Tangerang Selatan, 12 November 2025 — Upaya membuka akses pendidikan tinggi yang merata kembali diperkuat Universitas Terbuka (UT) melalui kolaborasi strategis dengan Pemerintah Kabupaten Bone Bolango. Melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama program Beasiswa Guru Bonebol Juara, UT menegaskan komitmennya menghadirkan pendidikan berkualitas yang dapat dijangkau oleh semua kalangan, termasuk para guru di pelosok daerah yang selama ini terkendala jarak maupun kesempatan untuk melanjutkan studi.
Penandatanganan kerja sama yang berlangsung di UT Pusat ini menandai langkah baru bagi para pendidik di Kabupaten Bone Bolango untuk memperoleh kesempatan menempuh pendidikan tinggi jenjang Sarjana melalui Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PGPAUD) di Universitas Terbuka. Program beasiswa ini akan dilaksanakan mulai tahun akademik 2025/2026 Ganjil hingga 2029/2030 Genap.
Wakil Rektor Bidang Riset, Inovasi, Kerja Sama, dan Bisnis UT, Dr. Hendrian, S.E., M.Si., menyampaikan bahwa beasiswa ini menjadi bukti nyata bagaimana kolaborasi dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah.
“Pemberian beasiswa ini adalah niat baik yang membawa dampak baik pula. Kita bersama-sama ingin mencerdaskan kehidupan bangsa, dan inilah salah satu proses luar biasa untuk mewujudkannya,” ujar Hendrian.
“UT mengambil peran penting agar para guru dapat terus mengabdi di daerahnya tanpa harus pergi jauh untuk menempuh pendidikan tinggi. Ini adalah contoh konkret dari semangat kolaborasi untuk mencerdaskan bangsa,” tambahnya.

Melalui sistem pembelajaran terbuka dan jarak jauh yang selama ini menjadi kekuatan UT, para penerima beasiswa dapat menjalankan peran mereka sebagai pendidik sembari melanjutkan pendidikan. Pendekatan ini menjadi solusi strategis bagi wilayah dengan tantangan geografis sekaligus memperkuat kapasitas guru PAUD yang berperan penting dalam fondasi pendidikan anak usia dini.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bone Bolango, Dr. Basir Noho, S.E., M.AP. menyampaikan apresiasi atas sinergi ini sebagai bagian dari komitmen Pemkab dalam meningkatkan kualitas dan kapasitas tenaga pendidik.
“Inilah alasan kenapa disebut Program Beasiswa Guru Bonebol Juara, karena ini sesuai dengan visi Bone Bolango Juara yaitu salah satunya penigkatan kapasitas bagi penggiat pendidikan dan juga tenaga pendidik, baik ASN maupun Non ASN,” ungkapnya.
Program Beasiswa Guru Bonebol Juara juga menjadi wujud nyata bahwa pendidikan tinggi yang berkualitas tidak lagi terbatas pada akses fisik kampus. Dengan pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran jarak jauh, UT terus memecahkan hambatan geografis dan sosial ekonomi, sehingga para pendidik di berbagai daerah tetap memiliki kesempatan untuk berkembang dan berkontribusi lebih luas.
Upaya ini sekaligus menguatkan komitmen terhadap Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas, yang mendorong pemerataan akses pendidikan untuk semua, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, yang menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk pembangunan berkelanjutan.
Dengan terjalinnya kemitraan ini, UT dan Pemkab Bone Bolango menunjukkan bahwa peningkatan kualitas pendidikan bukan hanya wacana, tetapi langkah nyata yang dapat dilakukan bersama. Melalui Beasiswa Guru Bonebol Juara, para guru diberi ruang untuk berkembang tanpa harus meninggalkan pengabdian mereka di daerah. Ke depan, sinergi ini diharapkan menjadi contoh bagaimana pendidikan tinggi yang inklusif, fleksibel, dan terjangkau dapat menjadi motor penggerak lahirnya SDM unggul yang mampu membawa Indonesia menuju masa depan yang lebih berdaya dan berkelanjutan.



