Di era perubahan iklim yang sedang melanda dunia saat ini, tentunya isu ini menjadi sorotan utama. Tidak hanya menjadi sorotan bagi para pemerhati lingkungan semata melainkan menjadi sorotan utama bagi banyak pihak tidak terkecuali dari institusi pendidikan, baik pendidikan formal maupun non formal. Untuk merespons isu dan situasi tersebut, institusi pendidikan harus berkomitmen dan bergerak secara nyata dalam menyikapi isu perubahan iklim tersebut.
Sebagai salah satu institusi pendidikan, Universitas Terbuka (UT) tidak ingin ketinggalan ambil peranan dalam merespons isu ini. Sebagai bentuk respons konkretnya, UT Sejak 2010 telah berkomitmen untuk berkontribusi dalam mengatasi permasalahan lingkungan melalui gerakan UT Go Green. Berbagai program telah dilaksanakan baik di lingkungan UT Pusat maupun di UT Daerah. Program yang dilaksanakan termasuk pengurangan penggunaan kertas, penanaman pohon langka, pembangunan danau buatan, pengelolaan sampah, pembuatan biopori, penggunaan energi baru terbarukan, dan pengembangan eco building. Program UT Go Green ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran serta kepedulian pegawai dan mahasiswa untuk turut berpartisipasi dan bertanggung jawab dalam pelestarian dan penyelamatan lingkungan hidup dengan mengurangi penyebab kerusakan lingkungan.
Selain itu, UT telah membentuk tim Gugus Tugas UT Green SDGS yang bertanggung jawab untuk mengawal dan mengoordinasikan program-program yang berorientasi Sustainable Development Goals (SDGs), sebagaimana tercantum dalam Rencana Strategis (Renstra) UTGU 2022-2025. Untuk mempercepat implementasi program-program UTGU yang berorientasi SDGs yang sekaligus juga merupakan bagian perwujudan UT sebagai World Class University (WCU), berbagai koordinasi dan kerja sama dengan berbagai pihak eksternal UT telah dilakukan.
UT telah secara aktif mengikuti penilaian kampus hijau (green campus) oleh UI GreenMetric sejak 2011. Pada tahun 2023 yang lalu, UT menduduki peringkat ke-46 secara nasional dan ke-513 secara internasional, dan pencapaian UT ini menunjukkan peningkatan dari tahun sebelumnya. Dengan hasil yang diperoleh UT pada tahun 2023, UT terus berkomitmen untuk dapat meningkatkan pencapaiannya, baik dalam kancah nasional maupun internasional. Dalam rangka upaya peningkatan capaian UT dalam UI GreenMetric 2024, UT menggandeng UI GreenMetric untuk melakukan kegiatan pendampingan.
Kegiatan pendampingan oleh tim UI GreenMetric ini terbagi dalam tiga tahap, dan tahap terakhir dilaksanakan pada hari Kamis, 11 Juli 2024 di kantor UT Pusat yang bertempat di Pondok Cabe, Tangerang Selatan. Acara ini dihadiri oleh kedua belah pihak yaitu TIM UT Green SDGs dan TIM UI GreenMetric.
Dalam sambutannya, Rektor UT Prof. Ojat Darojat, M.Bus., Ph.D. menyampaikan bahwa, “Kemitraan dengan UI GreenMetric ini sangat penting bagi UT dalam upaya kami meningkatkan kinerja lingkungan kami dan mencapai target SDGs serta World Class University (WCU). Kami berharap dapat terus berinovasi dan memperkuat komitmen kami dalam menjaga lingkungan,” tegasnya.
Menurut Prof. Ojat, program UT Go Green bertujuan untuk meningkatkan kesadaran serta kepedulian pegawai dan mahasiswa untuk turut berpartisipasi dan bertanggung jawab dalam pelestarian dan penyelamatan lingkungan hidup dengan mengurangi penyebab kerusakan lingkungan.
Pernyataan Rektor ini selaras dengan apa yang disampaikan oleh Asesor UI GreenMetric Dr. Ruki Harwahyu, M.T., M.Sc. bahwa, “Kerja sama ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat posisi UT dalam peringkat UI GreenMetric dan menunjukkan dedikasi UT terhadap keberlanjutan lingkungan.”
Pada kesempatan yang sama, Wakil Rektor UT IV Bidang Riset, Inovasi, Kerja Sama, dan Bisnis Rahmat Budiman, S.S., M. Hum., Ph.D. Menambahkan bahwa untuk mempercepat implementasi program-program UTGU yang berorientasi SDGs yang sekaligus juga merupakan bagian perwujudan UT sebagai World Class University (WCU), berbagai koordinasi dan kerja sama dengan berbagai pihak eksternal UT telah dilakukan.
Ketua Tim UT Green SDGs, Prof. Dr. Mohammad Imam Farisi, M.Pd. yang diwakili oleh Wakil Ketua Tim Green SDGs, Dr. Ake Wihadanto, S.E., M.T. juga menambahkan bahwa, “Dengan pendampingan ini, kami berharap dapat lebih memahami dan mengimplementasikan praktik-praktik terbaik dalam pengelolaan lingkungan kampus, yang akan membantu UT mencapai target-target SDGs secara lebih efektif.”
Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Prof. Dra. Dewi Artati Padmo Putri, M.A., Ph.D. menambahkan, kehadiran Ketua UI GreenMetric Prof Riri Fitri Sari dan juga tim Asesor UI GreenMetric di UT adalah untuk melihat seberapa jauh UT mengimplementasikan kampus hijau dengan beberapa indikator yang menjadi kriteria penilaian UI GreenMetric. “Semoga UT terus bisa meningkatkan persyaratan-persyaratan dari Ui GreenMetric sehingga UT bisa leading dalam hal pencapaian UI GreenMetric yang merupakan salah satu dari World Class University dalam hal green campus dan SDGs,” ujarnya.
Dalam kesempatan ini, Ketua UI GreenMetric Prof. Dr. Riri Fitri Sari turut menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada Universitas Terbuka yang telah menyelesaikan asesmen penilaian dari UI GreenMetric.
“Berdasarkan enam indikator UI GreenMetric, UT mendapatkan 3,5 trees. Trees rating ini adalah rating yang sama dengan peringkat yang diberikan kepada hotel berbintang yaitu 1 sampai 5. Nah, UT sudah menjalankan semua indikator dengan baik dan hari ini, room for improvementnya juga sedang didiskusikan untuk peningkatan kedepannya,” jelasnya.
Prof. Riri pun berharap UT dapat memberikan kontribusi yang lebih baik ke depannya, terlebih dengan dukungan dan perhatian yang luar biasa dari pimpinan UT serta tim terkait. “Tidak banyak universitas di Indonesia yang sudah punya fasilitas yang secanggih dan selengkap UT, dan ini adalah harapan besar kita semua bahwa akses pada pendidikan yang berkualitas dan konsep-konsep sustainability itu dapat diterapkan,” ujar Prof. Riri.
Melalui komitmen yang kuat dan kolaborasi dengan berbagai pihak, UT sebagai kampus besar dengan 550 ribu lebih mahasiswa dapat mewujudkan kampus yang lebih hijau dan berkelanjutan.
“Kami surprise atas kunjungan ke kampus UT yang megah dan hijau juga lengkap ini. Tim kami telah melakukan penilaian sejumlah indikator yang menunjukan komitmen UT baik,” tukas Prof. Riri.
Adapun diskusi yang dilakukan merupakan kerja sama dalam bentuk pendampingan oleh tim UI GreenMetric, sehingga UT dapat terus memperkuat posisinya sebagai institusi pendidikan tinggi yang peduli lingkungan sekaligus dalam rangka upaya peningkatan capaian UT pada UI GreenMetric 2024.
Dengan diadakannya kerja sama dalam bentuk pendampingan oleh tim UI GreenMetric, diharapkan UT dapat terus memperkuat posisinya sebagai institusi pendidikan tinggi yang peduli lingkungan. Melalui komitmen yang kuat dan kolaborasi dengan berbagai pihak, UT berupaya mewujudkan kampus yang lebih hijau dan berkelanjutan. Terima kasih atas perhatian dan dukungan rekan-rekan semua. Mari kita bersama-sama menjaga bumi kita untuk generasi mendatang.



