UT Semarang Lahirkan 850 Lulusan Unggul, Wujud Nyata Komitmen Pendidikan Inklusif

Semarang, 21 Oktober 2025 — Suasana khidmat menyelimuti Gedung Serbaguna The Wujil Convention, Kabupaten Semarang, saat Universitas Terbuka (UT) Semarang melaksanakan prosesi wisuda Periode II Tahun 2025. Sebanyak 850 wisudawan hadir secara langsung dalam acara penuh makna ini, menandai keberhasilan mereka menuntaskan perjuangan akademik sekaligus menjadi bukti nyata komitmen UT dalam mencetak sumber daya manusia unggul bagi bangsa.

Direktur UT Semarang, Drs. Moh Muzammil, menyampaikan bahwa wisuda kali ini merupakan wujud nyata dari peran UT dalam memperluas akses pendidikan tinggi di Indonesia. “Hingga kini, UT Semarang telah membina lebih dari 33 ribu mahasiswa dari berbagai program studi di wilayah Jawa Tengah. Dengan jumlah mahasiswa yang besar ini, kami ingin terus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat,” ujarnya.

Muzammil menambahkan, wisuda kali ini diikuti oleh 850 lulusan dari sekitar 2.000 mahasiswa yang telah diyudisium. Para peserta berasal dari 13 kabupaten dan kota, mulai dari Blora hingga Pemalang.

Tak hanya itu, empat lulusan terbaik turut diumumkan dalam kesempatan itu, di antaranya Ade Lania dari Fakultas Hukum, Ilmu Sosial, dan Ilmu Politik (FHISIP) meraih IPK 3,72, Wahyu Rini Eka Mulyanti dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) dengan IPK 3,8, Eka Alfiandriani dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) dengan IPK 3,88, serta Jony Miftah Maulana Nur dari Fakultas Sains dan Teknologi (FST) dengan IPK 3,86.

Selain dihari oleh Direktur UT Semarang, Direktur Sekolah Vokasi UT, Dr. Mohamad Yunus yang bertugas mewakili Rektor UT menegaskan bahwa pendidikan harus selalu adaptif terhadap perubahan zaman. “Pendidikan tidak boleh berjalan statis, tetapi harus progresif dan jujur dalam prosesnya,” pesannya yang disambut tepuk tangan meriah dari para wisudawan.

Yunus juga menuturkan bahwa Universitas Terbuka kini berstatus Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTNBH) ke-21 di Indonesia. “Di usia yang ke-41 tahun, UT patut bangga menjadi pelopor pendidikan terbuka dan jarak jauh, dengan lebih dari 768 ribu mahasiswa aktif di seluruh Indonesia,” ungkapnya.

Komitmen UT Semarang untuk membuka akses pendidikan tanpa batas ruang dan waktu sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan keempat tentang Pendidikan Berkualitas dan tujuan kesepuluh tentang Pengurangan Kesenjangan. Melalui sistem pembelajaran terbuka dan jarak jauh, UT membuktikan bahwa pendidikan tinggi dapat diakses siapa saja, di mana saja, tanpa terhalang oleh jarak maupun kondisi ekonomi.