Buka Akses Pendidikan di Wilayah 3T, Supiori Gandeng UT Jayapura Tingkatkan SDM ASN 

SUPIORI – Untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) khususnya aparatur sipil negara (ASN) di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), Dinas Pendidikan Kabupaten Supiori resmi menjalin kerja sama dengan Universitas Terbuka (UT) Jayapura. Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) tersebut berlangsung pada Rabu, 22 Maret 2025, dan dihadiri langsung oleh Bupati Supiori Heronimus Mansoben, S.IP., M.Si, bersama jajaran Pemerintah Daerah serta Direktur UT Jayapura Fajar Rahmadhani, S.Sos., M.Si. 

Direktur UT Jayapura, Fajar Rahmadhani, menyampaikan bahwa hadirnya UT di Kabupaten Supiori merupakan langkah nyata dalam mendekatkan akses pendidikan tinggi kepada masyarakat, terutama bagi ASN yang tersebar di wilayah terpencil. “UT hadir sebagai solusi pendidikan jarak jauh yang terbukti efektif menjangkau masyarakat di wilayah 3T. Supiori adalah daerah yang istimewa, dan kami siap mendukung pengembangan SDM di sini secara berkelanjutan,” ujarnya. 

Sementara itu, Bupati Supiori menyambut baik kehadiran UT Jayapura sebagai mitra strategis pembangunan daerah. Dalam sambutannya, Bupati Heronimus menegaskan bahwa pendidikan menjadi kunci dalam menghadapi era disrupsi dan transformasi digital. 

“Disinilah peran kolaborasi menjadi sangat penting. Universitas Terbuka, dengan sistem pendidikan jarak jauh yang inovatif, telah membuktikan diri sebagai solusi efektif untuk menjangkau masyarakat luas, termasuk mereka yang memiliki keterbatasan geografis dan waktu,” ucap Heronimus. 

Beliau berharap kerja sama ini membuka peluang luas bagi para guru, tenaga kependidikan, dan ASN Supiori untuk meningkatkan kualifikasi tanpa meninggalkan tempat tugas. 

Bupati Supiori juga menambahkan bahwa kehadiran UT di Supiori diharapkan menghadirkan program-program studi yang relevan dengan kebutuhan pembangunan daerah, termasuk penguatan kapasitas lokal menuju SDM unggul dan berdaya saing global. 

Sebagai daerah yang masuk kategori 3T, Supiori kini membuka babak baru dalam pemerataan pendidikan tinggi. Dengan menggandeng Universitas Terbuka, pemerintah daerah membuktikan bahwa jarak dan keterbatasan geografis bukan lagi penghalang untuk mengakses pendidikan berkualitas. 

Dengan adanya UT, seluruh elemen masyarakat—termasuk ASN dan tenaga kependidikan dapat memanfaatkan peluang untuk melanjutkan pendidikan tinggi tanpa harus meninggalkan tanah kelahiran. Mari bersama wujudkan Supiori Cerdas, Indonesia Maju.