Di Desa Waru, Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor, Balai Desa tampak lebih ramai dari biasanya. Ibu-ibu, tokoh masyarakat, dan beberapa pemuda berkumpul mengikuti kegiatan edukasi yang dikemas dalam pendekatan pemberdayaan masyarakat. Kehadiran Universitas Terbuka (UT) melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) menjadi awal pelaksanaan Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Nasional Program EQUITY.
Program ini merupakan inisiatif yang didukung LPDP dan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. Melalui kegiatan tersebut, UT menyalurkan keilmuan dosen secara langsung kepada masyarakat sekaligus memberikan ruang edukasi keluarga. Pendekatan yang digunakan bersifat kolaboratif, melibatkan masyarakat setempat dalam proses belajar bersama.
Fokus utama kegiatan adalah literasi keluarga muslim terkait edukasi seksual Islami. Para ibu mendapatkan pelatihan, modul edukatif, serta pendampingan agar mampu menjadi pendidik pertama bagi anak-anak mereka. Materi mencakup adab pergaulan, batas interaksi, hingga pemahaman perlindungan diri dari risiko kekerasan seksual.
“Melalui pelatihan, pendampingan keluarga, dan komunitas ibu sadar edukasi seksual Islami, program ini diharapkan mampu menciptakan keluarga yang komunikatif, harmonis, dan berdaya,” jelas Dr. Ade Imelda Frimayanti, Penanggung Jawab Pengabdian LPPM UT.
Kegiatan berlangsung melalui penyampaian materi, diskusi, berbagi pengalaman, serta pembentukan komunitas yang saling mendukung. Pemerintah Desa Waru menyambut baik pelaksanaan program ini. Sekretaris Desa Waru, Syamsudin, menyatakan bahwa kegiatan tersebut memberi manfaat bagi warga.
Melalui program ini, UT menghadirkan kegiatan edukasi keluarga berbasis materi akademik yang mudah dipahami masyarakat. Program PKM Nasional EQUITY di Desa Waru memberi ruang belajar bagi warga untuk memperkuat komunikasi keluarga dan pemahaman pendidikan anak.


