Pada tanggal 15 Mei 2024, perwakilan dari Allama Iqbal Open University (AIOU), Pakistan, mengunjungi Universitas Terbuka (UT) untuk menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS). Acara tersebut dihadiri oleh Wakil Dekan dari semua fakultas dan Kepala Program Studi di UT. Perjanjian Kerja Sama tersebut berfokus pada eksplorasi peluang kolaborasi internasional antara UT dan AIOU. Dr. Rahmat Budiman, Wakil Rektor Bidang Penelitian, Kemitraan, Inovasi, dan Bisnis UT, serta Dr. Zahid Majeed, Direktur Perencanaan Akademik dan Produksi Bahan Ajar AIOU, mewakili institusi masing-masing selama penandatanganan PKS dan sesi pertukaran cinderamata.

Dalam sambutan nya, Dr. Rahmat mendorong Wakil Dekan dan Kepala Program Studi di UT untuk memanfaatkan peluang kerja sama internasional yang dijembatani oleh PKS yang baru saja ditandatangani. Dia juga mengusulkan kemungkinan dosen AIOU memberikan materi perkuliahan kepada mahasiswa UT untuk meningkatkan kolaborasi antar kedua institusi.

Dr. Zahid, dalam penyampaian nya, memperkenalkan AIOU sebagai universitas terbuka publik utama di Pakistan, menyoroti sejarah perjalanan 50 tahunnya, 5 juta lulusan, dan pendaftaran tahunan lebih dari 1 juta mahasiswa yang dimiliki. Dia menyatakan rasa syukur atas kesempatan untuk mengunjungi UT kembali dan menandatangani Perjanjian Kerja Sama lainnya. Dr. Zahid menekankan kesediaan AIOU untuk menerima mahasiswa UT mendaftar pada kelas mereka dan menyoroti manfaat program pertukaran mahasiswa, terbukti dengan banyaknya mahasiswa internasional dari berbagai institusi telah berpartisipasi dalam kolaborasi semacam itu dengan AIOU.


Selama sesi Tanya Jawab (Q&A), Dr. Subekti Nurmawati, Dekan Fakultas Sains dan Teknologi di UT, menanyakan tentang jumlah program studi di AIOU dan pelaksanaan praktikum, terutama yang terkait dengan sains. Dr. Martino Wibowo, Kepala Program Pascadoktoral di Bidang Manajemen di UT, menanyakan strategi untuk menarik minat mahasiswa UT untuk berpartisipasi dalam pertukaran kursus di AIOU. Dr. Zahid menjawab dengan menjelaskan bahwa AIOU menawarkan laboratorium untuk kursus praktikum yang didukung oleh asisten dan bahwa AIOU telah mengembangkan lebih dari 3.000 mata kuliah di 318 program studi. Dia juga menyebutkan bagaimana terjangkaunya kursus di AIOU. Misalnya, biaya untuk menyelesaikan program pascadoktoral kurang dari $2.000.
Dr. Rahmat juga menyoroti program studi baru Pendidikan Islam UT dan mengarahkan potensi kerja sama bermanfaat dengan AIOU, yang memiliki program keuangan dan ekonomi syariah yang baik. Dr. Zahid mencatat bahwa AIOU sering mengundang para ahli dari sektor perbankan Syariah di Pakistan untuk memberikan kuliah dalam program mereka, menawarkan sumber daya yang berharga bagi mahasiswa UT.
Sebagai penutup, Dr. Zahid menekankan pentingnya jaringan, komunikasi yang baik, dan komitmen, yang mendasari keberhasilan kemitraan internasional AIOU. Terutama titik awal keberhasilan kemitraan internasional AIOU terjadi pada tahun 2010 ketika Dr. Zahid bergabung dengan Konferensi Asian Association of Open Universities (AAOU), di mana ia bertemu dengan banyak individu dengan minat dan latar belakang yang sama. Akhirnya, Dr. Rahmat mengarahkan perwakilan fakultas UT untuk menetapkan target untuk kolaborasi internasional dengan AIOU. Setiap fakultas di UT akan menunjuk seorang focal person untuk mengelola inisiatif ini, dan Dr. Zahid menyebutkan bahwa pertemuan virtual antara pihak yang terlibat dari setiap fakultas di UT dan AIOU akan dijadwalkan dalam waktu dekat untuk melanjutkan upaya kolaboratif ini.



