Awal 2025: Program Doktor Ilmu Manajemen UT Luluskan Pakar Intellectual Capital

Tangerang Selatan, 14 Januari 2025 – Suasana penuh haru dan kebanggaan menyelimuti Ruang Rasamala, Wisma 2 Universitas Terbuka (UT) pada Selasa (14/1). Dewi Cahyani Pangestuti, dengan NIM 530057831 Mahasiswa Program Doktor Ilmu Manajemen Universitas Terbuka Daerah Bogor, berhasil menjalani ujian terbuka tugas akhir program studi doktor (TAPD) dan mempertahankan dan mempromosikan disertasinya di hadapan para penguji serta tamu undangan.
Acara ini dihadiri langsung oleh Wakil Rektor III (Prof. Paken Pandiangan) dan Wakil Rektor IV bapak (Dr. Rahmat Budiman) Universitas Terbuka, yang turut menyaksikan pencapaian akademik tersebut. Selain itu, keluarga serta rekan kerja dari Fakultas Ekonomi Universitas Veteran Jakarta juga hadir memberikan dukungan moral kepada Dewi.
Dalam ujian terbuka ini, Dewi mempresentasikan disertasinya yang berjudul “Determinan Modifikasi Enterprise Risk Management dan Pengaruhnya Terhadap Kinerja yang Dimoderasi Intellectual Capital (Studi Kasus Pada Sektor Pertambangan di Asia Tenggara).” Penelitian ini mengembangkan Modified Enterprise Risk Management Index dan mengkaji peran Intellectual Capital dalam meningkatkan kinerja perusahaan tambang di Asia Tenggara.
Di bawah bimbingan Prof. Dr. Ali Muktiyanto, S.E., M.Si sebagai Promotor, serta Dr. Ira Geraldina, S.E., M.S., Ak., CA dan Dr. Darmawan, M.AB, CFRM sebagai Ko-Promotor, penelitian ini berhasil menunjukkan kebaruan dalam bidang manajemen risiko. Setelah melalui sesi tanya jawab yang berlangsung dengan interaktif, Dewi dinyatakan lulus dengan hasil memuaskan dan resmi menyandang gelar Doktor Ilmu Manajemen.
Direktur Pascasarjana mengatakan bahwa: “Keberhasilan ini tidak hanya menjadi pencapaian pribadi, tetapi juga memberikan kontribusi bagi perkembangan ilmu manajemen risiko, khususnya di sektor pertambangan Asia Tenggara”. Universitas Terbuka berharap penelitian ini dapat menjadi referensi bagi akademisi dan praktisi dalam mengelola risiko perusahaan secara lebih efektif.