KENDARI — Memulai kuliah di Universitas Terbuka (UT) berarti bersiap menjalani pola belajar yang tidak sepenuhnya bergantung pada ruang kelas dan pertemuan tatap muka. Mahasiswa perlu mengatur waktu sendiri, memahami layanan akademik, hingga mampu memanfaatkan berbagai sumber belajar yang tersedia.
Kesiapan menghadapi pola belajar tersebut menjadi fokus Orientasi Studi Mahasiswa Baru (OSMB) yang digelar UT Kendari, Sabtu (22/8/2026). Kegiatan yang berlangsung di sebuah hotel di Jalan Martandu Nomor 99A, Kelurahan Kambu, Kecamatan Kambu, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, itu diikuti 355 mahasiswa baru.
Direktur UT Kendari, Anfas, S.T., M.M., mengatakan OSMB menjadi tahap awal untuk membantu mahasiswa memahami karakteristik pendidikan di UT, terutama sistem Pendidikan Jarak Jauh (PJJ).
Menurutnya, mahasiswa perlu memiliki kemampuan untuk mengelola proses belajar secara mandiri dengan memanfaatkan berbagai layanan dan sumber pembelajaran yang disediakan UT.
“Mahasiswa diperkenalkan dengan karakteristik pembelajaran di UT yang menuntut kemandirian, kedisiplinan, dan kemampuan mengelola proses belajar secara mandiri dengan memanfaatkan berbagai layanan dan sumber belajar yang disediakan,” ujarnya.
Karena itu, pembekalan tidak hanya diarahkan pada pengenalan institusi, tetapi juga menyentuh berbagai hal yang akan dihadapi mahasiswa selama menjalani pendidikan. Mulai dari kesiapan pribadi, layanan kemahasiswaan, mekanisme ujian, hingga pemanfaatan teknologi pembelajaran.
Dari sisi kesiapan psikologis, Dr. Obed Bida, S.Sos., M.PA., memberikan materi mengenai pola kecemasan diri dan cara mengatasinya. Pembekalan tersebut diharapkan membantu mahasiswa mengenali serta mengelola kecemasan yang dapat muncul selama menjalani proses pendidikan.
Sementara untuk membangun kesadaran mahasiswa terhadap lingkungan pergaulan yang aman, Ipda Muhammad Aris, S.H., M.M., menyampaikan materi mengenai bullying dan pencegahan penggunaan narkoba.
Pemahaman mengenai narkoba kemudian diperkuat Ipda Karimul Sahid, S.Sos., melalui penjelasan mengenai ketentuan dan pasal-pasal yang berkaitan dengan tindak pidana narkoba. Materi tersebut diberikan untuk meningkatkan kesadaran mahasiswa mengenai bahaya serta konsekuensi hukum penyalahgunaan narkotika.
Mahasiswa juga diperkenalkan dengan lingkungan akademik UT melalui materi yang disampaikan Jefri Afrianto, S.E., selaku Manajer Keuangan, Sumber Daya, dan Umum UT Kendari. Materi tersebut mencakup visi dan misi Universitas Terbuka serta struktur organisasi UT Kendari.
Di sisi lain, kehidupan mahasiswa selama menjalani perkuliahan juga menjadi bagian dari pembekalan. Mohbir Umasugi, S.Sos., M.A.P., selaku Manajer Pembelajaran, Kemahasiswaan, dan Alumni UT Kendari, memperkenalkan berbagai layanan kemahasiswaan, seperti beasiswa, prestasi mahasiswa, organisasi kemahasiswaan (ORMAWA), kegiatan kemahasiswaan, hingga Dispora Seni dan Olahraga (Disporseni).
Bekal akademik diberikan melalui materi mengenai pelaksanaan ujian yang disampaikan Fitrah Yuliani Sabara, S.Kom., selaku Manajer Perluasan Daya Jangkau, Registrasi, dan Ujian UT Kendari. Mahasiswa diperkenalkan dengan bentuk-bentuk ujian serta mekanisme pelaksanaan ujian online.
Kemampuan memanfaatkan teknologi juga menjadi bagian penting dalam sistem belajar UT. La Ode Muhammad Tawakal, S.Kom., memperkenalkan sejumlah layanan digital, di antaranya UT Online, MyUT, dan Perpustakaan Digital.
Berbagai layanan tersebut diharapkan tidak hanya diketahui mahasiswa, tetapi dapat dimanfaatkan secara optimal untuk menunjang proses belajar selama menempuh pendidikan.
Melalui pembekalan tersebut, OSMB menjadi langkah awal bagi mahasiswa baru untuk memahami bahwa keberhasilan belajar di UT tidak hanya bergantung pada materi perkuliahan. Kemandirian, kedisiplinan, kemampuan mengelola proses belajar, serta pemanfaatan layanan yang tersedia menjadi bagian dari kesiapan mereka menjalani pendidikan jarak jauh.
Secara keseluruhan, UT Kendari memiliki sekitar 355 mahasiswa baru yang mengikuti OSMB tersebut. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu beradaptasi dengan sistem PJJ, menjalani proses pendidikan secara aktif dan bertanggung jawab, serta memanfaatkan fasilitas UT untuk mendukung keberhasilan studi.
Upaya membangun kesiapan mahasiswa tersebut sejalan dengan SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas, terutama dalam mendukung proses pendidikan yang memberikan keterampilan belajar, akses terhadap sumber pembelajaran, serta kemampuan mahasiswa untuk menjalani pendidikan secara mandiri.



