Universitas Terbuka Padang menjajaki kerja sama dengan Politeknik Negeri Padang dan Universitas Negeri Padang untuk pemanfaatan laboratorium komputer dalam mendukung pelaksanaan ujian online (UO) semester yang akan digelar pada 22 Juni hingga 5 Juli 2026. Langkah ini dilakukan guna memastikan kesiapan infrastruktur ujian bagi ribuan mahasiswa yang tersebar di berbagai wilayah.
Penjajakan kerja sama tersebut dilakukan pada 20 April 2026 sebagai bagian dari upaya UT Padang memperkuat layanan akademik berbasis digital. Dengan sistem pendidikan terbuka dan jarak jauh yang menjadi karakter utamanya, UT Padang terus berupaya memastikan bahwa seluruh proses akademik, termasuk ujian, dapat berjalan lancar meskipun melibatkan jumlah peserta yang besar dan lokasi yang beragam.
Direktur UT Padang, Mery Berlian, menegaskan bahwa dukungan fasilitas dari perguruan tinggi lain menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas pelaksanaan ujian online. Menurutnya, kolaborasi ini merupakan langkah strategis untuk memastikan pelayanan pendidikan tetap optimal.
“Kami sangat mengapresiasi sambutan dari Politeknik Negeri Padang. Kerja sama ini menjadi langkah penting dalam memastikan pelaksanaan ujian online berjalan lancar, aman, dan berkualitas,” ujarnya.
Dalam kunjungan ke Politeknik Negeri Padang, rombongan UT Padang yang dipimpin Mery Berlian melakukan diskusi teknis sekaligus peninjauan langsung laboratorium komputer. Pertemuan tersebut membahas kesiapan fasilitas, kapasitas penggunaan, serta dukungan teknis yang diperlukan selama pelaksanaan ujian berlangsung. UT Padang dalam hal ini berperan sebagai inisiator sekaligus pengelola utama pelaksanaan ujian yang membutuhkan dukungan lintas institusi.
Politeknik Negeri Padang menyambut baik rencana kerja sama tersebut. Wakil Direktur IV Bidang Kerja Sama PNP, Ihsan Lumasa Rimra, menyampaikan bahwa pemanfaatan fasilitas kampus untuk kegiatan akademik bersama merupakan bentuk sinergi yang saling menguntungkan.
“Pemanfaatan fasilitas ini diharapkan memberi manfaat bersama, khususnya dalam mendukung kegiatan akademik berbasis teknologi,” katanya.
Selain di PNP, UT Padang juga melanjutkan penjajakan ke Universitas Negeri Padang. Dalam pertemuan tersebut, UNP menyatakan kesiapan untuk mendukung pelaksanaan ujian online melalui penggunaan laboratorium komputer yang dimiliki kampus. Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Hubungan Internasional UNP, Deski Beri, menegaskan keterbukaan pihaknya terhadap kolaborasi tersebut.
“Kami membuka peluang seluas-luasnya untuk kolaborasi dengan UT Padang, khususnya dalam mendukung pelaksanaan ujian online,” ujarnya.
Rangkaian penjajakan ini memperlihatkan peran sentral UT Padang dalam mengorkestrasi kebutuhan infrastruktur pendidikan berbasis digital di wilayah Sumatera Barat. Sebagai perguruan tinggi dengan sistem pendidikan terbuka, UT Padang tidak hanya berfokus pada penyelenggaraan pembelajaran jarak jauh, tetapi juga memastikan seluruh proses evaluasi akademik dapat diakses secara merata oleh mahasiswa.
Kolaborasi ini juga sejalan dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 tentang pendidikan berkualitas yang inklusif, SDG 9 mengenai inovasi dan infrastruktur, serta SDG 17 tentang kemitraan untuk mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan.
Melalui kerja sama ini, UT Padang memperkuat posisinya sebagai institusi pendidikan tinggi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi sekaligus konsisten membuka akses pendidikan tanpa batas. Di tengah meningkatnya kebutuhan digitalisasi pendidikan, langkah ini menjadi upaya konkret untuk memastikan bahwa kualitas ujian tetap terjaga, sementara akses bagi mahasiswa tetap luas dan merata.



