500 Pelajar Dapat Layanan Pemeriksaan Mata, Kacamata & Sepatu Gratis: Baksos Dies UT-41 Hadirkan Dampak Nyata untuk Pendidikan! 

Tangerang Selatan, 11 September 2025 – Dalam rangka memperingati Dies Natalis ke-41, Universitas Terbuka (UT) kembali menunjukkan perannya sebagai Kampus Berdampak melalui kegiatan Bakti Sosial berskala besar sebagai salah satu wujud pengabdian kepada masyarakat . Acara yang berlangsung di Universitas Terbuka Convention Center (UTCC) Kantor Pusat UT, Tangerang Selatan ini melibatkan dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, Dharma Wanita Persatuan UT—dan berkolaborasi dengan OneSight EssilorLuxottica Foundation serta MNC Peduli. 

Program Bakti Sosial tahun ini difokuskan untuk membantu para pelajar dari keluarga kurang mampu agar dapat mengakses kebutuhan dasar dalam mendukung proses belajar dan kehidupan sehari-hari. Sebanyak 500 siswa tingkat SD, SMP, dan SMA menerima layanan pemeriksaan mata gratis, kacamata resep, serta sepatu sekolah. 

Para penerima manfaat dipilih berdasarkan dua kriteria utama: memiliki kriteria medis (memiliki gangguan penglihatan yang dapat dikoreksi dengan kacamata) dan kriteria kendala ekonomi (memiliki keterbatasan finansial untuk perawatan mata atau perlengkapan sekolah). Para siswa penerima manfaat tersebut berasal dari 12 sekolah di Tangerang Selatan, di antaranya SDN Benda Baru 03, SMPN 1 Tangerang Selatan, SMPN 9 Tangerang Selatan, SMAN 1 Tangerang Selatan, dan sekolah lainnya. 

Prof. Dra. Dewi Artati Padmo Putri, M.A., Ph.D. selaku Ketua Dies Natalis ke-41 UT menegaskan bahwa Bakti Sosial ini didasari oleh berbagai penelitian yang menunjukkan bahwa gangguan penglihatan yang tidak terkoreksi merupakan salah satu hambatan utama dalam proses belajar. “Dengan memastikan siswa memiliki akses terhadap perawatan mata yang memadai serta kebutuhan dasar seperti sepatu sekolah, UT berupaya membuka peluang bagi peningkatan prestasi akademik, partisipasi lebih besar di kelas, dan kepercayaan diri yang lebih tinggi bagi para pelajar muda,” pungkasnya. 

Selaras dengan hal tersebut, Plt. Wakil Rektor Bidang Keuangan, Sumber Daya, dan Umum, Adrian Sutawijaya, S.E., M.Si., yang sangat mengapresiasi kolaborasi strategis ini. Beliau menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi di bidang pengabdian kepada masyarakat. “Bakti Sosial UT adalah wujud nyata kepedulian UT dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Kami berharap kegiatan ini menumbuhkan semangat belajar dan menjadi motivasi bagi generasi muda untuk meraih masa depan lebih cerah,” jelasnya. 

Komitmen serupa juga disampaikan oleh para mitra. Head of Commercial Frame and Head of Trade Marketing OneSight EssilorLuxottica Foundation, Dailami Aziz menekankan bahwa kegiatan ini sejalan dengan misi global mereka untuk menghapuskan gangguan penglihatan yang tidak terkoreksi dalam satu generasi. Beliau menyampaikan bahwa Baksos ini merupakan langkah strategis yang memberikan manfaat positif, khususnya dalam bidang kesehatan dan juga pendidikan. Dailami juga berharap bahwa kegiatan ini akan terus berlangsung setiap tahunnya dan memberikan manfaat. “Kami berharap kolaborasi dengan UT terus berlanjut dan semakin banyak pelajar yang mendapat manfaat nyata,” tutupnya.  

Sementara itu Arisma Ranisa, selaku Partnership Lead MNC Peduli juga menyambut baik kegiatan UT ini. “UT dan kami memiliki misi yang sama, yaitu memiliki kepedulian terhadap pendidikan dan ini sejalan dengan program kami. Harapannya kegiatan ini dapat membuat siswa semakin meningkat semangat belajarnya dan dapat memberikan dampak bagi masa depan mereka,” ujarnya.  

Dalam pelaksanaan kegiatan, layanan pemeriksaan mata gratis dan penyediaan kacamata ini didukung sepenuhnya oleh OneSight EssilorLuxottica Foundation, sementara MNC Peduli berperan dalam dukungan publikasi dan penyebaran informasi agar program ini menjangkau lebih luas. OneSight EssilorLuxottica Foundation merupakan organisasi amal resmi yang berkomitmen untuk menghapuskan gangguan penglihatan yang tidak terkoreksi dalam satu generasi. Sebagai bagian dari komitmen EssilorLuxottica untuk mewujudkan akses layanan penglihatan universal, Foundation bekerja memperluas akses bagi jutaan orang di komunitas yang kurang terlayani di seluruh dunia. Foundation ini juga menjadi mitra kolaborasi global dari inisiatif SPECS 2030 yang diluncurkan oleh World Health Organization (WHO), yang berfokus pada penanganan kelainan refraksi, pencegahan miopia, dan peningkatan akses layanan penglihatan di wilayah dengan sumber daya terbatas. 

Bakti Sosial Dies ke-41 ini tidak hanya memperkuat peran UT sebagai institusi pendidikan, tetapi juga menegaskan kontribusi sosialnya bagi masyarakat. Langkah ini selaras dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3 (Good Health and Well-being) melalui peningkatan kesehatan mata, SDG 4 (Quality Education) dengan mendukung keberhasilan belajar siswa, serta SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui kolaborasi lintas sektor. 

Melalui langkah Baksos ini, Universitas Terbuka semakin konsisten menunjukkan komitmen sebagai kampus yang tidak hanya memberi akses pendidikan tinggi untuk semua, tetapi juga menghadirkan dampak langsung nyata bagi masyarakat luas dalam mengatasi hambatan dasar untuk meraih pendidikan berkualitas.