Ambon, 30 Juni 2025 – Komitmen Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusianya terus diperkuat. Salah satu langkah strategis diwujudkan oleh Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) IX Ambon, Brigadir Jenderal TNI (Mar) Suwandi, S.A.P., M.M., yang menggelar sosialisasi program pendidikan tinggi Universitas Terbuka (UT) bagi para prajurit dan pegawai negeri sipi di lingkungan Lamtamal.
Bertempat di Gedung Manggala Loka, Mako Lantamal IX. kegiatan ini dihadiri oleh perwira, bintara, tamtama, hingga unsur PNS. Mereka diperkenalkan dengan sistem kuliah fleksibel yang ditawarkan UT—satu-satunya perguruan tinggi negeri di Indonesia yang menyelenggarakan pendidikan terbuka dan jarak jauh (PJJ) secara menyeluruh dan terakreditasi.
“Pendidikan sarjana itu sangat penting. Ke depan, jika ingin mengikuti sekolah lanjutan, misalnya dari Bintara ke Perwira, maka gelar sarjana menjadi syarat utama. Jadi harus dipersiapkan dari sekarang,” tegas Aspers Danlantamal IX, Kolonel Laut (S) Rojilun, yang hadir mewakili Komandan Lantamal IX.
Melalui UT, prajurit mendapatkan solusi akses pendidikan tinggi inklusif, tanpa harus meninggalkan pos tugas. Sistem pembelajaran mandiri berbasis modul cetak dan digital, memungkinkan kuliah dilakukan kapan saja dan di mana saja- bahkan dari atas kapal laut.
Direktur UT Ambon, Yuli Tirtariandi El Anshori, S.IP., M.AP. menegaskan bahwa prajurit tidak perlu khawatir soal beban tugas harian. “UT menawarkan sistem belajar yang fleksibel. Prajurit bisa tetap melaksanakan tugas negara, sembari menempuh pendidikan tinggi tanpa hambatan waktu dan tempat,” jelasnya.
UT juga menyediakan beragam program studi, mulai dari bidang keguruan dan ilmu pendidikan seperti PGSD dan PGPAUD, Ilmu Hukum, Ilmu Pemerintahan, Ilmu Administrasi Negara, Ilmu Komunikasi, Matematika, hingga Sistem Informasi, serta banyak Prodi lainnya. Keberagaman jurusan ini menjadi nilai tambah bagi siapa saja yang ingin mengembangkan karier maupun kapasitas intelektual. Dengan jangkauan sistem daring dan luring, serta ujian online yang fleksibel, UT menjadi pilihan ideal bagi siapa pun yang aktif bekerja, termasuk unsur militer.
Sosialisasi ini menjadi simbol nyata sinergi antara dunia pendidikan dan pertahanan. Hadir pula tim ICT UT, akademisi, serta jajaran Lantamal sebagai bentuk dukungan bersama menciptakan SDM unggul, tangguh, dan adaptif di era digital.
Dengan semangat belajar sepanjang hayat (life long learning), UT membuka pintu bagi siapa saja yang ingin kuliah tanpa batas ruang, waktu, atau profesi. Termasuk mereka yang setiap hari menjaga kedaulatan negeri, namun ingin mengembangkan kapasitas dan kompetensi diri untuk kebermanfaatan masyarakat dan negeri.


