Prinsip akuntabilitas dan transparan dalam pengelolaan keuangan terus menjadi komitmen Universitas Terbuka (UT). Terkait hal itu, agar kegiatan pengelolaan keuangan dapat berjalan efektif dan efisien perlu adanya kesamaan persepsi antarunit di UT. Salah satunya ditempuh melalui “Workshop Penyusunan Petunjuk Teknis (Juknis) SBM T.A 2022” yang dilaksanakan Kantor Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Umum di awal tahun 2022.
Kegiatan ini melibatkan semua pemangku pengelola anggaran dan kegiatan di UT Pusat. Didorong juga oleh pencapaian realisasi keuangan UT tahun 2021 yang merupakan pencapaian tertinggi sepanjang sejarah berdirinya UT. Ini menjadi semangat dan acuan di tahum 2022 agar lebih produktif dalam melaksanakan kegiatan-kegiatan UT secara maksimal.
Menurut Wakil Rektor Keuangan dan Umum UT, Prof Ali Muktiyanto, SE., M.Si, saat ini UT fokus dalam upaya membangun era akuntabilitas, transparansi perencanaan pelaksanaan pertanggungjawaban dan pelaporan pengelolaan keuangan UT serta efektivitas efisiensi dan otomatisasi keuangan UT. Momentum mempersiapkan diri untuk cost effectiveness ditempuh melalui pelaksanaan Rencana Kerja Anggaran Unit, Perwujudan Rencana Kerja Tahunan dan pencapaian Rencana Strategi Bisnis UT di tahun 2022. “Kegiatan ini akan menjadi acuan bagi semua pimpinan unit dan semua pegawai dalam melaksanakan kegiatan tahun 2022. Tujuannya agar prestasi realisasi anggaran yang sangat baik di tahun 2021 hingga mencapai 93,14% dapat dipertahankan, dan diharapkan dapat ditingkatkan lagi, tentunya diiringi dengan produktivitas,” kata Prof Ali. Dapat dilihat pada tabel dibawah dalam kurun waktu 5 (lima) tahun terakhir meraih capaian tertinggi.

Lebih jauh pria yang akrab disapa Gus Ali ini menekankan, makna cost effectiveness adalah semua alokasi anggaran diarahkan untuk mencapai kegiatan yang mengarah pada IKU UT atau dikenal dengan money follow function. Semua pegawai UT diharapkan dapat berperan dengan baik dan menjadi basis performance appraisal sehingga nantinya bisa memperoleh remunerasi yang layak. “Setelah kegiatan penyusunan juknis keuangan UT Pusat, akan dilanjutkan dengan fokus pengelolaan keuangan UPBJJ-UT,” pungkasnya.



