Pariaman – Upaya menghadirkan pendidikan tinggi yang inklusif dan mudah dijangkau kembali dipertegas oleh Universitas Terbuka (UT) Padang. Rabu (15/10), UT Padang melakukan audiensi dengan Wali Kota Pariaman, Yota Balad, S.STP., M.Si., di Balai Kota Pariaman untuk membahas peluang kerja sama dalam pengembangan pendidikan tinggi berbasis sistem Pendidikan Terbuka dan Jarak Jauh (PTJJ) di wilayah pesisir.
Dalam pertemuan tersebut, Direktur UT Padang, Dr. Mery Berlian, S.P., M.Si., didampingi Manajer Marketing dan Registrasi, Dr. Malta, S.T., M.Si., menjelaskan berbagai program unggulan UT yang dirancang untuk memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat, terutama mereka yang tinggal jauh dari pusat kota atau memiliki keterbatasan waktu dan biaya.
“UT hadir untuk memberi kesempatan pendidikan tanpa batas. Dengan dukungan pemerintah kota, kami bisa menghadirkan layanan yang lebih menjangkau masyarakat,” tanggap Direktutr UT Padang.
Sambutan positif datang dari Wali Kota Pariaman, Yota Balad, yang menilai langkah UT Padang sejalan dengan visi Pemerintah Kota Pariaman dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di daerah pesisir. Ia menyampaikan komitmennya untuk menjalin kerja sama yang konkret dalam menyediakan akses pendidikan tinggi bagi seluruh lapisan masyarakat.
“Kami melihat potensi besar dalam kerja sama ini, terutama bagi warga yang selama ini terbatas aksesnya ke perguruan tinggi,” ungkapnya.
Kolaborasi ini tidak hanya menjadi bentuk sinergi antara lembaga pendidikan tinggi dan pemerintah daerah, tetapi juga wujud nyata dari penerapan prinsip Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) dan SDG 10 (Berkurangnya Kesenjangan). Melalui sistem PTJJ, UT membuka peluang belajar bagi masyarakat di wilayah pesisir tanpa harus meninggalkan pekerjaan atau keluarga, sekaligus mendukung pemerataan pendidikan di daerah.
Langkah strategis ini diharapkan dapat melahirkan lebih banyak generasi muda pesisir yang berdaya saing, melek teknologi, dan mampu berkontribusi bagi kemajuan ekonomi lokal. Dengan fleksibilitas belajar yang ditawarkan UT, pendidikan kini tidak lagi terbatas ruang dan waktu, tetapi menjadi jembatan menuju masa depan yang inklusif dan berkelanjutan.
Tak hanya itu, audiensi antara UT Padang dan Pemerintah Kota Pariaman menjadi bukti bahwa kolaborasi lintas sektor adalah kunci dalam membangun pendidikan tinggi yang merata, adaptif, dan tanpa batas, elaras dengan semangat Universitas Terbuka untuk menjangkau yang tak terjangkau.

