Dalam upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan mendukung pembangunan berkelanjutan, Universitas Terbuka (UT) bersama Universitas Sumatera Utara (USU) dan PT Arutmin Indonesia Kintap Mine meluncurkan program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Nasional. Program ini bertujuan untuk memperkuat potensi lokal melalui berbagai kegiatan pendidikan, pelatihan, dan pembinaan ekonomi berkelanjutan, serta mendukung keterampilan masyarakat dalam mengelola sumber daya lokal.

Rektor UT, Prof. Drs. Ojat Darojat, M.Bus., Ph. D. bersama sejumlah pejabat UT Banjarmasin mengadakan kunjungan yang berlangsung selama empat hari yaitu pada tanggal 23-26 Oktober 2024 ke Site Kintap dan Desa Paku Alam, Banjarmasin. Kunjungan ini diselenggarakan dalam rangka kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) kolaborasi antara UT, USU, dan PT Arutmin. Prof. Ojat menyampaikan bahwa sinergi antara akademisi dan industri sangat penting untuk menghasilkan program yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat sekitar.
Dalam kegiatan ini Rektor UT didampingi oleh Dra. Yusrafiddin, M.Pd. selaku Kepala Pusat Pengabdian Kepada Masyarakat dan Ir. Mochamad Priono, M.Si. selaku Direktur UT Banjarmasin. Dalam kunjungannya ke Site Kintap pada Kamis, 24 Oktober 2024, Rektor UT disambut oleh Mine Manager Arutmin Batulicin Satui (BASATU), Cipto Prayitno. Kegiatan di Site Kintap juga melibatkan sesi kegiatan Temu Wicara dan Sarasehan dengan mahasiswa serta peserta program Kintap Cerdas, yang merupakan bagian dari kegiatan PKM di daerah tersebut.
Keesokan harinya, pada Jumat, 25 Oktober 2024, Rektor UT dan rombongan melanjutkan kegiatan di Desa Paku Alam untuk meggelar “Mini Expo”, pameran hasil PKM yang melibatkan produk-produk lokal yang diciptakan oleh mahasiswa dan dosen. Acara ini juga dihadiri oleh Muspika Desa Paku Alam serta berbagai pemangku kepentingan lainnya. Beberapa produk yang dipamerkan ke masyarakat di antaranya adalah pembuatan produk makanan olahan seperti Seluang Krispy, Jamur Krispy, Sepat Krispy, dan Pisang Krispy, pembuatan sirup dari jeruk, pemberdayaan hidroponik, serta inovasi dalam pembuatan nugget dari wortel dan ikan gabus. Selain itu, tidak hanya produk makanan yang dipamerkan pada Mini Expo ini, mahasiswa juga menampilkan keterampilan lainnya seperti Make Up Artis, pembuatan buket bunga, serta produk minuman Ice Blended Fortyfive. Program PKM ini tidak hanya mendukung ekonomi lokal, namun juga menginspirasi partisipasi aktif dari para mahasiswa UT dalam pemberdayaan masyarakat.
Selain program pemberdayaan melalui gelar hasil PkM, UT juga menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sinergi dan kerja sama dalam mendukung perluasan akses pendidikan tinggi melalui pemberian program beasiswa. Pada Jumat, 25 Oktober 2024 di Hotel Galaxy Banjarmasin, UT menyelenggarakan gathering bersama para mitra pemberi beasiswa dan temu wicara dengan para mahasiswa penerima beasiswa CSR dari berbagai wilayah di Kalimantan Selatan.
Beasiswa ini diharapkan dapat membantu mahasiswa UT dalam mencapai prestasi akademik yang optimal dan mengembangkan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan industri. Tidak hanya itu, beasiswa menjadi salah satu faktor penting yang mendorong akses pendidikan tinggi yang lebih luas dan merata di berbagai daerah, terutama di wilayah Kalimantan Selatan dan sekitarnya.
Acara ini dihadiri oleh Direktur UT Banjarmasin Ir. Mochamad Priono, M. Si. dan jajarannya serta beberapa perwakilan dari berbagai instansi, di antaranya adalah Pemerintah Kabupaten Balangan yang diwakili oleh Asisten III Administrasi Umum Setda Kabupaten Balangan, Rudiansyah Sofyan; Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan diwakili oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Drs. H. Muhammad Noor, M.AP.; Pemerintah Kabupaten Barito Kuala diwakili oleh Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah Kabupaten Barito Kuala, H. Munadi, ST.; PT. Arutmin Indonesia diwakili oleh Koordinator Community Development PT. Arutmin Indonesia Banjarbaru, Diana Puspita; PT. Antang Gunung Meratus diwakili oleh CSR Section Head, Syamsul Bahri; dan Yayasan Bina Masyarakat Bakumpai, diwakili oleh Ketua Yayasan, Drs. Akhmad Mawarni, M.Pd.; BKPSDM Kabupaten Hulu Sungai Selatan diwakili oleh Kepala Bidang Pengembangan Kompetensi, Penilaian, dan Evaluasi Kinerja ASN, Rahmah Hayati, SH.; dan PT. Wahana Baratama Mining diwakili oleh Manajer CSR, Vans Rizal Herdratmo.

Program kolaborasi antara lembaga pendidikan dan mitra industri ini tidak hanya memberikan dampak positif bagi penerima beasiswa, tetapi juga berkontribusi pada pengembangan sumber daya manusia yang berkualitas di masa depan. Dalam sambutannya, Rektor UT, Prof. Ojat menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada para mitra atas kontribusi mereka dalam mendukung pendidikan di UT. “Kami sangat berterima kasih atas dukungan berkelanjutan dari para mitra dalam memberikan beasiswa kepada mahasiswa kami. Hal ini menjadi bukti nyata dari komitmen bersama untuk memajukan pendidikan dan mencetak generasi unggul yang siap bersaing di era globalisasi,” pungkas Prof. Ojat. “Melalui kemitraan ini, kami optimis dapat terus membawa dampak positif yang nyata bagi masyarakat. Ini adalah langkah awal yang kuat untuk menciptakan masa depan yang lebih baik bersama,” tutup Prof. Ojat.
Para mitra juga menyampaikan apresiasi mereka terhadap inisiatif UT yang berfokus pada pemberdayaan dan pendidikan berkelanjutan. Dengan komitmen bersama, mereka berjanji untuk terus mendukung program-program serupa di masa depan. Tidak hanya itu, para mitra juga memberikan tanggapan positif dan menyatakan komitmen mereka untuk terus mendukung program-program pendidikan yang diselenggarakan oleh UT. Harapannya, kolaborasi yang solid ini akan semakin berkembang, memberikan manfaat yang lebih luas, dan mampu mencetak generasi muda yang berdaya saing serta berkontribusi pada pembangunan masyarakat dan bangsa.



