Wali Kota Ambon Beberkan Peran Krusial UT dalam Pendidikan!  

Ambon, 8 Maret 2025 – Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon memberikan apresiasi kepada Universitas Terbuka (UT) Ambon atas kontribusinya dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi di daerah. Hal ini disampaikan dalam kegiatan Orientasi Studi Mahasiswa Baru (OSMB) Tahun Akademik 2024/2025 Genap yang berlangsung di Marina Hotel, Sabtu (8/3/2025). 
 

Dalam acara tersebut, Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, M.Si. menegaskan bahwa momentum ini sangat berharga bagi pemerintah kota, terutama dalam membangun komitmen kebangsaan dan meningkatkan mutu pendidikan. “Kami berterima kasih kepada UT Ambon yang telah memberikan ruang bagi kami untuk menyampaikan visi dan misi dalam proses pembangunan kota ke depan,” ujarnya. 

Dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan, pemerintah kota menegaskan pentingnya sinergi dengan seluruh lembaga pendidikan. “PAUD, SD, dan SMP berada dalam kewenangan kami, sementara pendidikan tinggi menjadi tanggung jawab perguruan tinggi. Oleh karena itu, kami harus bekerja sama, baik dengan pemerintah provinsi maupun dengan institusi pendidikan tinggi di Ambon, untuk memastikan masyarakat memiliki kompetensi yang baik guna berkontribusi bagi pembangunan bangsa,” lanjutnya. 

Lebih lanjut, Wali Kota berharap agar mahasiswa baru UT Ambon dapat menjalankan perkuliahan dengan baik dan menyelesaikan studi tepat waktu sehingga nantinya bisa memberikan dampak positif bagi Kota Ambon dan Maluku secara keseluruhan. Ia juga mendorong mahasiswa untuk mencintai almamaternya serta aktif berperan dalam pengembangan daerah. 
 

Sementara itu, Direktur UT Ambon, Yuli Tirtariandi El Anshori, S.IP., M.AP. menjelaskan bahwa OSMB bertujuan untuk mengenalkan sistem pembelajaran UT sekaligus membekali mahasiswa dengan wawasan akademik dan profesional. Kegiatan ini dihadiri oleh 200 mahasiswa baru yang berdomisili di Kota Ambon. 

Ia juga menegaskan bahwa UT Ambon memiliki wilayah kerja yang mencakup seluruh Provinsi Maluku. Oleh karena itu, bagi mahasiswa dari daerah lain seperti Kepulauan Tanimbar dan Kepulauan Aru, orientasi serupa akan diadakan dalam kegiatan terpisah. 
 

Dalam kesempatan yang sama, Direktur UT Ambon menekankan bahwa mahasiswa UT diharapkan menjadi agen perubahan dan pembangunan di Kota Ambon maupun Maluku. Ia menyoroti pentingnya mahasiswa memiliki jiwa wirausaha agar dapat menciptakan lapangan kerja sendiri, bukan hanya bergantung pada pekerjaan dari pemerintah. 
 

Hal ini sejalan dengan program prioritas Pemerintah Kota Ambon yang berupaya menekan angka pengangguran dan mendorong kreativitas generasi muda. Dengan adanya orientasi ini, diharapkan mahasiswa UT Ambon tidak hanya siap memasuki dunia kerja, tetapi juga mampu menciptakan peluang bagi masyarakat luas. 

Kini, saatnya mahasiswa UT Ambon mengambil peran dalam membangun daerah! Siapkah Anda menjadi bagian dari perubahan?