Dari Kampus untuk Sesama, Universitas Terbuka Hadirkan 1.156 Paket Sembako untuk Pegawai dan Warga Sekitar

Tangerang Selatan, Februari 2026 – Menjelang Ramadhan 1447 Hijriah, suasana hangat terasa di lingkungan Universitas Terbuka (UT) saat Dharma Wanita Persatuan Universitas Terbuka (DWP UT) menggelar Bazar Murah Ramadhan bertema “Ramadhan Indah Bersama DWP UT: Semangat Berbagi Perkuat Silaturahmi dan Empati Sosial”. Para pimpinan universitas, mitra, sponsor, pegawai, hingga warga sekitar berkumpul dalam semangat kebersamaan. Dari kegiatan sosial ini, terkumpul donasi sebesar Rp201.250.000 yang diwujudkan dalam 1.156 paket sembako, melampaui target awal 1.000 paket, sebagai bentuk nyata kepedulian UT terhadap keluarga besar kampus dan masyarakat sekitar.

Acara yang berlangsung di area Universitas Terbuka Convention Center (UTCC) tersebut dihadiri Rektor UT Prof. Dr. Ali Muktiyanto, jajaran pimpinan universitas, mitra, sponsor, serta warga sekitar. Sejumlah perusahaan dan institusi perbankan turut mendukung kegiatan ini, di antaranya PT JNE, PT Macanan Jaya Cemerlang, PT Pos Indonesia, Synergy First Logistics, PT Royal Express Indonesia, PT Jaya Abadi Utama, PT Temprina, PT Gramedia, PT Sarana Katagrafika, dan Bank Tabungan Negara.

Ketua panitia menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian sosial untuk membantu memenuhi kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau, terutama bagi keluarga besar UT dan masyarakat sekitar. “Total donasi yang terkumpul adalah sebesar 201.250.000 dijadikan dalam bentuk paket sembako sejumlah 1.156 yang alhamdulillah ini melebihi target kami 1.000 paket. Tahun lalu kami 650 paket,” ujarnya.

Sebanyak 70 persen paket sembako murah dialokasikan bagi pegawai UT yang membutuhkan melalui proses seleksi, sementara 30 persen lainnya dibagikan kepada warga di sekitar wilayah Pondok Cabai Udik dan Pondok Cabai Ilir. Hasil penjualan sembako murah tersebut juga akan kembali disalurkan kepada rumah yatim, pesantren, serta kaum dhuafa. Tahun lalu, bantuan menjangkau 10 rumah yatim dan belasan penerima lainnya, dan tahun ini diharapkan jumlahnya meningkat.

Ketua Umum DWP UT, Een Sueni, M.Si., menegaskan bahwa bazar ini merupakan komitmen untuk menghadirkan dampak dan manfaat. “Tema kegiatan hari ini bukan sekadar slogan, melainkan komitmen kami untuk menghadirkan kegiatan yang bermanfaat dan mempererat tali silaturahmi di antara kita semua,” katanya.

Rektor UT Prof. Ali Muktiyanto menyebut kegiatan ini sebagai simbol transformasi pengabdian perguruan tinggi kepada masyarakat. “Pendidikan tinggi tidak akan bermakna apa-apa kalau hanya sebagai sebuah menara gading tanpa ada karya nyata. Dan hari ini karya nyata itu dibuktikan,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa UT sebagai perguruan tinggi terbuka dan jarak jauh tidak dapat berdiri sendiri tanpa kolaborasi para mitra. Dengan sekitar 700 dosen dan 1.500 pegawai, UT melayani hampir satu juta mahasiswa di berbagai wilayah. Dukungan sektor perbankan dan logistik menjadi tulang punggung distribusi bahan ajar serta sistem pembayaran yang memastikan mahasiswa dapat belajar tepat waktu.

Kegiatan ini sekaligus sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya Tujuan 4 tentang Pendidikan Berkualitas dan Tujuan 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan. Melalui kolaborasi lintas sektor, UT membuktikan bahwa akses pendidikan dan kepedulian sosial dapat berjalan beriringan.

Menjelang Ramadhan, bazar murah ini menjadi pengingat bahwa pendidikan tidak hanya mencakup proses akademik, melainkan juga upaya menumbuhkan empati, solidaritas, dan kebermanfaatan bagi masyarakat luas. Seiring meningkatnya kebutuhan pokok, kehadiran UT melalui DWP menunjukkan peran kampus terbuka ini dalam memperluas akses belajar sekaligus menghadirkan ruang berbagi bagi sesama.