Di dunia yang serba cepat ini, banyak orang menganggap keterbatasan sebagai hambatan. Namun, Ananda Rizki Wijaya membuktikan sebaliknya. Mahasiswa asal Karangjati, Kabupaten Cilacap, ini tidak hanya berhasil menempuh pendidikan di Universitas Terbuka (UT) Purwokerto, tetapi juga menjadi inspirasi bagi ribuan mahasiswa baru.
Sebagai lulusan Sekolah Luar Biasa (SLB), perjalanan Ananda dalam meraih gelar di Program Studi Administrasi Publik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UT bukanlah hal yang mudah. Dengan semangat dan tekad kuat, ia mampu menyelesaikan studinya dengan IPK 3,13. Dilansir dari TribunBanyumas.com saat menghadiri Orientasi Studi Mahasiswa Baru (OSMB) UT Purwokerto di Hotel Aston, Minggu (16/3/2025), Ananda menyampaikan pesan penting kepada mahasiswa baru.
“Jangan sampai tertinggal informasi perkuliahan. Tetap staytune di akun medsos UT Pusat dan UT Daerah, cek kalender akademik, dan pahami Katalog Kurikulum dan Katalog Sistem Penyelenggaraan UT!“tegas Ananda Rizki.
Pesan ini bukan sekadar teori. Ananda telah mengalami langsung tantangan kuliah di sistem Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dan menemukan strategi terbaik untuk sukses di UT.
Kehadirannya di OSMB kali ini bukan hanya sebagai alumni sukses, tetapi juga sebagai penerima beasiswa dari Ikatan Alumni Keluarga (IKA) UT Purwokerto. Penghargaan ini menjadi bukti bahwa kerja keras dan dedikasi selalu membuahkan hasil.
Selain Ananda, OSMB kali ini juga menghadirkan sejumlah pembicara inspiratif, mulai dari Dr. Prasetyarti Utami, S.Si., M.Si., selaku Direktur UT Purwokerto, hingga Azzah Zulfa Maula, seorang digital creator yang membahas pentingnya pengembangan keterampilan digital bagi mahasiswa UT. Bahkan, materi tentang Kesehatan Mental di Era Digital oleh Kurniasih Dwi Purwanti serta Wawasan Kebangsaan dari Kapten Cpm Ahmad Budi, S.H. menambah wawasan mahasiswa baru dalam menghadapi tantangan era digital.
Dr. Prasetyarti Utami menegaskan bahwa UT saat ini bukan sekadar perguruan tinggi jarak jauh, tetapi juga telah diakui sebagai PTN Berbadan Hukum (PTNBH) yang setara dengan universitas negeri lainnya di Indonesia.
“UT sedang menuju World Class University dengan mahasiswa yang mendapat kesempatan melanjutkan studi ke luar negeri,” tegas Dr. Prasetyarti Utami.
Kuliah di UT bukan hanya soal fleksibilitas, tapi juga tentang kesempatan. Siapa pun, termasuk mereka yang memiliki keterbatasan fisik seperti Ananda, bisa meraih gelar tanpa hambatan.
Kisah Ananda Rizki membuktikan bahwa pendidikan tinggi bukan hanya hak bagi mereka yang tanpa hambatan fisik, tetapi untuk siapa pun yang memiliki tekad dan semangat untuk maju. UT terus membuka kesempatan bagi siapa saja untuk meraih masa depan yang lebih baik.
Kisah Ananda Rizki adalah bukti bahwa keterbatasan bukan alasan untuk berhenti bermimpi. Dengan tekad dan semangat, ia membuktikan bahwa siapa pun bisa sukses di UT. Jika Ananda bisa meraih mimpinya, kamu juga bisa!
Jangan biarkan kesempatan ini terlewat! UT membuka pintu bagi siapa saja yang ingin kuliah fleksibel dan berkualitas. Ayo wujudkan impianmu bersama UT! Bagikan kisah inspiratif ini kepada teman-teman yang masih ragu untuk kuliah.



