Saat Lima Universitas Terbuka Asia Bersatu: Kolaborasi dan Inovasi untuk Masa Depan Pendidikan  

Penang, Malaysia – OU5 Retreat 2025 sukses digelar pada 23–25 April 2025 di Angsana Teluk Bahang, Penang. Acara ini mempertemukan lima universitas terbuka terkemuka di Asia: Universitas Terbuka (UT), Sukhothai Thammathirat Open University (STOU), University of the Philippines Open University (UPOU), Hanoi Open University (HOU), dan Open University Malaysia (OUM). 

Kegiatan dibuka dengan sambutan hangat dari Presiden OUM, Prof. Dr. Ahmad Izanee Awang, yang mengapresiasi partisipasi seluruh delegasi. Para pimpinan OU5 lainnya, termasuk Rektor UT, juga menyampaikan remarks penting. Dalam pidatonya, Rektor UT menekankan pentingnya Open University untuk mengangkat kekuatan unik masing-masing dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat. Ia juga mendorong keterlibatan dosen muda dalam memimpin inovasi di kampus masing-masing. Sebagai Presiden AAOU, Rektor UT turut melaporkan perkembangan finalisasi sistem akreditasi AAOU yang akan terus diperbaharui dalam pertemuan mendatang. 

Selanjutnya, OU5 Retreat diwarnai dengan berbagai sesi paralel. Delegasi peneliti dari masing-masing OU berkumpul membahas progres proyek riset kolaboratif 2025. Di sisi lain, para presiden universitas mengadakan pertemuan membahas berbagai agenda strategis, seperti: 

  • Nominasi peneliti untuk proyek riset 2026, 
  • Update sistem akreditasi AAOU, 
  • Pengembangan micro-credentials dan MOOCs, 
  • Proposal matching grant untuk riset kolaboratif, 
  • Serta jadwal OU5 Meeting selanjutnya di Thailand, yang akan dipandu oleh STOU. 

Pada sesi penutupan, Prof. Dr. Ahmad Izanee Awang memberikan rasa terima kasih sebesar-besarnya terhadap delegasi OU5 yang telah memberikan hasil yang terbaik. 

“OUM hopes that the spirit of collaboration in OU5 will continue for many years to come” seluruh peserta disambut oleh Asst. Prof. Dr. Phanompatt Smitananda, Acting President STOU, yang secara resmi mengundang semua delegasi untuk hadir di OU5 Retreat berikutnya di Thailand.  

Ia juga mengajak peserta untuk menikmati keindahan Phuket yang akan menjadi salah satu destinasi dalam program sosial mereka. Selain itu, diumumkan pula bahwa OU5 Meeting tahun 2026 akan dilaksanakan di Vietnam, dengan HOU sebagai tuan rumah selanjutnya. 

Tidak hanya padat diskusi, OU5 Retreat 2025 juga menghadirkan program sosial dimana para peserta OU5 melakukan kegiatan Beach Cleaning yang dikoordinasikan oleh OUM. selain itu, Para peserta juga menikmati kunjungan ke berbagai situs bersejarah UNESCO di George Town, seperti Penang Hill dan Armenian Street mempererat ikatan antar peserta dalam suasana santai dan inspiratif. 

OU5 Retreat 2025 membuktikan bahwa kolaborasi lintas negara dalam dunia pendidikan terbuka adalah kekuatan besar untuk mendorong inovasi, pemerataan pendidikan, dan penguatan riset di kawasan Asia.