Penandatanganan_Nota_Kesepakatan_BPSDM_Perhubungan_dengan_UT_2017

Bersama UT, BPSDM Perhubungan Bangun E-learning

Selama lebih dari 30 tahun, Universitas Terbuka (UT) telah menyediakan akses pendidikan tinggi melalui sistem Pendidikan Tinggi Terbuka dan Jarak Jauh (PTTJJ). Hal ini tak ayal membuat UT menjadi PTN rujukan bagi berbagai institusi pendidikan di Indonesia bahkan mancanegara, khususnya dalam hal penyelenggaraan PTTJJ. Reputasi ini juga yang tampaknya mendorong Kementerian Perhubungan Republik Indonesia (Kemenhub RI) untuk menjalin kerja sama dengan UT.

Jalinan kerja sama tersebut dimulai dengan acara , yang diadakan pada 22 Maret 2017 di Wisma II UT, Tangerang Selatan. Penandatanganan Nota Kesepakatan Bersama tersebut dilakukan oleh Kepala BPSDM Perhubungan Dr. Wahju Satrio Utomo dan Rektor UT Prof. Ir. Tian Belawati, M.Ed., Ph.D., serta disaksikan oleh para Pejabat di BPSDM Perhubungan dari berbagai wilayah di Indonesia, Pembantu Rektor I, dan juga Pembantu Rektor IV.

Seperti halnya UT, BPSDM Perhubungan merupakan institusi besar yang juga memiliki kompleksitas dalam penyediaan layanan pendidikannya. Institusi ini mengelola 26 sekolah teknis dalam bidang perhubungan darat, laut, dan udara yang tersebar di seluruh Indonesia. Meningkatnya target kebutuhan BPSDM Perhubungan, serta berkembangnya teknologi informasi dan komunikasi saat ini, tak terhindarkan menjadi tantangan dan sekaligus jawaban dalam mengoptimalkan proses belajar di BPSDM Perhubungan.

Oleh karenanya, BPSDM Perhubungan berencana membangun sistem pembelajaran jarak jauh dengan memanfaatkan e-learning. Nantinya, BPSDM Perhubungan dan UT akan bersinergi dalam menyelenggarakan pendidikan dengan sistem jarak jauh (e-learning) bagi peserta didik Sekolah Tinggi, Politeknik, Akademi, dan Balai di lingkungan BPSDM Perhubungan.

Penandatanganan Nota Kesepakatan Bersama antara Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Perhubungan dengan UT 2017

Rektor UT dalam sambutannya menuturkan, UT mendapatkan tugas dari pemerintah untuk memeratakan kesempatan pendidikan tinggi bagi seluruh warga negara di mana pun mereka berada, serta apa pun situasi dan kondisi mereka. Ia meyakinkan bahwa UT dapat membantu program BPSDM Perhubungan yang memiliki peserta didik sangat mobile, karena itulah yang selama ini UT geluti. Secara singkat, ia menerangkan bagaimana UT dapat melayani proses pembelajaran secara fleksibel melalui berbagai modusnya.

Ia menambahkan, selain mempunyai tugas untuk menyelenggarakan program pendidikan sendiri, UT juga mendapatkan tugas tambahan dari Kemenristekdikti untuk membantu siapa saja yang ingin menyelenggarakan program pembelajarannya secara jarak jauh. Ia menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada UT untuk bersama-sama mengembangkan sistem e-learning di lingkungan BPSDM Perhubungan. “Jadi bersama-sama kita kuatkan bangsa ini dengan pagar-pagar yaitu warga negara Indonesia yang berkualitas” tutupnya.

Sementara itu, Kepala BPSDM Perhubungan menyampaikan apresiasinya atas antusiasme UT terhadap langkah kerja sama tersebut. Ia menjelaskan bahwa keberhasilan perhubungan di Indonesia pada akhirnya berpulang kepada kesiapan sumber daya manusianya. Karena itulah BPSDM berencana untuk meningkatkan kompetensi peserta didiknya dengan lebih banyak belajar di lapangan, yang didukung dengan sistem PJJ melalui e-learning. Ia berharap melalui kerja sama ini, BPSDM Perhubungan dapat menghasilkan lulusan yang lebih baik ke depan, serta dapat menjadi manfaat bagi semua pihak.