Siapa Sangka! Finalis Putri Indonesia 2025 Ini Ternyata Kuliah Di Universitas Terbuka 

Zenab Fadila Ahaya, sosok inspiratif asal Gorontalo, sukses menembus ajang bergengsi Putri Indonesia 2025 sebagai finalis yang akan mewakili Provinsi Gorontalo. Model berbakat binaan MM Karawo Gorontalo ini akan tampil dalam malam puncak pemilihan Putri Indonesia yang dijadwalkan berlangsung pada 2 Mei 2025.  

Keberhasilan Fadila bukan hanya menjadi kebanggaan pribadi, tapi juga simbol hadirnya perempuan Gorontalo di panggung nasional, membawa misi budaya, inklusivitas, dan pendidikan untuk Indonesia yang lebih baik. 

Perjalanannya menuju panggung Putri Indonesia tak mudah. Ia harus bersaing melalui proses seleksi ketat dalam audisi nasional yang diselenggarakan Yayasan Putri Indonesia (YPI) di Graha Mustika Ratu, Jakarta. Terpilihnya Fadila menjadi bukti bahwa Gorontalo punya talenta luar biasa yang siap bersaing dengan wakil dari berbagai daerah. 

Salah satu hal yang membuat perjalanan Fadila semakin istimewa adalah advokasi yang diusungnya. Ia berkomitmen untuk memberikan pelatihan keterampilan kepada anak-anak berkebutuhan khusus di Sekolah Luar Biasa (SLB) Kota Gorontalo. Baginya, inklusivitas adalah kunci dalam pembangunan berkelanjutan, sejalan dengan tujuan Sustainable Development Goals (SDGs), terutama dalam menciptakan pendidikan yang berkualitas dan peluang kerja yang setara bagi semua. 

Selain itu, Fadila juga aktif dalam mempromosikan sulaman karawo, warisan budaya khas Gorontalo. Sulaman ini tidak hanya menjadi simbol identitas daerah, tetapi juga bagian dari upaya mengembangkan ekonomi kreatif yang berkelanjutan. Dengan memperkenalkan karawo di tingkat nasional, Fadila ingin membantu meningkatkan daya saing produk lokal di pasar yang lebih luas. Langkah ini selaras dengan tujuan SDGs dalam mendukung pertumbuhan ekonomi inklusif dan pemberdayaan perempuan melalui industri kreatif. 

Sebagai finalis Putri Indonesia, Fadila juga punya misi untuk memperkenalkan potensi wisata Gorontalo. Ia akan mempromosikan ekowisata hiu paus sebagai daya tarik utama, sekaligus membawa nasional costume bertema Tumbilotohe, festival cahaya tradisional Gorontalo yang sarat nilai budaya dan religius. 

Menariknya, di balik pencapaiannya yang gemilang, Fadila tetap mengutamakan pendidikan. Ia saat ini tercatat sebagai mahasiswa Program Studi Pariwisata di Universitas Terbuka (UT) Gorontalo. Pilihan Fadila untuk menempuh pendidikan di UT adalah bukti bahwa pendidikan tak perlu dikorbankan demi karier. Dengan sistem belajar jarak jauh yang fleksibel, UT memungkinkan mahasiswa berprestasi seperti Fadila tetap bisa mengejar mimpi di dua dunia sekealigus: akademik dan modeling ataupun kontes kecantikan. UT memberikan kesempatan bagi siapa saja untuk terus belajar dan berkembang tanpa batasan ruang dan waktu. 

Fadila bukanlah sosok yang baru dalam dunia modeling dan kontes kecantikan. Sejak bergabung dengan MM Karawo Gorontalo, ia telah mengukir berbagai prestasi di tingkat daerah maupun nasional. Pada 2023, ia berhasil menjuarai Top Model Indonesia Gorontalo kategori Miss, yang kemudian membawanya mewakili Gorontalo dalam ajang Miss Grand Tourism Indonesia 2024. Tak berhenti di situ, Fadila juga menjadi model runway dalam Indonesia Fashion Week 2024. Kesuksesannya semakin bersinar ketika ia meraih posisi Runner Up II Putri Tenun Songket Indonesia 2024. 

erjalanan Fadila membuktikan bahwa dengan dedikasi, kerja keras, dan komitmen terhadap pendidikan, siapapun bisa mencapai impian dan memberi dampak positif. Lewat keikutsertaannya di Putri Indonesia 2025, Fadila tidak hanya membawa semangat perempuan Gorontalo, tapi juga memperjuangkan budaya, keberlanjutan, dan pendidikan inklusif untuk masa depan Indonesia yang lebih baik

Kini, semua mata tertuju padanya—Zenab Fadila Ahaya, mahasiswa Universitas Terbuka yang siap menginspirasi dari panggung Putri Indonesia 2025.