Universitas Terbuka (UT) terus memperkuat perannya dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM) di berbagai pelosok tanah air, termasuk wilayah Provinsi Gorontalo. Melalui sistem pendidikan jarak jauh yang fleksibel, UT membuka peluang seluas-luasnya bagi masyarakat, termasuk guru PAUD dan aparat desa, untuk meraih pendidikan tinggi.
Komitmen tersebut disampaikan Direktur UT Gorontalo Safriansyah, S.Sos., M.Si. menemui Bupati Gorontalo Hi. Sofyan Puhi, S.T. di kantor bupati. Pertemuan ini bertujuan memperkuat aksesibilitas dan fleksibilitas pendidikan tinggi bagi semua warga, sekaligus mendorong peningkatan kompetensi tenaga pendidik PAUD dan pemberdayaan aparatur desa melalui Program Studi Ilmu Pemerintahan.
Beberapa komitmen utama UT Gorontalo dalam kerja sama ini antara lain:
- Aksesibilitas pendidikan tinggi: UT memberikan akses yang sangat luas bagi masyarakat di berbagai pelosok untuk mengenyam pendidikan tinggi berkualitas.
- Fleksibilitas pembelajaran: Sistem perkuliahan jarak jauh UT sangat fleksibel, memungkinkan mahasiswa belajar kapan saja tanpa terbatas ruang dan waktu.
- Peningkatan kompetensi guru PAUD: Program beasiswa dan pelatihan UT mendukung upaya meningkatkan kualitas guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Gorontalo.
- Pemberdayaan aparatur desa: Melalui Program Studi Ilmu Pemerintahan, UT memberikan Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) bagi aparatur desa yang telah bekerja dua tahun, sehingga mereka bisa langsung menempuh kuliah dari semester tiga.
“Dalam visi UT, kami berkomitmen memeratakan pendidikan tinggi bagi semua lapisan masyarakat,” ujar Direktur Safriansyah. “Kebijakan kuliah online kami bukakan untuk siapa saja, baik ASN, guru, maupun warga desa, tanpa batas lokasi dan waktu . Ini sejalan dengan semangat SDG 4 yang mewujudkan pendidikan berkualitas inklusif untuk semua.” Safriansyah menambahkan, dengan sistem daring UT, guru PAUD bisa belajar sambil bekerja, memperoleh pengetahuan baru tanpa meninggalkan tugas sehari-hari.

Bupati Sofyan Puhi menyambut positif dukungan UT tersebut. “Pendidikan adalah kunci kemajuan,” kata Sofyan Puhi. “Kami mendukung penuh program UT Gorontalo demi mewujudkan SDG 4 di daerah ini . Fleksibilitas pembelajaran UT sangat membantu guru PAUD dan aparat desa meningkatkan kompetensi. Kebijakan pengakuan masa kerja dua tahun bagi aparatur desa juga kami apresiasi, karena mereka bisa langsung melanjutkan kuliah dari semester tiga.” Ia berharap, sinergi ini mampu mencetak SDM cerdas dan berdaya saing, dari kota hingga pelosok desa.
Melalui pertemuan ini, UT Gorontalo membuktikan dedikasinya dalam “membuka akses pendidikan tinggi seluas-luasnya” bagi seluruh masyarakat. Dengan dukungan pemkab, UT berkontribusi nyata menuju Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, terutama SDG 4: Pendidikan Berkualitas . Semangat “UT untuk semua” menguatkan langkah bersama menyongsong Gorontalo yang lebih cerdas dan inklusif.



