi penanda penting bagi perjalanan organisasi yang sebelumnya telah dideklarasikan pada 26 Agustus 2026. Deklarasi berlangsung di Ruang Kenari, Wisma 2 UT, Tangerang Selatan, oleh delapan pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP) UT. Dari momentum itulah, PERMATA UT kemudian hadir sebagai organisasi perempuan mandiri di lingkungan Universitas Terbuka.
Namun, lahirnya PERMATA UT bukan tanpa alasan. Ada kebutuhan untuk menghadirkan wadah yang mampu menjangkau dan membina lebih banyak perempuan di lingkungan UT. Selama ini, keanggotaan DWP diperuntukkan bagi istri pegawai PNS dan pegawai perempuan PNS, termasuk istri pensiunan PNS serta pensiunan pegawai perempuan. Karena itu, dibutuhkan ruang yang juga dapat menaungi kelompok pegawai non-PNS.
Dari kebutuhan tersebut, PERMATA UT hadir dengan cakupan yang lebih luas. Organisasi ini ditujukan bagi istri pegawai aktif UT, baik PNS maupun non-PNS, pegawai perempuan UT, serta istri pensiunan dan pensiunan pegawai UT perempuan. Dengan begitu, semakin banyak bagian dari keluarga besar UT memiliki ruang untuk saling terhubung, berkembang, dan berdaya.
Semangat untuk merangkul lebih banyak anggota tersebut juga tidak terlepas dari karakter UT yang tersebar luas. Universitas Terbuka memiliki 39 UT Daerah dan satu layanan luar negeri. Kondisi tersebut membuat kehadiran sebuah wadah yang mampu mempersatukan perempuan di lingkungan UT, baik di tingkat pusat maupun daerah, menjadi semakin penting.

Bukan sekadar menjadi tempat berkumpul, PERMATA UT diproyeksikan sebagai mitra strategis universitas dalam mendukung pelaksanaan tridarma perguruan tinggi. Bersamaan dengan itu, organisasi ini membawa semangat untuk memperkuat mendorong pemberdayaan dan pengembangan kapasitas perempuan dan keluarga di lingkungan Universitas Terbuka.
Semangat tersebut kemudian diterjemahkan melalui visi PERMATA UT: Terbuka, Mandiri, Kreatif, dan Inovatif. Visi ini menjadi pijakan bagi organisasi dalam menjalankan berbagai program yang menyentuh kehidupan anggota, keluarga, hingga masyarakat.
Untuk mewujudkan tujuan tersebut, PERMATA UT memiliki lima misi yang menjadi landasan dalam menjalankan berbagai program dan kegiatannya. Pertama, memberdayakan dan menyejahterakan anggota, keluarga, serta masyarakat melalui bidang pendidikan, ekonomi, kerohanian, dan sosial budaya. Kedua, membangun dan mempersatukan anggota PERMATA UT yang tersebar di seluruh Indonesia.
Selanjutnya, misi ketiga adalah membangun kerja sama dengan berbagai pihak dalam pelaksanaan program kerja. Misi keempat, meningkatkan peran serta anggota PERMATA UT dalam mendukung kemajuan Universitas Terbuka. Sementara itu, misi kelima adalah mengembangkan potensi dan kapasitas anggota agar dapat berkontribusi secara positif bagi keluarga, masyarakat, dan lingkungan sekitar.

Selanjutnya, PERMATA UT juga menjadikan organisasi sebagai media silaturahmi sekaligus mendorong terbentuknya keluarga yang bahagia dan mandiri serta memiliki jiwa kewirausahaan. Karena itu, bidang pendidikan, ekonomi, dan sosial budaya menjadi bagian penting dalam arah gerak organisasi ke depan.
Jika ditarik lebih luas, semangat tersebut juga beririsan dengan agenda pembangunan berkelanjutan. Upaya memperkuat ruang pemberdayaan dan kesetaraan perempuan sejalan dengan SDGs 5 tentang Kesetaraan Gender. Sementara perhatian terhadap pendidikan dan pengembangan kapasitas turut mendukung SDGs 4 tentang Pendidikan Berkualitas, serta penguatan ekonomi dan kewirausahaan memiliki keterkaitan dengan SDGs 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi.
Pada akhirnya, kehadiran PERMATA UT memperlihatkan bahwa semangat Universitas Terbuka untuk membuka akses dan kesempatan berkembang tidak berhenti pada pendidikan formal. Ekosistem yang inklusif juga dibangun melalui ruang pemberdayaan, kolaborasi, dan penguatan kapasitas keluarga besar universitas.
Dengan diluncurkannya PERMATA UT, sebuah langkah baru pun dimulai. Dari pusat hingga daerah, perempuan di lingkungan UT memiliki wadah untuk saling terhubung, belajar, berkarya, dan membangun kemandirian. Sebuah ikhtiar yang membawa semangat Universitas Terbuka: menghadirkan kesempatan untuk tumbuh dan berkontribusi secara lebih luas, tanpa batas.


