Di Tengah Kesibukan Memimpin NTT, Gubernur Melki Laka Lena Tempuh Seleksi S2 di UT Kupang

Tangerang Selatan, 12 Juni 2026 – Kesibukan sebagai kepala daerah rupanya bukan alasan untuk berhenti belajar. Komitmen ini ditunjukkan langsung oleh Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Melki Laka Lena, yang resmi mendaftarkan diri sebagai calon mahasiswa Program Magister (S2) di Universitas Terbuka (UT) Kupang.

Melki mengikuti seluruh rangkaian seleksi masuk pascasarjana tersebut secara daring pada Minggu (7/6/2026). Proses ujian yang dilalui meliputi Tes Potensi Akademik (TPA), tes kemampuan bahasa Inggris, hingga tes substansi program studi.

Langkah strategis ini diambil Melki bukan sekadar untuk meningkatkan kapasitas diri, melainkan sebagai bentuk aksi nyata dalam membangun Sumber Daya Manusia (SDM) unggul di NTT. Keikutsertaannya sekaligus menjadi pesan kuat bahwa akses pendidikan berkualitas kini tidak lagi terbatas oleh sekat ruang, waktu, maupun jabatan.

Melki mengungkapkan, niatnya untuk melanjutkan studi ke jenjang magister sebenarnya sudah lama direncanakan. Namun, agenda padat semasa menjadi anggota DPR RI hingga kini menjabat sebagai Gubernur NTT terus menyita waktunya. Kehadiran UT dengan sistem pembelajaran jarak jauh menjadi jawaban atas kerinduan akademiknya.

“Saya sejak lama ingin sekolah S2, tetapi memang waktunya terbatas, baik sejak masih di DPR RI maupun sekarang sebagai gubernur. UT menyediakan kesempatan bagi kami untuk mengikuti perkuliahan melalui pola online,” ujar Melki, Minggu.

Melki berharap langkahnya ini mampu memotivasi para Aparatur Sipil Negara (ASN) muda dan generasi milenial di NTT untuk terus memperbarui kompetensi mereka tanpa harus meninggalkan pekerjaan. Upaya peningkatan mutu SDM ini juga sejalan dengan agenda global Sustainable Development Goals (SDGs) nomor 4 terkait pendidikan berkualitas yang inklusif dan merata bagi semua kalangan.

“Semoga rencana saya untuk mengambil studi lanjut ini bisa menjadi bagian dari motivasi bagi adik-adik ASN yang masih muda maupun teman-teman muda lainnya. Kita bisa bersama UT. Ayo bangun NTT,” tambahnya.

Direktur UT Kupang, Dr. Albert Gamot Malau, S.Si., M.Si., menyambut hangat keputusan sang gubernur. Menurut Albert, fleksibilitas perkuliahan daring di UT memang dirancang ramah bagi masyarakat dengan mobilitas tinggi, termasuk para pejabat publik yang memikul tanggung jawab besar.

“Pak Gubernur dengan kesibukannya masih bisa meluangkan waktu untuk kuliah. Salah satu pilihan yang sangat memungkinkan adalah Universitas Terbuka karena sistem pembelajarannya dilakukan secara online,” jelas Albert.

Albert optimistis, tren positif yang dicontohkan oleh orang nomor satu di NTT ini akan berdampak masif terhadap indeks pembangunan manusia di wilayah tersebut. Peningkatan kualifikasi pendidikan tenaga kerja dan ASN lokal dinilai menjadi kunci utama untuk mendongkrak daya saing NTT di kancah nasional, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan (SDGs 8).

“Mudah-mudahan dengan Pak Gubernur melakukan perkuliahan di UT Kupang, hal ini bisa berdampak terhadap staf-staf dan SDM di NTT untuk memilih melanjutkan pendidikan tanpa meninggalkan pekerjaan. Semoga sukses Pak Gubernur, maju terus NTT untuk menjadi lebih terdepan,” pungkas Albert.