PKS ICE Institute dengan XuetangX

Perjanjian Kerjasama Antara ICE Institute dengan XuetangX

Indonesia Cyber Education Institute (ICE Institute) Universitas Terbuka menandatangani perjanjian kerjasama dengan mitra XuetangX sebagai platform pendidikan daring terbesar di China yang menawarkan berbagai jenis displin ilmu. Penandatanganan dilakukan secara daring pada 24/02/2022, dihadiri oleh Prof. Ir. Nizam, M.Sc.,DIC,Ph.D.,IPU,ASEAN Eng. (Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riste dan Teknologi Republik Indonesia), Dr. Wu Yan, (Director of the Ministry of Education’s Higher Education Department, China), Prof. Yang Bin (Vice President & Provost, Tsinghua University, Convenor of Executive Committee, Global MOOC, and Online Education Alliance), Prof. Ojat Darojat, M.Bus., Ph.D. (Rektor Universitas Terbuka), Dr. Wang Shuaiguo (President of XuetangX), Noah Yarrow (Senior Education Specialist, World Bank), Prof. Paulina Pannen (Direktur ICE Institute), dan Para Pimpinan Perguruan Tinggi dari Konsorsium ICE Institute.

Acara dibuka oleh sambutan dari Dr. Wu Yan, (Director of the Ministry of Education’s Higher Education Department, China) dengan harapan bahwa terjalinnya kerjasama antara dua negara Indonesia dan China dapat menambah semangat dalam dunia Pendidikan Tinggi. Selain itu Noah Yarrow Senior Education Specialist – World Bank menambahkan bahwa World Bank merasa terhormat dapat memfasilitasi kerjasama yang terjalin antara Indonesia dan China dalam bentuk pertukaran pengalaman dan pengetahuan dengan tujuan untuk meningkatkan akses dan pemerataan kualitas pembelajaran daring microcredential dan sertifikasi pendidikan.

Selanjutnya Prof. Yang Bin (Vice President & Provost, Tsinghua University Convenor of Executive Committee, Global MOOC and Online Education Alliance), mengucapkan selamat kepada kedua belah pihak atas kerja sama yang terjalin. Ia pun menyampaikan rasa hormat kepada dua Kementerian Pendidikan, baik dari Republik Indonesia maupun Republik China atas partisipasi dalam mempromosikan dan mengembangkan inovasi pembelajaran daring untuk mencapai peningkatan sumber daya melalui pendidikan yang berkualitas. Diharapkan kemajuan teknologi informasi berbentuk artificial intelligence akan semakin mempermudah proses pembelajaran di berbagai jenjang pendidikan. Selain itu, melalui pemanfaatan teknologi  algoritma “Big Data” diharapkan  kinerja proses pembelajaran dalam bentuk e-learning dapat dianalisis dengan baik dan dapat semakin ditingkatkan kualitasnya.

Sebagai Ketua Konsorsium ICE Institute, Prof. Ojat Darojat, M.Bus., Ph.D, menyampaikan terima kasih kepada Departemen Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan China yang mengizinkan terjalinnya kerjasama antara ICE Institute dan XuetangX. Upaya ini dapat terwujud, berkat dukungan Bank Dunia melalui “China and the World Education Reform Trust Fund”. Untuk tahap awal, ICE Institute akan mendapatkan 60 mata kuliah daring berkualitas dan berlisensi dari XueatangX. Diharapkan, mata kuliah daring berkualitas dari ICE Institute juga akan dapat ditawarkan melalui platform XuetangX. Ke depannya, diharapkan kerjasama antara ICE Institute dan XuetangX serta Tsinghua University akan semakin kuat dan meluas ke berbagai kegiatan lain seperti penelitian dan inovasi kolaboratif, pengembangan dan penyelenggaraan mata kuliah daring bersama, dan kegiatan lainnya.

Kepala ICE Institute, Prof. Paulina Pannen, selain memperkenalkan tentang ICE Institute dalam sambutannya juga berterima kasih atas kolaborasi yang terjalin antara XuetangX, Tsinghua University dan World Bank. Dalam kesempatan ini Prof. Paulina menjelaskan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka dan Program Mikrokredensial Game Developer.  Diharapkan ke depan ICE Institute dapat berkolaborasi dengan berbagai perguruan tinggi yang ada di China dalam bentuk penelitian maupun inovasi pembelajaran daring lainnya.

Selanjutnya, Dr. Wang Shuaiguo (President of XuetangX) menyampaikan kebahagiaannya karena sudah resmi terjalin kerjasama antara lembaga pendidikan di Indonesia dengan China untuk secara bersama-sama meningkatkan kualitas penyelenggaraan pembelajaran online, menyebarkan akses pendidikan yang berkualitas bagi masyarakat, serta melanjutkan komitmen XuetangX untuk meningkatkan pemerataan dan kualitas sumber belajar daring.

Selaku Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti), Prof. Ir. Nizam, M.Sc., DIC., Ph.D., menyampaikan kata penutup sebelum dilakukan penandatangan kerjasama. Beliau menyampaikan selamat kepada ICE Institute, Universitas Terbuka, XuetangX dan Tsinghua University atas terjalinnya kerjasama, serta berharap agar kerjasama ini mampu berperan dalam perluasan akses dan pemerataan pendidikan berkualitas bagi kedua institusi dan kedua negara, terutama dalam upaya pemenuhan pembelajaran bermutu oleh semua masyarakat dimana pun dan kapan pun.