Tangerang Selatan, 22 Mei 2025 — Universitas Terbuka (UT) kembali menjadi pusat perhatian dalam transformasi pendidikan digital di Indonesia. Kali ini, UT menerima kunjungan benchmarking dari Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan (BPPK) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) pada Kamis, 22 Mei 2025, bertempat di Ruang Cemara, Gedung Serbaguna UT Lantai 2.
Kegiatan diawali dengan penayangan profil UT dan sambutan dari Plt Wakil Rektor Bidang Riset Inovasi, Kerja Sama dan Bisnis UT, Rahmat Budiman, S.S., M. Hum., Ph.D. serta Kepala BPPK Kemenkeu, Andin Hadiyanto, S.E., M.A., Ph.D. Dalam sambutannya, Rahmat Budiman, Ph.D. menyampaikan apresiasi atas ketertarikan BPPK Kemenkeu terhadap sistem PTTJJ yang dikembangkan UT. “Terima kasih atas kehadiran delegasi BPPK Kemenkeu, UT dengan senang hati akan memberikan wawasan terkait penerapan sistem pendidikan jarak jauh yang menjadi solusi strategis untuk memperluas akses pendidikan berkualitas di seluruh Indonesia di era digital ini, “ ujarnya.


Selanjutnya, Andin Hadiyanto, Ph.D. menegaskan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk menggali insight baru dari UT sebagai pelopor sistem pembelajaran terbuka dan jarak jauh sehingga layak menjadi model benchmarking pengembangan pembelajaran berbasis digital.
Dalam sesi diskusi utama, Prof. Aminudin Zuhairi, Ph.D., Guru Besar UT, memaparkan filosofi dan praktik Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) yang telah dikembangkan UT selama lebih dari 40 tahun. Beliau menekankan prinsip inklusivitas, fleksibilitas, dan lifelong learning sebagai dasar keberhasilan UT dalam menjangkau jutaan mahasiswa di seluruh nusantara dan mancanegara.
Sementara itu, Dimas Agung Prasetyo, S.Kom., M.Sc., selaku Kepala Pusat Pengelolaan Pembelajaran (PBB) UT, memaparkan bagaimana UT mengembangkan Learning Management System (LMS) yang tangguh, user-oriented, dan scalable untuk memastikan proses belajar yang adaptif dan responsif. Dimas juga menjelaskan bagaimana tim akademik dan teknis di UT menggabungkan teknologi seperti AI, chatbot, hingga learning analytics dalam mendukung proses belajar mengajar.
Sesi diskusi diakhiri dengan penyerahan cinderamata dan sesi foto bersama menandai komitmen kerja sama dan sinergi kedua institusi dalam memajukan pendidikan berbasis digital. Kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan ke Pusat Produksi Bahan Ajar Multimedia (P2BAM) UT, tempat lahirnya berbagai konten pembelajaran digital UT dalam berbagai format, mulai dari video, audio, modul interaktif, hingga animasi edukatif.

Benchmarking ini menjadi langkah strategis BPPK Kemenkeu untuk memperkaya perspektif dan praktik terbaik dalam pengelolaan pembelajaran digital, serta membuka peluang kolaborasi berkelanjutan dengan UT, sebagai pelopor pendidikan jarak jauh terbuka di Indonesia.



