Bagi banyak orang, keinginan melanjutkan kuliah kerap harus dikalahkan oleh realitas. Ada yang memilih bekerja demi memenuhi kebutuhan keluarga, ada pula yang mengurungkan niat karena terkendala waktu dan jarak. Padahal, di tengah tuntutan dunia kerja yang terus berkembang, pendidikan tinggi menjadi bekal penting untuk meningkatkan kompetensi dan membuka lebih banyak peluang. Berangkat dari kebutuhan tersebut, Pemerintah Kabupaten Belitung bersama Universitas Terbuka (UT) Pangkalpinang memperkuat sinergi untuk menghadirkan akses pendidikan tinggi yang lebih mudah dijangkau oleh seluruh masyarakat.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui audiensi antara Universitas Terbuka Pangkalpinang dan Pemerintah Kabupaten Belitung pada Kamis (3/7/2026). Pertemuan itu menjadi langkah awal untuk memperluas akses pendidikan tinggi sekaligus meningkatkan angka partisipasi masyarakat Belitung di jenjang perguruan tinggi.
Melalui kolaborasi tersebut, masyarakat diharapkan memiliki kesempatan yang lebih luas untuk mengenyam pendidikan tinggi tanpa harus meninggalkan pekerjaan maupun domisili. Sistem pembelajaran yang ditawarkan UT memungkinkan proses belajar berlangsung lebih fleksibel dengan dukungan teknologi digital, sehingga pendidikan dapat diakses oleh siapa saja sesuai kondisi dan kebutuhannya.
Tak hanya membuka akses pendidikan, kerja sama ini juga diarahkan untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) di Kabupaten Belitung. Kedua belah pihak akan berkolaborasi dalam penyebarluasan informasi pendidikan, pengembangan kompetensi aparatur pemerintah, tenaga pendidik, pelaku usaha, hingga masyarakat umum. Harapannya, semakin banyak SDM yang memiliki kemampuan profesional dan mampu berkontribusi terhadap pembangunan daerah.
Direktur UT Pangkalpinang, Unggul Utan Sufandi, S.Kom., M.Si., mengatakan, kerja sama tersebut merupakan bagian dari komitmen Universitas Terbuka untuk memastikan setiap warga memiliki kesempatan yang sama dalam memperoleh pendidikan tinggi.
“Universitas Terbuka hadir untuk memastikan bahwa setiap warga memiliki kesempatan yang sama dalam memperoleh pendidikan tinggi. Melalui kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Belitung, kami berharap semakin banyak masyarakat yang dapat meningkatkan kompetensi, meraih gelar pendidikan tinggi, dan berkontribusi bagi kemajuan daerah,” ujar Unggul.
Senada dengan hal itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Belitung, H. Marzuki, S.IP., menilai bahwa peningkatan kualitas SDM harus dimulai dengan memperluas kesempatan masyarakat untuk melanjutkan pendidikan hingga ke jenjang perguruan tinggi. Menurutnya, keterbatasan waktu maupun pekerjaan bukan lagi menjadi alasan untuk berhenti belajar.
“Saya mengajak masyarakat Kab. Belitung jangan sampai tidak kuliah. Ayo kuliah di Universitas Terbuka karena SDM kita harus ditingkatkan tidak hanya sampai SLTA saja tapi harus ke jenjang Pendidikan Tinggi. Berkuliah di UT bisa sambil bekerja, waktu dan tempat tidak menjadi masalah,” ungkap Marzuki.

Ajakan tersebut mencerminkan harapan agar semakin banyak masyarakat Belitung memanfaatkan kesempatan melanjutkan pendidikan tanpa harus meninggalkan aktivitas sehari-hari. Kehadiran sistem pembelajaran jarak jauh menjadi alternatif bagi mereka yang selama ini menganggap kuliah sulit diwujudkan karena kesibukan bekerja atau keterbatasan akses.
Sebagai tindak lanjut, UT Pangkalpinang dan Pemerintah Kabupaten Belitung akan mengembangkan berbagai program kolaboratif, mulai dari sosialisasi pendidikan tinggi, pendampingan calon mahasiswa, pengembangan kompetensi aparatur, hingga kegiatan akademik dan pengabdian kepada masyarakat yang disesuaikan dengan kebutuhan pembangunan daerah.
Pada akhirnya, kolaborasi ini bukan sekadar kerja sama antarlembaga, melainkan ikhtiar membuka lebih banyak kesempatan bagi masyarakat Belitung untuk meraih masa depan melalui pendidikan tinggi. Ketika kuliah dapat diakses tanpa dibatasi pekerjaan, usia, maupun lokasi, semakin besar pula peluang lahirnya SDM unggul yang mampu mendorong kemajuan daerah.



