Berprestasi di Hungaria! Mahasiswa UT Ini Bikin Forum Internasional Terpukau

Universitas Terbuka (UT) kembali mengharumkan nama Indonesia di kancah global. Kali ini, Fika Nur Sabrina atau yang akrab disapa Fika, mahasiswa Program Studi Akuntansi dari UT Bandung, terpilih menjadi delegasi dalam ajang bergengsi, International Student Leaders Meeting on Sustainability (ISLMS) 2025 yang digelar di University of Szeged, Hungaria, pada 10–12 April 2025.  

Forum internasional bergengsi tersebut mempertemukan mahasiswa dari dari 27 negara dan 57 universitas untuk bertukar gagasan dan solusi terkait isu-isu keberlanjutan. Dalam kesempatan itu, Fika tampil sebagai pembicara dengan membawakan presentasi bertajuk “Penerapan Internet of Things (IoT) dalam Mewujudkan Kampus Berkelanjutan”. ISLMS erat kaitannya dengan indikator 6 dalam UI GreenMetric yaitu Education & Research. Hal ini tercermin dari keterlibatan mahasiswa dalam penelitian dan proyek berbasis SDGs.   

Melalui paparannya, Fika menyampaikan bagaimana teknologi IoT bisa dimanfaatkan secara optimal di lingkungan kampus. Ia menyoroti berbagai aspek mulai dari pengelolaan energi berbasis sensor otomatis, sistem monitoring limbah digital, hingga pemanfaatan data untuk menciptakan ruang belajar yang ramah lingkungan dan efisien. 

“Pengalaman ini membuka wawasan saya tentang pentingnya aksi kolaboratif lintas negara dalam menjawab tantangan keberlanjutan. Saya percaya setiap kampus bisa menjadi laboratorium hidup untuk perubahan,” ujar Fika usai sesi diskusi. 

Presentasi Fika mendapat sambutan hangat dari peserta forum. Sejumlah perwakilan dari negara lain bahkan mengajukan pertanyaan dan menyampaikan ketertarikan untuk menjajaki kolaborasi proyek keberlanjutan berbasis teknologi. Tak hanya membawa gagasan inovatif tentang Internet of Things (IoT) for Green Campus, Fika juga memperkenalkan sistem pembelajaran jarak jauh UT yang berbasis digital, fleksibelm dan inklusif sebagai bagian dari inovasi pendidikan berkelanjutan (sustainable digital education). 

Keikutsertaan Fika dalam ISLMS 2025 bukan hanya menjadi pencapaian pribadi, tetapi juga menjadi refleksi dari komitmen Universitas Terbuka dalam mendorong mahasiswanya untuk aktif dalam forum global, khususnya dalam hal sustainability campus. Sebagai perguruan tinggi negeri berbasis pendidikan terbuka dan jarak jauh, UT terus menumbuhkan semangat kemandirian, inovasi, serta kepedulian sosial di kalangan mahasiswanya. UT semakin mempertegas komitmen dalam kemitraan UI GreenMetric sejak bergabung pada tahun 2011.    

“Fika adalah contoh nyata bahwa mahasiswa UT mampu bersaing di tingkat internasional. Kami sangat bangga dan mendukung penuh partisipasinya. Ini sejalan dengan visi UT untuk mencetak lulusan yang unggul, adaptif, dan berdaya saing global,” kata perwakilan UT dalam keterangan resminya. 

Sebagai kampus yang telah melayani lebih dari 500 ribu mahasiswa dari berbagai penjuru Indonesia dan mancanegara, UT tak henti mendorong keterlibatan aktif sivitas akademik dalam isu-isu strategis dunia. Kegiatan seperti ISLMS menjadi salah satu ajang penting untuk menunjukkan bahwa mahasiswa Indonesia—termasuk dari sistem pembelajaran jarak jauh—memiliki daya saing tinggi di forum global. 

Dengan semangat inovasi dan keberlanjutan yang terus digaungkan, UT berharap semakin banyak mahasiswa yang aktif dalam forum internasional dan membawa nama Indonesia serta pendidikan jarak jauh ke panggung global. Keikutsertaan mahasiswa UT dalam ajang seperti ISLMS juga memperkuat kontribusi Indonesia dalam pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), terutama dalam bidang pendidikan, inovasi, dan kolaborasi global.