UT_Berjasa_Mencerdaskan_Kehidupan_Bangsa_

SBY: UT Berjasa Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

Universitas Terbuka kali ini kedatangan Presiden Republik Indonesia ke-6, Prof. Dr. H. Susilo Bambang Yudhoyono. Kehadiran beliau dalam rangka menjadi pembicara Seminar Wisuda Periode IV Wilayah 2 Tahun 2016 yang diselenggarakan di Universitas Terbuka Convention Center (UTCC) pada Senin, 5 Desember 2016. Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Mantan Ibu Negara yang juga Alumni UT, Ani Yudhoyono, Para Pimpinan UT, Dosen, serta pada calon wisudawan yang berjumlah kurang lebih 1000 orang.

Sebelum acara inti sesi pembicara, terlebih dahulu diadakan temu wicara antara Pimpinan UT dengan para calon wisudawan yang di pimpin secara langsung oleh Rektor UT, Prof. Tian Belawati, M.Ed, Ph.D. Kegiatan temu wicara merupakan interaksi dan komunikasi secara langsung bagi para mahasiswa untuk mengeluarkan pendapat serta pengalaman pada saat menjalani studi di UT. Tema utama yang dipilih pada seminar kali ini adalah “Menjaga Integritas Bangsa dan Keutuhan NKRI”, pemilihan tema ini sangat tepat menyikapi kondisi beberapa tahun terakhir ini dimana terjadi peningkatan eskalasi konflik sosial di tengah masyarakat.

ut_mencerdaskan_kehidupan_bangsa

Rektor UT, Prof. Tian dalam sambutannya menyampaikan bahwa berangkat dari pemikiran tema tersebut, maka UT tepat berinisitaf dengan mengambil sub tema “Menumbuhkan jiwa patriotisme pada Generasi Emas Indonesia”, sehingga melalui seminar ini dapat memberikan bekal dan motivasi bagi wisudawan khususnya wisudawan para guru untuk menyiapkan generasi emas yang mempunyai semangat kebangsaan dan patriotisme yang tinggi. “Sebagai presiden 2 Periode, Bapak Susilo Bambang Yudhoyono merupakan narasumber yang sangat tepat dan mumpuni untuk mengulas dan berbagi pengalaman mengenai strategi beliau dalam menjaga NKRI, membangun jiwa patriotisme serta menumbuhkan cinta tanah air untuk menjaga kesatuan dan persatuan negara tercinta ini agar tetap aman dan juga nyaman bagi kita semua” ucapnya diiringi tepuk tangan para peserta. Prof. Tian juga memuji Prof. Dr. H. Susilo Bambang Yudhoyono sebagai pemimpin bangsa yang membawa indonesia ke masa keemasan dibawah kepemimpinannya sehingga indonesia menjadi negara maju yang berkembang.

Kehadiran Prof. Dr. H. Susilo Bambang Yudhoyono pada seminar wisuda kali ini merupakan sesuatu yang tepat untuk membahas tema utama, dengan didukung tema yang beliau sampaikan yakni “Patriotisme Indonesia Abad 21”. Menurutnya, makna patriotisme dapat disimpulkan dalam berbagai hal, diantaranya kecintaan terhadap tanah air, siap berkorban untuk negara, siap bertempur serta menegakkan keutuhan NKRI dan wilayahnya. Di akhir sesi pidatonya, beliau menyelipkan harapan ke Universitas Terbuka bahwa terdapat 4(empat) poin penting bagi kemajuan UT di masa yang akan datang, pertama, UT dapat menjadi universitas unggulan di Indonesia dengan mengembangkan Culture of Excellence, kedua, didik dan mempersiapkan putra-putri bangsa yang tangguh dan berdaya saing, ketiga, dapat berkontribusi dalam membangun jiwa Patriotisme bagi Generasi Emas Indonesia seraya menjadi Agent of Change, dan keempat, diharapkan UT terus menjadi Pionir & Inovator dalam sebagala aspek kehidupan berbangsa dan bernegara, “kalau empat hal ini dilaksanakan oleh UT, InsyaAllah UT akan menjadi Universitas terbaik, bukan hanya di Indonesia bahkan Dunia, ungkap SBY biasa beliau disapa. Diyakininya, jasa Universitas Terbuka sangat besar untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, hal tersebut terlihat saat beliau berdialog dengan mahasiswa UT di luar negeri yang sedang menempuh studi saat beliau menjadi Presiden RI kala itu. Terakhir, SBY juga memberikan pesan kepada calon wisudawan untuk bekal kesuksesan setelah lulus dan diwisuda.

ut_mencerdaskan_kehidupan_bangsa

UT juga menghadirkan Pembicara lainnya untuk mengisi seminar tersebut yakni Prof. Dr. Ir. KH. Maksum Machfoed, Waketum PBNU sekaligus Guru Besar Fakultas Teknologi Pertanian UGM, dengan mengambil sub tema “Menanamkan Kesadaran Keberagaman dan Toleransi pada Generasi Emas Indonesia”. Dalam paparannya beliau menjelaskan betapa pentingnya toleransi antar umat beragama dengan menerapkan nilai nilai keberagaman yang harus dimandatkan pada diri masing-masing serta mengajarkan transparansi yang amanah adil serta konsisten. Ditengah guyuran hujan, kegiatan tersebut berlangsung tertib & lancar, antusiasme yang tinggi peserta juga tampak pada saat mengikuti seminar tersebut.