Kolaborasi Strategis di Seminar Akademik: UT & Bank Muamalat Bersama Cetak Generasi Emas Nusantara 

Universitas Terbuka (UT), sebagai salah satu Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan pelopor Pendidikan Tinggi Terbuka dan Jarak Jauh (PTTJJ) di Indonesia, terus menunjukkan komitmennya dalam menghasilkan lulusan yang berkualitas dan kompetitif. Memasuki usia ke-40, UT semakin menegaskan perannya dalam memperluas akses pendidikan, dengan lebih dari 671 ribu mahasiswa aktif dan 2 juta alumni yang tersebar di seluruh dunia. Melalui 4 (empat) fakultas dan Sekolah Pascasarjana, UT terus menghadirkan terobosan inovasi dalam Pendidikan Tinggi Terbuka dan Jarak Jauh (PTTJJ) untuk menjangkau berbagai kalangan masyarakat. 

Komitmen ini diwujudkan melalui berbagai kegiatan akademik, termasuk penyelenggaraan Seminar Akademik Wisuda, sebagai bagian dari rangkaian Upacara Wisuda Periode 1 Wilayah 2 Tahun Akademik 2024/2025. Seminar ini menggarisbawahi peran strategis UT dalam menciptakan generasi emas yang siap membawa Indonesia mencapai visi besar Indonesia Emas 2045. Dengan mengusung tema “Ciptakan Generasi Emas Berkualitas Sampai di Tapal Batas”, seminar ini digelar pada Senin, 18 November 2024, di Universitas Terbuka Convention Center (UTCC), Pondok Cabe, Tangerang Selatan, serta disiarkan secara daring melalui Youtube UTTV. 

Seminar Akademik ini dihadiri oleh Rektor UT, Prof. Ojat Darojat, M.Bus., Ph.D., para Wakil Rektor UT, dan para jajaran pimpinan di lingkungan UT. Seminar Akademik ini juga turut dihadiri oleh Penta Peturun, S.Sos., S.H., M.H., Staf Khusus Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia; Andri Susila, S.T., M.Si., Direktur Bina Kelembagaan Pelatihan Vokasi; Karno, Direktur Utama PT Bank Muamalat Indonesia Tbk.; Dedy Suryadi Dharmawan, SEVP Retail Banking; Agung Prambudi, RCEO Jakarta; Marga Yudha Santi Utami, RTFM Jakarta West; M Rizky Eka Saputra, Branch Manager, Afrid Wibisono, Direktur Muamalat Institute. 

Kegiatan Seminar Akademik diawali oleh sambutan sekaligus pembukaan Seminar Akademik oleh Wakil Rektor 1 UT Bidang Akademik, Dr. Mohamad Yunus, S.S., M.A. yang akan menyampaikan apresiasi kepada para calon wisudawan atas pencapaian mereka. Di awal sambutannya, Mohamad Yunus menyampaikan bahwa tema yang diusung kali ini sangat menarik. “Ini sangat berkait dengan apa yang sedang kita gelorakan bersama yaitu program Indonesia Emas 2045,” pungkasnya. Beliau juga menekankan bahwa saat ini Indonesia sedang menghadapi bonus demografi yang mana keadaan ini dapat menjadi peluang sekaligus tantangan. “Kita harus berupaya dan berusaha secara serius dalam menyiapkan Indonesia emas. Ini mengingatkan pada kita semua akan cita-cita besar bangsa untuk membentuk generasi emas yang akan menghantarkan Indonesia mencapai Indonesia yang maju dan demokratis,” tambahnya. 

Selaras dengan cita-cita tersebut, Staf Khusus Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Penta Peturun, S.Sos., S.H., M.H. dalam paparannya menyoroti peran strategis Universitas Terbuka (UT) dalam mendukung perlindungan sosial melalui pendidikan tinggi. UT dinilai mampu memberikan solusi bagi masyarakat pekerja untuk meningkatkan kompetensi dan kapasitas mereka tanpa harus meninggalkan pekerjaan. Penta Peturun juga menjelaskan bahwa sertifikasi yang diperoleh melalui program Balai Latihan Kerja (BLK) dapat menjadi landasan untuk melanjutkan pendidikan di UT, sehingga peserta dapat meraih ijazah pada bidang yang relevan. Hal ini menunjukkan komitmen UT dalam menjembatani kebutuhan dunia kerja dengan akses pendidikan berkualitas, sekaligus mendukung pengembangan sumber daya manusia Indonesia yang kompeten dan berdaya saing.  

Seminar akademik wisuda ini juga menjadi momentum penting dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Universitas Terbuka dan PT Bank Muamalat Indonesia Tbk melakukan penandatanganan tentang Kerja Sama Tri Dharma Perguruan Tinggi dan Penyediaan dan Pemanfaatan Layanan Jasa Perbankan yang melingkupi 1) Pendidikan; 2) Penelitian; 3) Pengabdian kepada Masyarakat; 4) Merdeka Belajar Kampus Merdeka dan; 5) Pelayanan perbankan syariah dalam rangka mendukung dan mewujudkan iklim yang kondusif bagi pengembangan ekonomi dan keuangan syariah nasional. MoU ini ditandatangani oleh Prof. Ojat Darojat, M.Bus., Ph.D. selaku Rektor UT dan Karno selaku Plt. Direktur Utama PT Bank Muamalat Indonesia Tbk.  

Rektor UT, Prof. Ojat Darojat, M.Bus., Ph.D., menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah strategis untuk mendukung penyelenggaraan pendidikan yang inklusif, inovatif, dan berkelanjutan. “Kemitraan ini diharapkan memberikan manfaat nyata bagi mahasiswa, alumni, dan masyarakat luas,” ujarnya. Sementara itu, Karno, Plt. Direktur Utama Bank Muamalat, menambahkan, “Kami sangat senang dapat bekerja sama dengan UT, institusi yang memiliki visi besar dalam memajukan pendidikan tinggi di Indonesia. Bank Muamalat siap mendukung berbagai program UT demi menciptakan generasi emas yang unggul.” 

Selain itu, seminar ini memberikan ruang bagi calon wisudawan untuk berbagi pengalaman melalui sesi Temu Wicara bersama pimpinan UT yang dipandu oleh Dr. Pardamean Daulay, S.Sos., M.Si. Interaksi ini memperkuat hubungan emosional antara mahasiswa dan pimpinan, menciptakan kenangan berharga di akhir perjalanan studi mereka.  Seminar ini juga menghadirkan momen inspiratif dari para calon wisudawan yang diawali oleh pemberian motivasi oleh Prof. Gorky M. Sembiring. Beliau memaparkan betapa beragamnya latar belakang dan kondisi para calon wisudawan/wisudawati UT, antara lain Surjono Hadi Sutjahjo yang merupakan Profesor Bidang Genetik dan Pemuliaan Tanaman sebagai wisudawan tertua; lalu Yusak Yohanis Izaac dan Melda Laka Baba yang menjadi wisudawan/wisudawati terunik karena keduanya adalah suami istri yang secara bersamaan berkuliah di UT; dan Sarlince Ina Kii yang merupakan wisudawan pejuang asal Sumba Barat, sebagai representasi perjuangan dari wilayah 3T. 

Keseluruhan rangkaian seminar ini menegaskan peran UT dalam memberikan pendidikan tinggi berkualitas tanpa batas. Telah lebih dari 4 dasawarsa UT turut berkontribusi dalam mencetak generasi emas dengan mengembangkan program studi yang relevan dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan industri. Tidak hanya itu, yang terpenting UT telah berkontribusi dalam kemajuan pendidikan tinggi di Indonesia, terutama dalam membuka akses pendidikan tinggi yang berkualitas bagi seluruh lapisan masyarakat. Ini dapat terlihat dari UT dalam meningkatkan Angka Partisipasi Kasar (APK) Perguruan Tinggi yang mana UT berkontribusi 4% terhadap APK PT di Indonesia. Dengan hadirnya UT, diharapkan dapat meningkatkan APK PT di Indonesia dan juga melalui layanan pendidikan yang berkualitas UT dapat mencetak lulusan yang kompeten, berintegritas, dan siap bersaing di kancah global. 

Dengan semangat ini, UT berkomitmen tidak hanya mencetak lulusan, tetapi juga membangun masa depan bangsa yang lebih cerah, membawa Indonesia menuju kejayaan melalui pendidikan tinggi yang inklusif tanpa batas. Melalui seminar akademik serta kolaborasi strategis seperti dengan Bank Muamalat, UT berkomitmen mendukung pembangunan sumber daya manusia unggul yang mampu membawa Indonesia menuju masa depan yang gemilang. 

UT Berikan Pendidikan Tinggi Berkualitas Tanpa Kenal Batas!