1383 Lulusan UT Jakarta Bukti Kuliah Fleksibel Bisa Cetak SDM Unggul dan Kompetitif

Universitas Terbuka (UT) Jakarta kembali mencatat sejarah dengan mengukuhkan 1.383 wisudawan dalam Wisuda Daerah yang digelar di Universitas Terbuka Convention Center (UTCC), Pondok Cabe. Mengusung tema “Transformasi Pendidikan Tinggi Masa Depan: Strategi Inovasi dan Adaptasi untuk Mencetak SDM Unggul dalam Upaya Menghasilkan Lulusan yang Kompetitif dan Berdampak”, acara ini menegaskan peran UT sebagai pelopor pendidikan jarak jauh yang melahirkan generasi unggul, adaptif, dan berdaya saing global.

Wisuda berlangsung khidmat sejak pagi dengan kehadiran jajaran pimpinan UT, termasuk Prof. Dr. Paken Pandiangan, S.Si., M.Si., Wakil Rektor Bidang Sistem Informasi dan Kemahasiswaan yang mewakili Rektor UT. Hadir pula Dr. Meirani Harsasi, S.E., M.Si., Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis; Ir. Edward Zubir, M.M., Direktur UT Jakarta; serta perwakilan Dinas Pendidikan Provinsi Daerah Khusus Jakarta, Indra Ariesto, S.STP., M.Si.

Empat lulusan terbaik mendapat apresiasi khusus atas capaian akademiknya, yakni Arsita Nurfauziah (Prodi Sistem Informasi, IPK 3,91), Luluk Munazilah (Prodi PGPAUD, IPK 3,87), Siti Rohmah Yanti (Prodi Akuntansi Keuangan Publik, IPK 3,73), dan Keisha Huwaida (Prodi Ilmu Hukum, IPK 3,72).

Direktur UT Jakarta, Ir. Edward Zubir, M.M., menegaskan bahwa fleksibilitas sistem pendidikan terbuka dan jarak jauh memungkinkan mahasiswa untuk menyeimbangkan karier dan studi. “Melalui fleksibilitas yang kami berikan, mahasiswa dapat kuliah sambil bekerja. Saat lulus, mereka tidak hanya membawa gelar, tetapi juga keterampilan yang relevan untuk meningkatkan karier dan berkontribusi bagi masyarakat,” ujarnya.

Senada dengan pesan Rektor UT, dalam sambutan yang disampaikan oleh Wakil Rektor Bidang Sistem dan Kemahasiswaan, Prof. Dr. Paken Pandiangan, menyampaikan bahwa lulusan UT telah dibentuk menjadi pribadi adaptif dan inovatif. “Transformasi pendidikan tinggi bukan hanya soal teknologi, tetapi juga mencetak lulusan berkarakter jujur, disiplin, dan peduli sosial,” tegasnya. Ia menambahkan bahwa sistem pembelajaran jarak jauh yang diterapkan UT menuntut kemandirian dan ketangguhan beradaptasi—dua hal yang kini menjadi kunci keberhasilan di dunia kerja modern.

Prosesi wisuda berlangsung meriah dengan rangkaian kegiatan, mulai dari pengukuhan wisudawan hingga penyerahan alumni kepada Ikatan Alumni UT Jakarta. Suasana semakin hangat dengan penampilan seni budaya seperti tarian tradisional Betawi Kembang Kemayoran dan paduan suara UT Jakarta Choir Club, yang menambah semarak momen bersejarah ini.

Hingga kini, Universitas Terbuka telah meluluskan lebih dari satu juta alumni dan meraih rekor dari Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) sebagai perguruan tinggi dengan jumlah lulusan terbanyak di Indonesia. Capaian ini menjadi bukti nyata kontribusi UT dalam memperluas akses pendidikan berkualitas dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Sebagai Perguruan Tinggi Negeri ke-45 di Indonesia dan pelopor Cyber University, UT terus berkomitmen menghadirkan pendidikan tinggi yang inklusif dan berkelanjutan. Dengan sistem belajar terbuka dan jarak jauh, UT mendukung capaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) ke-4: Pendidikan Berkualitas, serta mendorong kesetaraan kesempatan belajar tanpa batas usia, profesi, maupun lokasi.

Melalui pendekatan inovatif ini, UT Jakarta membuktikan diri sebagai institusi yang tidak hanya menghasilkan lulusan unggul di bidang akademik, tetapi juga siap menjadi agen perubahan di tengah tantangan global. Para wisudawan diharapkan mampu membawa semangat kemandirian dan pembelajaran sepanjang hayat sebagai kontribusi nyata bagi bangsa dan dunia.