Kepedulian Sosial Mahasiswa UT Bandar Lampung Raih Penghargaan Kemanusiaan

Bandar Lampung — Komitmen mahasiswa Universitas Terbuka (UT) Bandar Lampung dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan kembali memperoleh apresiasi. Organisasi Mahasiswa (Ormawa) UT Bandar Lampung menerima penghargaan dari Dompet Dhuafa Lampung atas kontribusi aktif dalam Program Lampung Peduli Sumatra, sebuah inisiatif kemanusiaan yang menyasar penguatan solidaritas dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas keterlibatan mahasiswa UT Bandar Lampung dalam berbagai kegiatan sosial yang berorientasi pada kemanusiaan. Melalui program tersebut, mahasiswa berperan langsung dalam aksi penggalangan kepedulian, pendampingan masyarakat, serta kegiatan kolaboratif bersama lembaga sosial.
Dompet Dhuafa Lampung dikenal sebagai lembaga kemanusiaan yang secara konsisten menginisiasi berbagai program sosial, mulai dari penanggulangan bencana hingga pemberdayaan masyarakat melalui pengelolaan zakat, infak, dan sedekah. Dalam pelaksanaannya, Dompet Dhuafa Lampung menjalin kemitraan dengan beragam elemen, di antaranya perguruan tinggi, guna memperluas dampak program. Universitas Terbuka, sebagai perguruan tinggi negeri yang menyelenggarakan sistem pendidikan terbuka dan jarak jauh, memiliki komitmen memperluas akses pendidikan berkualitas bagi masyarakat luas. Kesamaan semangat dalam mendorong kebermanfaatan sosial tersebut kemudian terwujud melalui kolaborasi dalam program Lampung Peduli Sumatra.
Apresiasi diberikan sebagai bentuk pengakuan atas komitmen Ormawa UT Bandar Lampung dalam mendukung aksi-aksi kemanusiaan yang berorientasi pada kepedulian sosial, solidaritas, serta bantuan langsung bagi masyarakat yang membutuhkan. Keterlibatan mahasiswa dalam program ini memperlihatkan bahwa ruang belajar meluas hingga ke tengah realitas sosial dan kehidupan masyarakat.
Ketua Umum Ormawa UT Bandar Lampung, Muhammad Haris Ad’ha, menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan. Ia menekankan bahwa penghargaan tersebut menjadi energi baru bagi mahasiswa untuk terus bergerak.
“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus bergerak dan berkontribusi. Sinergi kebaikan melalui program Lampung Peduli Sumatra membuktikan bahwa langkah kecil yang dilakukan secara bersama-sama dapat memberikan dampak besar bagi sesama,” ujar Muhammad Haris Ad’ha.
Menurutnya, fleksibilitas sistem belajar di Universitas Terbuka memungkinkan mahasiswa tetap produktif di luar akademik, termasuk aktif dalam gerakan sosial. Hal ini sekaligus menegaskan bahwa akses pendidikan yang inklusif mampu melahirkan generasi yang adaptif dan peka terhadap persoalan masyarakat.
Pembina Ormawa UT Bandar Lampung, Dr. Mualimin, M.Pd.I, yang juga Dosen Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Terbuka Bandar Lampung, turut mengapresiasi capaian tersebut. Ia melihat penghargaan ini sebagai refleksi peran strategis mahasiswa dalam menghidupkan nilai-nilai kemanusiaan.
“Penghargaan ini mencerminkan kualitas mahasiswa UT yang unggul secara akademik serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi. Saya berharap Ormawa UT Bandar Lampung dapat terus menjaga semangat kolaborasi, konsistensi, dan integritas dalam setiap gerakan kemanusiaan yang dijalankan,” tutur Dr. Mualimin, M.Pd.I.
Lebih jauh, kolaborasi ini juga selaras dengan semangat Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya Pendidikan Berkualitas (SDG 4), Berkurangnya Kesenjangan (SDG 10), dan Kemitraan untuk Mencapai Tujuan (SDG 17). Keterlibatan mahasiswa dalam aksi kemanusiaan menunjukkan bahwa pendidikan tinggi berperan penting dalam membentuk karakter sosial sekaligus memperkuat jejaring kolaborasi lintas sektor.
Ke depan, Ormawa UT Bandar Lampung berkomitmen terus membuka ruang sinergi dengan berbagai pihak serta memperluas gerakan sosial yang berkelanjutan. Harapannya, kolaborasi yang telah terbangun tidak berhenti sebagai program seremonial, melainkan tumbuh menjadi gerakan kebaikan, inklusif, dan memberi manfaat luas bagi masyarakat.