Tangerang Selatan, 8 September 2025 — Cahaya Lentera Nusantara (CLN) Banten kembali menjalin kolaborasi dengan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Terbuka (FEB UT) dalam menyelenggarakan pelatihan dan pembekalan Sistem Informasi Aplikasi Pencatatan Informasi Keuangan (SIAPIK) bagi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Kegiatan ini berlangsung di Kampus Umar Usman Business School, Jalan Balai Desa No. 44, Mekar Jaya, Serpong, Tangerang Selatan, pada Senin, 8 September 2025.
Pelatihan ini merupakan bagian dari program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) FEB UT dan merupakan kelanjutan dari sesi pelatihan pertama yang telah dilaksanakan pada 23 Mei 2025. Acara ini turut dihadiri oleh Anik Rezayanti selaku Manajer Operasional Kampus Umar Usman Business School; Bang Djay, Ketua UMKM Pondok Aren Produktif Kreatif dan Inovatif (Porentif) sekaligus Ketua CLN Banten; serta 40 pelaku UMKM dari wilayah Tangerang Selatan, Kabupaten Tangerang, dan Kota Tangerang yang berasal dari berbagai sektor usaha. Materi pelatihan SIAPIK disampaikan oleh Eka Wirajuang Daurohmah, SE.I., M.Ak, didampingi oleh Rini Subekti, SE., MSc., dan Elisabeth Ria Praningtyas, S.Ak., MSc.

SIAPIK sendiri merupakan aplikasi pencatatan keuangan digital yang dikembangkan oleh Bank Indonesia (BI) untuk membantu pelaku UMKM dalam mengelola keuangan usaha secara sistematis dan efisien. Aplikasi ini memudahkan pencatatan transaksi serta secara otomatis menghasilkan laporan keuangan digital. Laporan tersebut tidak hanya dapat dimanfaatkan untuk menganalisis kinerja usaha, tetapi juga sebagai dokumen pendukung dalam pengajuan pembiayaan ke perbankan. Dengan penguasaan SIAPIK, para peserta UMKM diharapkan dapat mengikuti sesi ketiga sebagai bagian akhir dari rangkaian pelatihan ini, agar mampu menerapkan dalam pengelolaan keuangan usaha mereka, khususnya menjadi lebih mudah mengakses pembiayaan formal, memperluas pasar, dan mengembangkan usaha secara berkelanjutan.
Bagi peserta, pelatihan ini memberikan manfaat langsung: peningkatan literasi keuangan, keterampilan digital, serta pemahaman strategi bisnis berbasis data. Tidak hanya itu, kegiatan ini juga memperkuat jaringan antar-UMKM melalui forum diskusi dan berbagi pengalaman. UT sebagai perguruan tinggi dengan sistem Pendidikan Terbuka dan Jarak Jauh (PTTJJ) menghadirkan keunggulan fleksibilitas, aksesibilitas, serta dukungan pembelajaran berbasis teknologi, sehingga semakin memperluas jangkauan manfaat bagi masyarakat luas.
Kegiatan ini juga memiliki relevansi dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Antara lain SDG 4 (Pendidikan Berkualitas): UT melalui FEB menghadirkan transfer pengetahuan yang relevan dan praktis untuk meningkatkan kapasitas masyarakat. SDG 8 (Pekerjaan Layak & Pertumbuhan Ekonomi): pelatihan SIAPIK memperkuat daya saing UMKM, membuka akses pembiayaan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. SDG 9 (Infrastruktur, Industri, dan Inovasi): mendorong adopsi teknologi digital dalam sistem pencatatan dan manajemen usaha. Juga SDG 17 (Kemitraan untuk Tujuan): kegiatan ini terwujud melalui sinergi UT, CLN Banten, dan BI dalam mendukung ekosistem UMKM.
Pelatihan akan berlanjut pada sesi ketiga sebagai tahap akhir, dengan harapan para peserta mampu menerapkan SIAPIK secara optimal dan berkelanjutan dalam pengelolaan usaha mereka. UT menegaskan komitmennya sebagai Kampus Berdampak yang tidak hanya mendidik, tetapi juga menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui program-program pengabdian dan pemberdayaan.


