Belajar Jadi Pemimpin, Mahasiswa Ini Temukan Makna Leadership Yang Sebenarnya

Bandar Lampung, 31 Oktober 2025 – Menjadi pemimpin bukanlah soal jabatan, tetapi tentang memberi pengaruh yang baik. Pesan itulah yang bergema di tengah semangat mahasiswa SALUT Seputih Agung saat mengikuti kegiatan bertajuk “Leadership” yang digelar Universitas Terbuka (UT) Bandar Lampung.

Melalui kegiatan ini, UT kembali menunjukkan komitmennya dalam menyiapkan generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berkarakter dan siap menghadapi tantangan zaman. Para mahasiswa Program Studi Teknologi Pendidikan pun mendapat pembekalan penting seputar kepemimpinan yang aplikatif dan relevan dengan kebutuhan masa kini.

Kegiatan dibuka oleh Firman Yusuf Abdurachman, S.T., Manajer Marketing dan Registrasi UT Bandar Lampung. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa mahasiswa memiliki peran strategis dalam menentukan masa depan bangsa.

“Mahasiswa adalah calon pemimpin masa depan yang harus memiliki kecerdasan intelektual, integritas, dan kemampuan untuk memimpin dengan bijak,” ujarnya.

Apresiasi juga datang dari Kepala SALUT Seputih Agung, Imam Mustofa, S.Pd., M.Pd.I., yang menilai kegiatan ini memberikan nilai tambah besar bagi mahasiswa. “Pelatihan seperti ini penting untuk membangun karakter dan mental kepemimpinan yang tangguh,” katanya.

Program Leadership ini merupakan bagian dari strategi UT Bandar Lampung untuk memperkuat soft skills mahasiswa, khususnya dalam aspek komunikasi, kepemimpinan, dan pengambilan keputusan. Langkah ini sejalan dengan visi UT untuk mencetak lulusan yang berdaya saing di tingkat nasional maupun global.

Dr. Mualimin, M.Pd.I., Dosen Pendidikan Agama Islam FKIP UT sekaligus penanggung jawab kemahasiswaan, menegaskan pentingnya pembekalan non-akademik bagi mahasiswa.

“UT memandang penting membekali mahasiswa dengan keterampilan non-akademik yang mendukung kesuksesan mereka di berbagai bidang,” jelasnya.

Ia menambahkan, UT Bandar Lampung berencana mengadakan pelatihan lanjutan yang berfokus pada keterampilan komunikasi, manajemen konflik, dan public speaking agar mahasiswa semakin siap menghadapi dunia profesional.

Sesi utama dipandu oleh Vinda Shela Tri Ayuni, S.I.Kom., yang akrab disapa Kak Vinda. Dengan gaya komunikatif dan interaktif, ia mengajak mahasiswa memahami dua hal penting: karakter pemimpin dan penerapan nilai-nilai kepemimpinan dalam kehidupan sehari-hari. Diskusi berlangsung hangat dan inspiratif, mendorong peserta untuk melihat diri mereka sebagai agen perubahan di masyarakat.

Salah satu peserta, Solia, mahasiswa semester lima, mengaku mendapatkan pandangan baru tentang arti kepemimpinan.

“Saya jadi mengerti bahwa jadi pemimpin itu bukan tentang jabatan, tapi tentang tanggung jawab dan bagaimana kita bisa memberi pengaruh yang baik,” ungkapnya.

Banyak mahasiswa lain juga menyampaikan semangat serupa. Mereka merasa kegiatan ini memotivasi untuk lebih aktif dalam organisasi, kegiatan sosial, dan pengabdian masyarakat.

Menutup kegiatan, Firman Yusuf Abdurachman kembali mengingatkan pentingnya menjadikan pelatihan ini sebagai langkah berkelanjutan, bukan sekadar acara seremonial.

“Semoga kegiatan ini benar-benar memberi manfaat dan menumbuhkan semangat kepemimpinan bagi kita semua,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, UT Bandar Lampung menegaskan perannya sebagai perguruan tinggi yang tak hanya fokus pada aspek akademik, tetapi juga aktif membangun karakter dan daya saing mahasiswa. Upaya ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) poin 4 (Quality Education) dan poin 8 (Decent Work and Economic Growth), yang menekankan pentingnya pendidikan berkualitas dan peningkatan kapasitas generasi muda untuk masa depan yang berkelanjutan.