Di Bawah Rintik Hujan, Tarakan Berlari Bersama: Sebuah Kisah dari UT Fun Run 2K25

TARAKAN — Rintik hujan tak menghalangi semangat ratusan peserta yang memadati halaman Universitas Terbuka (UT) Tarakan, Minggu (2/11/2025). Dengan penuh antusias, mereka mengikuti UT Tarakan Fun Run 2K25, ajang lari santai yang menjadi penutup rangkaian UT Tarakan Festival 2025.

Wali Kota Tarakan, dr. H. Khairul, M.Kes., secara resmi melepas peserta dari garis start di halaman Universitas Terbuka (UT) Tarakan. Dengan tema “Energi Benuanta: Running for Unity, Play for Glory”, kegiatan ini diikuti sekitar 750 peserta dari lima kabupaten/kota di Kalimantan Utara serta peserta mancanegara dari Malaysia.

Kehadiran peserta lintas daerah dan negara itu mencerminkan semangat keterbukaan yang menjadi ciri khas Universitas Terbuka — lembaga pendidikan tinggi yang menyediakan akses pendidikan berkualitas tanpa batas bagi semua kalangan.

Dalam sambutannya, Wali Kota Khairul menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan kegiatan ini. Menurutnya, UT Tarakan tidak hanya berperan dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, tetapi juga aktif menumbuhkan kesadaran hidup sehat dan mempererat persatuan masyarakat.

“Atas nama Pemerintah Kota Tarakan, saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Universitas Terbuka yang terus berkontribusi dalam mencerdaskan masyarakat serta menginisiasi kegiatan positif yang bermanfaat bagi publik,” ujar Khairul.

Mengapa kegiatan ini digelar? Selain memeriahkan UT Tarakan Festival, Fun Run 2K25 bertujuan memperkuat kebersamaan dan menginspirasi masyarakat untuk hidup sehat. Bagaimana acaranya berlangsung? Meski diguyur hujan, para peserta tetap berlari santai dengan semangat. Panitia juga menyiapkan berbagai doorprize menarik, hiburan musik, dan kegiatan interaktif yang melibatkan civitas akademika UT bersama masyarakat umum.

Menurut panitia, antusiasme masyarakat menjadi bukti bahwa kegiatan berbasis olahraga masih sangat diminati, terutama jika dikemas dengan nilai sosial dan edukatif. “Kami ingin menunjukkan bahwa UT bukan hanya kampus jarak jauh dan kuliah online, tetapi juga bagian dari masyarakat yang aktif berkontribusi dalam kegiatan sosial,” ungkap salah satu panitia.

Melalui Fun Run 2K25, UT Tarakan tidak sekadar mengajak masyarakat berolahraga, tetapi juga menanamkan semangat kolaborasi dan inklusivitas. Kegiatan ini sekaligus menjadi implementasi nyata dari Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan ke-4 (Pendidikan Berkualitas) dan ke-3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera).

Universitas Terbuka, yang dikenal dengan sistem pembelajaran terbuka dan fleksibel, terus berupaya menghadirkan pendidikan tinggi yang dapat diakses siapa pun, di mana pun, tanpa batas ruang dan waktu. Melalui kegiatan seperti ini, UT membuktikan bahwa pendidikan berkualitas juga bisa berjalan seiring dengan gaya hidup sehat dan kebersamaan sosial.

Wali Kota Khairul berharap kegiatan ini dapat menjadi agenda tahunan yang mempererat hubungan antara kampus, pemerintah daerah, dan masyarakat. Ia juga mendorong UT Tarakan untuk terus menjadi pelopor pendidikan inklusif dan inovatif di Kalimantan Utara.

Dengan semangat yang tak padam meski di bawah hujan, UT Tarakan Fun Run 2K25 menjadi simbol bahwa pendidikan, kesehatan, dan kebersamaan dapat berlari seiring menuju masa depan yang lebih baik — sesuai dengan semangat SDGs untuk membangun masyarakat yang cerdas, sehat, dan berdaya.