Di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital, kemampuan beradaptasi menjadi kunci bagi masyarakat untuk terus berkembang. Berangkat dari semangat itu, Universitas Terbuka (UT) Serang menghadirkan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Digital di Kecamatan Gunungkencana, Kabupaten Lebak, sebagai upaya memperkuat kualitas sumber daya manusia sekaligus mendorong pelaku UMKM agar lebih siap memanfaatkan peluang di era digital.
Kegiatan yang merupakan bagian dari program nasional Universitas Terbuka ini menyasar masyarakat dan pelaku usaha lokal melalui pendampingan serta penguatan kapasitas berbasis teknologi. Langkah tersebut diharapkan dapat membuka lebih banyak peluang ekonomi sekaligus meningkatkan akses masyarakat terhadap pendidikan yang lebih luas.
Direktur UT Serang, Dr. Ajat Sudrajat, M.Pd., menjelaskan bahwa PKM telah menjadi program nasional Universitas Terbuka sejak 2020. Gunungkencana dipilih sebagai lokasi pelaksanaan karena memiliki potensi yang besar untuk terus dikembangkan melalui peningkatan kapasitas masyarakat.
Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya berfokus pada pendampingan masyarakat, tetapi juga menjadi sarana memperkenalkan Universitas Terbuka kepada warga yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Pelaksanaan program dilakukan melalui tiga tahapan, yakni pra-survei untuk mengidentifikasi kebutuhan masyarakat, pelaksanaan kegiatan, serta monitoring yang akan dilaksanakan pada Juli mendatang. Tahap monitoring tersebut bertujuan mengevaluasi hasil program sekaligus meningkatkan kualitas produk UMKM agar mampu menjangkau pasar yang lebih luas melalui platform digital.
Dukungan terhadap program ini juga datang dari berbagai pihak. Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Pendidikan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) RI, Prof. Ojat Darojat, M.Bus., Ph.D., menilai kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi langkah strategis dalam memperkuat ekonomi berbasis potensi lokal.
Ia berharap PKM Digital tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial semata, tetapi mampu menghadirkan perubahan yang benar-benar dirasakan masyarakat. Melalui keterlibatan mahasiswa dan warga, ilmu yang diperoleh diharapkan dapat diterapkan secara nyata dan memberikan dampak terhadap peningkatan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat.
Pandangan serupa disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lebak, Doddy Irawan, S.T., M.Si. Menurutnya, pembangunan manusia berawal dari terciptanya masyarakat yang mandiri dan memiliki daya tahan menghadapi berbagai tantangan, termasuk kondisi global yang terus berubah.
Kehadiran PKM Digital dinilai menjadi salah satu kontribusi nyata dunia pendidikan dalam memperkuat kemandirian masyarakat. Melalui peningkatan literasi digital dan penguatan kapasitas UMKM, warga diharapkan mampu menciptakan peluang ekonomi yang berkelanjutan.
Upaya tersebut sejalan dengan semangat Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas dan SDG 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, yang menekankan pentingnya peningkatan kualitas pendidikan serta pemberdayaan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.
Melalui PKM Digital, UT Serang berharap sinergi antara dunia pendidikan, pemerintah, dan masyarakat terus terjaga. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu melahirkan berbagai inovasi yang mendukung pengembangan UMKM sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Gunungkencana.



