1.619 Mahasiswa Baru Ikuti OSMB dan PKBJJ, UT Makassar Bekali Cara Belajar di Sistem Jarak Jauh

Di tengah dinamika Kota Makassar yang menjadi salah satu pusat aktivitas pendidikan dan ekonomi di kawasan timur Indonesia, ribuan mahasiswa baru memulai langkah awal perjalanan akademiknya di Universitas Terbuka (UT). Mereka datang dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan, membawa semangat yang sama: melanjutkan pendidikan tinggi tanpa harus meninggalkan pekerjaan, keluarga, atau aktivitas sehari-hari.

Sebanyak 1.619 mahasiswa baru UT Makassar mengikuti kegiatan Orientasi Studi Mahasiswa Baru (OSMB) sekaligus Pelatihan Keterampilan Belajar Jarak Jauh (PKBJJ) Semester Ganjil Tahun Akademik 2025/2026. Kegiatan ini digelar di Aula Lantai 4 Kantor UT Makassar, Simpang Lima Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Sabtu (28/2).

Pelaksanaan OSMB semester ini dipusatkan di satu lokasi dan diperuntukkan bagi mahasiswa dari wilayah Kota Makassar, Gowa, Maros, Pangkep, hingga Takalar. Dari total peserta tersebut, sekitar 394 mahasiswa hadir secara langsung di kantor UT Makassar, sementara peserta lainnya mengikuti kegiatan melalui mekanisme yang telah disiapkan oleh universitas.

Bagi para mahasiswa baru, kegiatan ini menjadi pintu gerbang untuk memahami sistem pembelajaran jarak jauh yang menjadi ciri khas UT. Tidak hanya memperkenalkan sistem akademik, OSMB dan PKBJJ juga membekali mahasiswa dengan strategi belajar mandiri, manajemen waktu, serta pemanfaatan teknologi digital yang menjadi fondasi utama perkuliahan di UT.

Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Direktur UT Makassar, Prof. Abdul Rahman Rahim, yang menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh mahasiswa baru UT Makassar Tahun Akademik 2025/2026.

Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa UT merupakan perguruan tinggi negeri berbadan hukum yang berdiri berdasarkan Keputusan Presiden pada tahun 1984 dengan mandat memberikan akses pendidikan tinggi seluas-luasnya bagi masyarakat Indonesia.

“Perkuliahan di UT menuntut kemandirian dan disiplin dalam mengatur waktu. Namun mahasiswa tidak sendiri, karena UT senantiasa memberikan pendampingan melalui berbagai layanan akademik, termasuk Sentra Layanan UT (SALUT) yang siap membantu mahasiswa kapan saja,” ujar Prof. Rahman.

Ia juga mendorong para mahasiswa baru untuk memanfaatkan seluruh fasilitas belajar yang tersedia agar dapat menyelesaikan studi tepat waktu sekaligus mengembangkan potensi diri selama menempuh pendidikan.

Apresiasi terhadap kegiatan ini juga disampaikan oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. Gubernur Sulawesi Selatan yang diwakili oleh Asisten I Bidang Pemerintahan, Dr. dr. H.M. Ishaq Iskandar, M.Kes., M.M., M.H., menyampaikan salam hangat dari Gubernur kepada seluruh civitas akademika UT Makassar.

Menurutnya, kehadiran mahasiswa UT yang sebagian besar berasal dari kalangan generasi muda menjadi energi penting bagi perkembangan pendidikan di wilayah tersebut.

“Saudara-saudara telah memilih perguruan tinggi negeri yang tepat untuk melanjutkan pendidikan,” ungkapnya.

Ia menilai sistem pembelajaran UT yang fleksibel dan tidak dibatasi ruang serta waktu menjadi solusi bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan karena pekerjaan maupun aktivitas lainnya. “Dengan dukungan digitalisasi yang kuat, UT memberikan kesempatan belajar yang luas, termasuk bagi aparatur sipil negara dan tenaga pendidik,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Rektor UT, Prof. Dr. Ali Muktiyanto, S.E., M.Si., yang menyampaikan sambutan secara daring, menegaskan bahwa keputusan memilih UT merupakan langkah penting dalam membangun masa depan.

“Menjadi mahasiswa UT adalah pilihan yang tepat. Saya siap mendampingi Saudara hingga meraih kesuksesan,” ujarnya.

Ia mengajak mahasiswa baru untuk mengikuti OSMB dan PKBJJ dengan sungguh-sungguh sebagai bekal utama dalam mengembangkan kemampuan belajar mandiri dan disiplin, yang menjadi karakter utama sistem pembelajaran jarak jauh.

Sementara itu, Ketua Panitia OSMB dan PKBJJ Wilayah Makassar, Andi Suci Anita, S.P., M.P., menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang untuk membantu mahasiswa baru memahami sistem pembelajaran UT secara menyeluruh.

“OSMB dan PKBJJ memberikan bekal pengetahuan tentang sistem akademik, layanan pendukung, serta motivasi agar mahasiswa mampu beradaptasi dengan pola pembelajaran jarak jauh,” jelasnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pimpinan UT, para narasumber, serta seluruh panitia yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan tersebut.

Melalui kegiatan ini, UT Makassar kembali menegaskan komitmennya sebagai pelopor pendidikan tinggi terbuka dan jarak jauh di Indonesia. Dengan sistem pembelajaran yang fleksibel, UT membuka kesempatan seluas-luasnya bagi masyarakat dari berbagai latar belakang untuk mengakses pendidikan tinggi berkualitas.

Komitmen ini sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada pilar pendidikan berkualitas (SDG 4), yang menekankan pentingnya akses pendidikan inklusif dan merata bagi semua kalangan.