Jayapura, 23 Juni 2025 — Rasa bangga dan haru menyelimuti keluarga besar Universitas Terbuka (UT) Jayapura. Salah satu mahasiswanya, Jerry Oliver Simunapendi, berhasil terpilih sebagai delegasi Papua Tengah dalam ajang Singapore-Indonesia Youth Leaders Program (SIYLP) 2025. Mahasiswa Program Studi S1 Sastra Inggris Bidang Minat Penerjemahan ini akan menjadi bagian dari pemuda terpilih yang mewakili Indonesia dalam program kepemudaan bergengsi di kawasan Asia Tenggara.
Terpilihnya Jerry bukanlah sebuah kebetulan, melainkan hasil dari semangat, dedikasi, dan kerja kerasnya selama ini. Jerry dikenal aktif dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan dan kepemudaan di wilayah Papua Tengah, serta memiliki ketertarikan besar dalam bidang komunikasi lintas budaya dan isu sosial. Melalui seleksi ketat yang melibatkan peserta dari berbagai daerah, Jerry membuktikan bahwa mahasiswa dari sistem pendidikan jarak jauh juga mampu tampil membanggakan di panggung internasional.
“Ini adalah kesempatan langka dan saya sangat bersyukur bisa membawa nama UT dan Papua Tengah ke ajang internasional. Semoga pengalaman ini bisa saya bagikan kembali ke teman-teman muda lainnya di daerah,” ujar Jerry penuh semangat.
SIYLP adalah program kolaborasi antara pemerintah Indonesia dan Singapura yang bertujuan memperkuat jejaring kepemimpinan pemuda di kedua negara. Program ini tidak bersifat kompetitif, namun menjadi wadah dialog, pertukaran gagasan, dan pengembangan proyek sosial lintas budaya. Keikutsertaan Jerry menjadi bukti nyata bahwa sistem pendidikan terbuka seperti UT mampu mencetak pemimpin muda yang berdaya saing global.
Prestasi ini juga mempertegas bahwa lokasi geografis bukanlah penghalang untuk bermimpi dan berkontribusi. Dari tanah Papua, Jerry membuktikan bahwa semangat belajar dan keterlibatan aktif dalam isu-isu sosial bisa membuka jalan ke panggung dunia. UT Jayapura turut mengapresiasi pencapaian ini sebagai inspirasi bagi seluruh mahasiswa untuk terus melangkah maju dan percaya diri menembus batas.
Selamat untuk Jerry Oliver Simunapendi. Semoga pengalaman ini menjadi awal dari kiprah yang lebih luas, dan semakin banyak mahasiswa UT lainnya yang berani bersuara, berkarya, dan menginspirasi—dari mana saja, untuk dunia.


